{"id":63,"date":"2022-10-13T16:18:51","date_gmt":"2022-10-13T09:18:51","guid":{"rendered":"http:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/tentang-chmod-bagian-1.htm"},"modified":"2023-05-22T14:45:34","modified_gmt":"2023-05-22T07:45:34","slug":"chmod-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/chmod-adalah\/","title":{"rendered":"CHMOD: Pengertian, Fungsi hingga Perintahnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Secara sederhana, chmod adalah perintah yang digunakan untuk mengubah permission pada file dan folder. Pada panduan ini, kami akan berbagi informasi tentang apa itu chmod hingga perintah untuk mengubah permission atau folder di web server berbasis Linux. <\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian CHMOD<\/h2>\n\n\n\n<p>CHMOD adalah kependekan dari CHange MODe, atau terjemahan bebasnya adalah merubah mode. Mode disini adalah mode akses dari suatu file atau direktori di sistem operasi Linux. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sistem operasi Linux, setiap file atau direktori mempunyai mode akses tertentu. Dimana mode akses ini akan memberikan batasan-batasan bagaimana suatu file\/direktori itu diakses dan oleh siapa saja. Yang dapat mengakses suatu file\/direktori dibatasi kepada User, Group dan Other. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis CHMOD<\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti yang telah kami singgung diatas, ada 3 jenis chmod yang bisa digunakan yaitu user, group dan other. User adalah pemilik suatu file\/direktori. Bagaimana agar seseorang dapat menjadi pemilik suatu file atau direktori, yaitu dengan menciptakan file atau direktori tersebut atau menyalin file tersebut dari lokasi atau sumber lain. <\/p>\n\n\n\n<p>Group mewakili sekelompok User. Sedangkan Other adalah selain dari User atau Group. Masing-masing mempunyai hak akses yang bisa kita tentukan dengan format sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<div align=\"center\">\n<table border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\">Pengguna File<\/td>\n<td valign=\"top\">4<\/td>\n<td valign=\"top\">2<\/td>\n<td valign=\"top\">1<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\">User<\/td>\n<td valign=\"top\">R<\/td>\n<td valign=\"top\">W<\/td>\n<td valign=\"top\">X<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\">Group<\/td>\n<td valign=\"top\">R<\/td>\n<td valign=\"top\">W<\/td>\n<td valign=\"top\">X<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\">Other<\/td>\n<td valign=\"top\">R<\/td>\n<td valign=\"top\">W<\/td>\n<td valign=\"top\">X<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n\n\n\n<p>Tabel diatas adalah bagaimana kita dapat membuat kode untuk mode akses suatu file\/direktori, caranya dengan menjumlahkan bilangan yang sesuai dengan hak aksesnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, R adalah READ (baca) yang bernilai 4, W adalah WRITE (tulis) yang bernilai 2, dan X adalah EXECUTE (eksekusi) yang bernilai 1.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>READ<\/strong> : memungkinkan suatu file atau direktori itu dibaca atau ditampilkan isinya. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>WRITE<\/strong> : memungkinkan suatu file\/direktori diisi suatu data atau informasi tertentu (ditulisi). <\/li>\n\n\n\n<li><strong>EXECUTE<\/strong>: memungkinkan suatu file untuk dijalankan, biasanya untuk file binary\/aplikasi\/program serta mengeksekusi suatu direktori untuk dapat diakses.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Masing-masing pengguna file apakah itu User, Group atau Other mempunyai bilangan mode akses masing-masing, dan disusun secara berurutan. Misalnya suatu file mempunyai mode akses 644, berarti mode akses 6 untuk User, 4 untuk Group dan terakhir 4 untuk Other. <\/p>\n\n\n\n<p>Digit pertama, bilangan 6 merupakan penjumlahan dari 4 + 2, berarti mewakili R dan W. Digit kedua dan ketiga, bilangan 4 bukan suatu hasil penjumlahan dan sekaligus mewakili R. Jadi file tersebut dapat diakses oleh User (pemiliki file) dengan mode Read dan Write, oleh Group dengan mode Read, dan Other dengan mode Read.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perintah CHMOD di cPanel<\/h2>\n\n\n\n<p>Anda dapat mengubah permission pada folder atau file di <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/cpanel-adalah\/\" title=\"cpanel adalah\">cPanel<\/a> melalui dua cara, yaitu secara manual pada halaman File manager atau melalui perintah SSH. Berikut penjelasan kedua caranya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perintah CHMOD SSH<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika hosting Anda telah support SSH atau terminal, Anda bisa mengubah permission file atau folder secara lebih cepat dan mudah melalui command line ssh. <\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya Anda memiliki directory dengan nama &#8216;demo&#8217; di public_html. Anda menginginkan semua folder yang ada di dalam directory demo menggunakan permission 0755, sedangkan semua file di folder demo menggunakan permission 0644. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengubah hal tersebut, Anda bisa menjalankan perintah berikut. <\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># Untuk mengubah permission pada folder\n<mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-gridlove-acc-color\">find . -type d -exec chmod 755 {} \\;<\/mark><\/code><\/pre>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># Untuk mengubah permission pada file\n<mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-gridlove-acc-color\">find . -type f -exec chmod 644 {} \\;<\/mark><\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Perintah diatas digunakan untuk mengubah seluruh folder menjadi 0755 dan mengubah permission file menjadi 0644. Sebelum menjalankan perintah diatas, pastikan Anda telah masuk di directory yang ingin anda ubah di SSH.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>BACA JUGA : <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/chown-adalah\/\" title=\"chown adalah\">Apa itu CHOWN? Pengertian, Fungsi dan Perintahnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ubah CHMOD secara Manual<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain melalui SSH, Anda bisa mengubah permission pada file dan folder secara manual melalui menu File manager di cPanel. Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Login ke cPanel hosting Anda terlebih dahulu.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik menu File manager<\/li>\n\n\n\n<li>Klik folder public_html. <\/li>\n\n\n\n<li>Silahkan masuk ke directory yang ingin Anda ubah permissionnya. Pada contoh, kami menggunakan folder demo yang berisi 1 folder dan 1 file. Klik pada folder yang akan Anda ubah, lalu klik permission.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"306\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min-1024x306.png\" alt=\"chmod - merubah permission folder atau file di cpanel\" class=\"wp-image-33143\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min-1024x306.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min-300x90.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min-768x230.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min-370x111.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min-270x81.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min-570x170.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min-740x221.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/mengubah-permission-folder-atau-file-min.png 1355w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\n<li>Setelah itu, silahkan ubah chmod folder atau file yang anda inginkan. Jangan lupa klik tombol &#8216;change permissions&#8217; untuk menyimpan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/change-permission.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"506\" height=\"325\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/change-permission.png\" alt=\"chmod - merubah permission folder atau file\" class=\"wp-image-33144\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/change-permission.png 506w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/change-permission-300x193.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/change-permission-370x238.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/change-permission-270x173.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 506px) 100vw, 506px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sampai tahap ini, Anda sudah mengetahui cara mengubah permission pada folder dan file di cPanel. <\/p>\n\n\n\n<p>Demikian artikel kami tentang apa itu CHMOD hingga perintah untuk mengubah permission pada folder dan file. Semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Secara sederhana, chmod adalah perintah yang digunakan untuk mengubah permission pada file dan folder. Pada panduan ini, kami akan berbagi informasi tentang apa itu chmod hingga perintah untuk mengubah permission atau folder di web server berbasis Linux. Pengertian CHMOD CHMOD adalah kependekan dari CHange MODe, atau terjemahan bebasnya adalah merubah mode. Mode disini adalah mode [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":329,"featured_media":33145,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[1845,603,1370],"class_list":{"0":"post-63","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-web-hosting","8":"tag-chmod","9":"tag-permission","10":"tag-tutorial-cpanel"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/329"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33145"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}