{"id":58861,"date":"2025-11-28T09:00:01","date_gmt":"2025-11-28T02:00:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=58861"},"modified":"2026-02-13T17:20:53","modified_gmt":"2026-02-13T10:20:53","slug":"cara-install-wireguard-vpn-di-ubuntu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-wireguard-vpn-di-ubuntu\/","title":{"rendered":"Cara Install WireGuard VPN di Ubuntu pada VPS KVM"},"content":{"rendered":"\n<p>Khawatir data VPS Anda disadap saat mengakses dari jaringan publik? Atau mungkin Anda ingin mengamankan koneksi remote ke server dengan enkripsi tingkat tinggi? WireGuard VPN hadir sebagai salah satu solusi modern yang bisa Anda gunakan. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara detail tentang pengertian hingga cara install WireGuard VPN di Ubuntu pada layanan VPS KVM di Rumahweb Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum membahas tentang cara install WireGuard VPN di Ubuntu, terlebih dahulu akan kami bahas tentang apa itu VPN, WireGuard VPN, serta fungsinya, agar Anda lebih memahami artikel yang kami buat. Simak informasi berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu VPN?<\/h2>\n\n\n\n<p>VPN adalah singkatan dari <em>Virtual Private Network<\/em>, yaitu teknologi yang digunakan untuk membuat jalur komunikasi aman dan privat melalui jaringan internet. Salah satu fungsi utamanya adalah mengamankan komunikasi internal antar kantor perusahaan atau komunitas tertutup agar terlindungi dari akses publik yang tidak diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, VPN juga bisa dikonfigurasi untuk mengamankan aktivitas <em>browsing <\/em>Anda di internet. Dengan menggunakan VPN, semua komunikasi data akan dienkripsi dan IP address asli Anda akan disembunyikan, digantikan dengan IP <em>address <\/em>dari server VPN. Hasilnya, aktivitas <em>online <\/em>Anda menjadi lebih aman dan privat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu WireGuard VPN?<\/h2>\n\n\n\n<p>WireGuard adalah protokol VPN modern untuk membuat koneksi internet lebih aman dan privat. WireGuard sendiri menerapkan beberapa teknologi enkripsi terbaru untuk menjaga data tetap aman saat mengirim atau menerima informasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari referensi yang kami baca, WireGuard mewajibkan setiap perangkat memiliki kunci unik, sehingga komunikasi hanya bisa dilakukan antar perangkat yang dipercaya. Berikut adalah beberapa teknologi enkripsi WireGuard:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>urve25519<\/strong> &#8211; Digunakan untuk pertukaran kunci publik (<em>key exchange<\/em>). Ini memastikan kedua pihak bisa membuat kunci sesi bersama secara aman tanpa risiko disadap.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>ChaCha20 <\/strong>\u2013 Algoritma utama untuk enkripsi data. Lebih cepat dan aman dibanding AES di banyak perangkat, terutama <em>mobile<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Poly1305<\/strong> \u2013 Digunakan untuk autentikasi pesan (<em>message authentication<\/em>). Ini memastikan data tidak diubah atau dimanipulasi saat dikirim.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>BLAKE2s<\/strong> \u2013 Digunakan untuk <em>hashing <\/em>dan integritas data. Lebih cepat dari SHA-2 dan tetap aman.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>HKDF (HMAC-<em>based Key Derivation Function<\/em>)<\/strong> \u2013 Digunakan untuk menurunkan kunci sesi dari kunci utama secara aman, sehingga setiap sesi tetap unik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan banyaknya metode enkripsi WireGuard, menjadikannya protokol VPN yang cukup kuat dan handal dalam melindungi lalu lintas data.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Syarat Teknis WireGuard VPN<\/h2>\n\n\n\n<p>WireGuard dapat diinstal pada berbagai spesifikasi VPS. Berikut detail kebutuhan minimum untuk menjalankan WireGuard di layanan VPS.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Jumlah Pengguna Aktif<\/th><th>CPU<\/th><th>RAM<\/th><th>Bandwidth Rekomendasi<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>1\u201310 user<\/td><td>1 core (2.0+ GHz)<\/td><td>512 MB \u2013 1 GB<\/td><td>10\u201350 Mbps<\/td><\/tr><tr><td>10\u201350 user<\/td><td>2 core (2.0+ GHz)<\/td><td>2 GB<\/td><td>50\u2013200 Mbps<\/td><\/tr><tr><td>50\u2013200 user<\/td><td>4 core<\/td><td>4\u20138 GB<\/td><td>200 Mbps \u2013 1 Gbps<\/td><\/tr><tr><td>&gt;200 user<\/td><td>8 core+<\/td><td>8 GB+<\/td><td>1 Gbps+<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Rekomendasi tambahan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan <strong>CPU dengan dukungan AES-NI<\/strong> (<em>hardware acceleration <\/em>untuk enkripsi).<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan <strong>SSD storage<\/strong> untuk performa I\/O lebih baik.<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan <strong>network interface<\/strong> mendukung kecepatan tinggi (1 Gbps atau lebih).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>WireGuard menggunakan port UDP <strong>51820<\/strong>, pastikan Anda telah whitelist di firewall. Pada panduan ini, kami menggunakan sistem operasi linux <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/ubuntu-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"ubuntu adalah\">Ubuntu<\/a> 24.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Install WireGuard dan konfigurasi di VPS<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui apa itu WireGuard dan syarat teknisnya, langkah selanjutnya yaitu dengan menginstallnya dalam VPS.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu kami informasikan bahwa penyetingan WireGuard sedikit lebih rumit dari kebanyakan VPN konvensional lainnya, sehingga Anda perlu menyimaknya bagaimana cara konfigurasi untuk server WireGuard dan konfigurasi disisi Klien.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 1. Update dan Install WireGuard<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum memulai penginstallan, pastikan Anda telah memperbarui package linuxnya dan selanjutnya lakukan instalasi WireGuard mengikut perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo apt update &amp;&amp; sudo apt install wireguard -y<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Tunggu hingga proses instalasi selesai, kemudian verifikasi WireGuard menggunakan perintah <code>wg --version<\/code><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-101.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"639\" height=\"47\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-101.png\" alt=\"verifikasi WireGuard menggunakan perintah wg --version\" class=\"wp-image-58923\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-101.png 639w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-101-300x22.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-101-370x27.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-101-270x20.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-101-570x42.png 570w\" sizes=\"auto, (max-width: 639px) 100vw, 639px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 2. Konfigurasi WireGuard<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah konfigurasi dimulai dari generate private dan public key untuk ditambahkan dalam file <strong>wg0.conf<\/strong> yang berada di folder <strong>\/etc\/wireguard\/<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Proses generate <em>private <\/em>dan <em>public key <\/em>dengan mengeksekusi perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>wg genkey | sudo tee privatekey | sudo wg pubkey | sudo tee publickey<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Untuk melihat hasil generate dengan perintah cat:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># cat privatekey\n# cat publickey<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Silahkan catat key tersebut untuk ditambahkan dalam file <strong>wg0.conf<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&#91;Interface]\nAddress = 10.0.0.1\/24\nListenPort = 51820\nPrivateKey = &lt;PRIVATE-KEY-SERVER&gt;\nDNS = 94.140.14.14, 94.140.15.15<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Diatas merupakan isi dari file <strong>wg0.conf<\/strong>. Berikut detail penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Address <\/strong>= Bukan IP publik\/private bawaan VPS melainkan IP Address private custom dan bisa Anda ganti ke IP Address internal lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>PrivateKey<\/strong> = Ini merupakan private key dari server WireGuard<\/li>\n\n\n\n<li><strong>DNS <\/strong>= DNS resolver AdGuard, bisa Anda ganti menjadi DNS Google dan lainnya atau menonaktifkan dengan menambahkan simbol # didepan <strong>DNS<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 3. Aktifkan IPv4 Forward<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah ketiga ini berkaitan dengan konfigurasi base Ubuntu untuk kernelnya dengan menambahkan IPv4 Forward. Konfigurasi dilakukan dalam file <strong>\/etc\/sysctl.conf<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>vm.swappiness = x\nkernel.sysrq = x\n\nnet.ipv4.neigh.default.gc_stale_time = x\n<strong>net.ipv4.ip_forward= 1<\/strong><\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Pada contoh diatas, perhatikan bagian <strong>&lt;net.ipv4.ip_forward=1&gt;<\/strong>, pastikan telah ada dalam file <strong>sysctl.conf<\/strong> dengan nilai <strong>&#8216;1&#8217;<\/strong>. Jika ternyata belum ada, Anda cukup tambahkan dan simpan konfigurasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah selanjutnya dengan menjalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo systemctl enable wg-quick@wg0\nsudo wg-quick down wg0\nsudo wg-quick up wg0<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Hingga pada tahap ini, setting di sisi server WireGuard sudah hampir selesai dan siap dihubungkan dengan perangkat klien.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Install WireGuard dan konfigurasi Perangkat Klien<\/h2>\n\n\n\n<p>Perangkat klien kami menggunakan <em>smartphone <\/em>android, silahkan <em>download <\/em>aplikasi WireGuard dan Termux (terminal) di PlayStore.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 1. Buka Termux di Android<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah semua aplikasi terinstall, langkah awal dengan menjalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>pkg install wireguard-tools<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi selesai, kemudian jalankan perintah dibawah:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>wg genkey | tee privatekey_android | wg pubkey &gt; publickey_android<\/code><\/pre>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>cat <span style=\"font-family: inherit; font-size: inherit; text-align: initial;\">privatekey_android<\/span>\ncat <span style=\"font-family: inherit; font-size: inherit; text-align: initial;\">publickey_android<\/span><\/code><\/pre>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"404\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1-1024x404.jpeg\" alt=\"Tampilan termux Android\" class=\"wp-image-58995\" style=\"width:454px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1-1024x404.jpeg 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1-300x118.jpeg 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1-768x303.jpeg 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1-370x146.jpeg 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1-270x107.jpeg 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1-570x225.jpeg 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1-740x292.jpeg 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/wireguard-android-1.jpeg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 2. Tambahkan Konfig di VPS<\/h3>\n\n\n\n<p>Kedua file key tersebut akan digunakan sebagai kunci komunikasi klien dan server. Silahkan copy <em>public-key<\/em> Android tersebut lalu tambahkan dalam file <strong>wg0.conf<\/strong> dengan contoh dibawah:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&#91;Interface]\nAddress = 10.0.0.1\/24\nListenPort = 51820\nPrivateKey = &lt;PRIVATE-KEY-SERVER&gt;\nDNS = 94.140.14.14, 94.140.15.15\n\n&#91;Peer]\nPublicKey = &lt;PUBLIC-KEY-ANDROID&gt;\nAllowedIPs = 10.0.0.2\/32<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Pastikan susunan configurasinya seperti contoh diatas, kemudian simpan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 3. Buka Aplikasi WireGuard Android<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah terakhir, silahkan Anda copy privatekey android di Termux dan tambahkan dalam aplikasi WireGuard.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Field<\/th><th>Deskripsi \/ Keterangan<\/th><th>Contoh Isian<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Nama<\/strong><\/td><td>Nama VPN (bebas)<\/td><td><code>VPN-Android<\/code><\/td><\/tr><tr><td><strong>Private key<\/strong><\/td><td>Kunci private. Copy dari Termux<\/td><td><code>4LubdXjGLA...<\/code><\/td><\/tr><tr><td><strong>Public key<\/strong><\/td><td>(Terisi otomatis setelah private key dibuat \u2014 jangan diubah)<\/td><td><code>xxcQCSE6...<\/code><\/td><\/tr><tr><td><strong>Addresses<\/strong><\/td><td>10.0.0.2\/32<\/td><td><code>Sesuai yang ada di <strong>wg0.conf<\/strong><\/code><\/td><\/tr><tr><td><strong>DNS servers<\/strong><\/td><td>Kosongkan, sudah menggunakan default DNS <code><strong>wg0.conf<\/strong><\/code><\/td><td><code>94.140.14.14, 94.140.15.15<\/code><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Pastikan kembali semua field sudah terisi dengan benar, kemudian aktifkan profil VPN dan lakukan uji coba.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Uji Coba WireGuard VPN<\/h2>\n\n\n\n<p>Pastikan pada tahap sebelumnya tidak terdapat kesalahan atau terlewat agar tahap uji coba ini tidak menemukan kendala.<\/p>\n\n\n\n<p>Jalankan aplikasi Termux lalu jalankan perintah ping ke ip internal milik server WireGuard.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"301\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android-1024x301.jpeg\" alt=\"Uji coba Install WireGuard VPN\" class=\"wp-image-59013\" style=\"width:423px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android-1024x301.jpeg 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android-300x88.jpeg 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android-768x225.jpeg 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android-370x109.jpeg 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android-270x79.jpeg 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android-570x167.jpeg 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android-740x217.jpeg 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/test-wireguard-android.jpeg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Kemudian lakukan ping dari server WireGuard ke IP internal Android seperti gambar dibawah:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-103.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"586\" height=\"183\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-103.png\" alt=\"Kemudian lakukan ping dari server WireGuard ke IP internal Android\" class=\"wp-image-59014\" style=\"width:425px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-103.png 586w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-103-300x94.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-103-370x116.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-103-270x84.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-103-570x178.png 570w\" sizes=\"auto, (max-width: 586px) 100vw, 586px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Terlihat bahwa koneksi server ke klien dan sebaliknya terhubung dengan baik, sehingga Anda sudah bisa menggunakannya untuk transfer data internal.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika VPN tidak terhubung ke internet, maka Anda bisa menambahkan <em>routing <\/em>NAT di file <strong>wg0.conf<\/strong> menjadi berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&#91;Interface]\nAddress = 10.0.0.1\/24\nListenPort = 51820\nPrivateKey = &lt;PRIVATE-KEY-SERVER&gt;\nDNS = 94.140.14.14, 94.140.15.15\n\nPostUp = iptables -A FORWARD -i %i -j ACCEPT; iptables -t nat -A POSTROUTING -o <strong>eth0<\/strong> -j MASQUERADE\nPostDown = iptables -D FORWARD -i %i -j ACCEPT; iptables -t nat -D POSTROUTING -o <strong>eth0<\/strong> -j MASQUERADE\n\n&#91;Peer]\nPublicKey = &lt;PUBLIC-KEY-ANDROID&gt;\nAllowedIPs = 10.0.0.2\/32<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Ganti <strong>eth0<\/strong> dengan interface jaringan VPS Anda, cek menggunakan perintah: <strong>ip a<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penutup<\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan membuat server WireGuard VPN, Anda dapat dengan bebas melakukan konfigurasi sesuai kebutuhan dan penuh kontrol daripada menggunakan layanan VPN orang lain yang dapat menyebabkan kebocoran data.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu dia panduan kami tentang cara install WireGuard VPN di VPS, semoga dapat membantu.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Khawatir data VPS Anda disadap saat mengakses dari jaringan publik? Atau mungkin Anda ingin mengamankan koneksi remote ke server dengan enkripsi tingkat tinggi? WireGuard VPN hadir sebagai salah satu solusi modern yang bisa Anda gunakan. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara detail tentang pengertian hingga cara install WireGuard VPN di Ubuntu pada layanan VPS [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":338,"featured_media":59200,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[177],"tags":[703,1595,2543],"class_list":{"0":"post-58861","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-vps","8":"tag-ubuntu","9":"tag-vpn","10":"tag-wireguard"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Banner-Cara-Install-WireGuard-VPN-di-Ubuntu.jpg","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-fjn","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/338"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58861"}],"version-history":[{"count":148,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61765,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58861\/revisions\/61765"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59200"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}