{"id":64638,"date":"2026-06-01T09:15:51","date_gmt":"2026-06-01T02:15:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=64638"},"modified":"2026-05-26T13:30:03","modified_gmt":"2026-05-26T06:30:03","slug":"apa-itu-ngrok-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/apa-itu-ngrok-adalah\/","title":{"rendered":"Apa itu Ngrok dan Bagaimana Cara Settingnya di Localhost"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat membuat aplikasi di localhost, biasanya aplikasi hanya bisa diakses dari perangkat sendiri atau jaringan lokal. Hal ini sering menjadi kendala ketika kita perlu melakukan testing webhook, callback API, demo aplikasi, atau membagikan hasil <em>development <\/em>ke orang lain tanpa <em>deploy <\/em>ke server publik. Dalam hal ini, Ngrok adalah solusi untuk membuka akses localhost ke internet secara cepat melalui URL publik sementara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang apa itu Ngrok, fungsi, alasan menggunakannya, hingga cara setting Ngrok di localhost. Simak informasi berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Ngrok?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ngrok adalah <em>tool tunneling<\/em> yang dapat kita gunakan untuk membuat koneksi aman dari localhost atau server lokal ke internet publik. Dengan bantuan Ngrok, aplikasi yang berjalan di komputer lokal dapat diakses dari mana saja menggunakan URL publik, biasanya berbentuk HTTP atau HTTPS. URL tersebut umumnya bersifat sementara pada versi gratis, namun sudah cukup untuk kebutuhan testing, <em>debugging<\/em>, maupun demo aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ngrok cukup sering digunakan oleh <em>developer <\/em>karena proses konfigurasinya relatif cepat tanpa perlu melakukan <em>deploy <\/em>aplikasi ke <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/vps-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"vps indonesia\">VPS<\/a> atau server <em>production<\/em>. Selain untuk membuka akses localhost, Ngrok juga banyak dimanfaatkan untuk testing webhook, integrasi API pihak ketiga, <em>callback payment gateway,<\/em> hingga pengembangan aplikasi mobile dan IoT yang membutuhkan koneksi publik sementara selama proses <em>development <\/em>berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Alasan Menggunakan Ngrok<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa alasan mengapa ngrok menjadi pilihan banyak developer:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sharing Project ke Client atau Tim<\/strong>: Anda bisa langsung membagikan URL ngrok ke client atau tim tanpa perlu <em>deploy <\/em>ke hosting.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Akses HTTPS Tanpa SSL Manual<\/strong>: Ngrok secara otomatis menyediakan HTTPS, sehingga Anda tidak perlu repot mengatur SSL di localhost.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Praktis dan Cepat<\/strong>: Tidak perlu setting domain, DNS, atau server. Cukup jalankan satu perintah, aplikasi langsung bisa diakses publik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi Ngrok untuk Development<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ngrok cukup sering digunakan dalam proses development karena membantu membuka akses localhost ke internet tanpa perlu deploy aplikasi ke server publik. Dengan cara ini, developer dapat melakukan testing aplikasi secara lebih cepat langsung dari environment lokal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa fungsi Ngrok yang paling umum digunakan antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>testing webhook WhatsApp, Telegram, atau Discord<\/li>\n\n\n\n<li>callback payment gateway seperti Midtrans atau Xendit<\/li>\n\n\n\n<li>demo aplikasi ke client<\/li>\n\n\n\n<li>testing API dari perangkat lain<\/li>\n\n\n\n<li>pengembangan aplikasi mobile yang membutuhkan endpoint publik<\/li>\n\n\n\n<li>testing integrasi pihak ketiga<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena proses tunneling dilakukan secara real-time, perubahan aplikasi di localhost juga bisa langsung diuji tanpa upload ulang ke server production.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Kerja Ngrok<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ngrok bekerja dengan membuat tunnel aman antara localhost dan internet publik. Saat menjalankan Ngrok pada port tertentu, tool ini akan membuat URL publik yang terhubung langsung ke aplikasi lokal Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, ketika menjalankan aplikasi di:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>localhost:3000<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ngrok dapat membuat URL seperti:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>https:&#47;&#47;random-id.ngrok-free.app<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap request yang masuk ke URL tersebut akan diteruskan langsung ke localhost. Dengan mekanisme ini, aplikasi lokal dapat diakses dari internet seolah-olah berjalan di server publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain mendukung HTTP dan HTTPS, Ngrok juga mendukung protokol lain seperti TCP dan TLS untuk kebutuhan development yang lebih kompleks.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan dan Kekurangan Ngrok<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum menggunakan Ngrok, penting untuk memahami beberapa kelebihan dan kekurangannya agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan <em>development<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan Ngrok<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>proses setup cepat dan praktis<\/li>\n\n\n\n<li>tidak perlu VPS atau hosting tambahan<\/li>\n\n\n\n<li>otomatis menyediakan HTTPS<\/li>\n\n\n\n<li>cocok untuk testing webhook dan callback API<\/li>\n\n\n\n<li>dapat digunakan lintas platform seperti Linux, Windows, dan macOS<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan Ngrok<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>URL publik versi gratis bersifat sementara<\/li>\n\n\n\n<li>terdapat batas penggunaan pada free plan<\/li>\n\n\n\n<li>koneksi bergantung pada layanan pihak ketiga<\/li>\n\n\n\n<li>kurang ideal untuk production permanen<\/li>\n\n\n\n<li>memiliki risiko keamanan jika tunnel dibuka tanpa pembatasan akses<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, kita akan membahas bagaimana cara setting Ngrok di Localhost. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Setting Ngrok di Localhost<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam panduan ini, kami menggunakan Laptop atau Komputer berbasis Windows 11. Berikut step by step cara setting Ngrok di Localhost Windows 11.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 1. Download Ngrok<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pertama, kita perlu mengunduh atau download Ngrok terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kunjungi website resmi di link <a href=\"https:\/\/ngrok.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">berikut<\/a>. <\/li>\n\n\n\n<li>Anda dapat login terlebih dahulu, namun bagi anda yang belum memiliki akun silakan dapat sign up terlebih dahulu.<\/li>\n\n\n\n<li>Download file instalasi sesuai dengan sistem operasi yang digunakan. Anda dapat memilih Windows, MacOS atau Linux.<\/li>\n\n\n\n<li>Extrack file berbentuk zip yang sebelumnya telah di download.<\/li>\n\n\n\n<li>Buka terminal dan run command untuk memasang token. Token dapat di cek di menu dashboard setup &amp; instalation di menu connect.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>ngrok config add-authtoken \"&lt;YOUR_AUTHTOKEN&gt;\"<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"163\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token-1024x163.png\" alt=\"apa itu ngrok adalah\" class=\"wp-image-64739\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token-1024x163.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token-300x48.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token-768x122.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token-1536x244.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token-370x59.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token-270x43.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token-570x91.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token-740x118.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/token.png 1603w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 2. Setting Ngrok di Localhost<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk setting ngrok di localhost.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Jalankan project website yang Anda miliki dan pastikan sudah bisa berjalan dengan baik. Sebagai contoh website local di url <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-gridlove-acc-color\">http:\/\/localhost:8000\/<\/mark>\u00a0.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"495\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-1024x495.png\" alt=\"command ngrok \" class=\"wp-image-64641\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-1024x495.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-300x145.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-768x372.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-1536x743.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-370x179.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-270x131.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-570x276.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14-740x358.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-14.png 1918w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka terminal dan run command berikut. Sesuaikan port yang diinput dengan yang digunakan di localhost Anda.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>Ngrok http 8000<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut tampilan setelah <em>run command<\/em> di atas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"462\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-1024x462.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-64640\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-1024x462.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-300x135.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-768x347.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-1536x694.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-370x167.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-270x122.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-570x257.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13-740x334.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-13.png 1716w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka dashboard ngrok anda dan salin URL publik yang diberikan ngrok untuk cek hasilnya<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"493\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15-1024x493.png\" alt=\"contoh tampilan ngrok di internet\" class=\"wp-image-64642\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15-1024x493.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15-300x145.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15-768x370.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15-1536x740.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15-370x178.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15-270x130.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15-570x275.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15-740x356.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/image-15.png 1918w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips untuk menggunakan Ngrok<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski praktis digunakan untuk <em>development<\/em>, penggunaan Ngrok tetap perlu memperhatikan aspek keamanan agar localhost tidak terbuka secara berlebihan ke internet publik. Berikut beberapa tips keamanan yang bisa diterapkan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Jangan expose panel admin atau database<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hindari membuka akses langsung ke:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>phpMyAdmin<\/li>\n\n\n\n<li>panel admin CMS<\/li>\n\n\n\n<li>database management tools<\/li>\n\n\n\n<li>endpoint sensitif<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan Ngrok hanya untuk kebutuhan testing tertentu saja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Gunakan autentikasi tambahan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ngrok mendukung proteksi basic authentication agar URL publik tidak bisa diakses sembarang orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>ngrok http --basic-auth=\"user:password\" 3000<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tutup tunnel setelah selesai digunakan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah proses testing selesai, hentikan tunnel agar localhost tidak terus terbuka ke internet.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Hindari membagikan URL publik secara sembarangan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena URL Ngrok dapat diakses publik, hindari membagikannya di forum, grup publik, atau media sosial jika aplikasi masih dalam tahap development.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah beberapa pertanyaan popular tentang apa itu Ngrok. <\/p>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\" style=\"font-style:normal;font-weight:700\"><summary>Apakah Ngrok gratis digunakan?<\/summary>\n<div style=\"height:5px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"font-style:normal;font-weight:400\">Ya, ngrok menyediakan versi gratis dengan fitur dasar untuk kebutuhan testing dan development. Namun, terdapat beberapa batasan seperti URL sementara dan limit penggunaan.<\/p>\n<\/details>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide\"\/>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\" style=\"font-style:normal;font-weight:700\"><summary>Apakah Ngrok aman digunakan?<\/summary>\n<div style=\"height:5px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"font-style:normal;font-weight:400\">Secara umum Ngrok cukup aman digunakan untuk development, terutama karena sudah mendukung HTTPS. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan endpoint yang dibuka agar localhost tidak terekspos secara berlebihan.<\/p>\n<\/details>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide\"\/>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\" style=\"font-style:normal;font-weight:700\"><summary>Apakah Ngrok bisa digunakan tanpa VPS?<\/summary>\n<div style=\"height:5px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"font-style:normal;font-weight:400\">Bisa. Ngrok justru dirancang agar aplikasi lokal dapat diakses dari internet tanpa perlu deploy ke VPS atau hosting publik terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n<\/details>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide\"\/>\n\n\n\n<script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"FAQPage\",\n  \"mainEntity\": [\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apakah Ngrok gratis digunakan?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Ya, Ngrok menyediakan versi gratis dengan fitur dasar untuk kebutuhan testing dan development. Namun, terdapat beberapa batasan seperti URL sementara dan limit penggunaan.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apakah Ngrok aman digunakan?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Secara umum Ngrok cukup aman digunakan untuk development, terutama karena sudah mendukung HTTPS. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan endpoint yang dibuka agar localhost tidak terekspos secara berlebihan.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apakah Ngrok bisa digunakan tanpa VPS?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Bisa. Ngrok dirancang agar aplikasi lokal dapat diakses dari internet tanpa perlu deploy ke VPS atau hosting publik terlebih dahulu.\"\n      }\n    }\n  ]\n}\n<\/script>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penutup<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ngrok adalah solusi sederhana namun powerful untuk membuka akses localhost ke internet. Dengan setup yang cepat dan tanpa konfigurasi rumit, ngrok sangat membantu dalam proses development, testing, hingga demo aplikasi ke client. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda sudah bisa menggunakan ngrok dengan mudah dan efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian artikel kami tentang apa itu Ngrok dan cara settingnya di localhost. Semoga dengan panduan ini lebih memudahkan Anda dalam proses development aplikasi yang sedang dibuat. Selamat mencoba!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat membuat aplikasi di localhost, biasanya aplikasi hanya bisa diakses dari perangkat sendiri atau jaringan lokal. Hal ini sering menjadi kendala ketika kita perlu melakukan testing webhook, callback API, demo aplikasi, atau membagikan hasil development ke orang lain tanpa deploy ke server publik. Dalam hal ini, Ngrok adalah solusi untuk membuka akses localhost ke internet [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":367,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[761,2636],"class_list":["post-64638","post","type-post","status-publish","format-standard","category-artikel-tutorial","tag-localhost","tag-ngrok"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64638","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/367"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64638"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64638\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64741,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64638\/revisions\/64741"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64638"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64638"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64638"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}