{"id":52988,"date":"2025-03-07T15:49:02","date_gmt":"2025-03-07T08:49:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=52988"},"modified":"2025-03-07T15:51:13","modified_gmt":"2025-03-07T08:51:13","slug":"openresty-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/openresty-adalah\/","title":{"rendered":"Apa Itu OpenResty dan Cara Install di VPS Ubuntu"},"content":{"rendered":"\n<p>OpenResty adalah platform <em>open-source<\/em> berbasis Nginx yang dirancang untuk membangun webserver yang lebih efisien daripada Nginx, terutama dalam menangani lalu lintas tinggi. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang apa itu OpenResty hingga cara install di VPS Ubuntu.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu OpenResty?<\/h2>\n\n\n\n<p>OpenResty adalah platform yang menggabungkan <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/apa-itu-nginx-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"Nginx adalah\">Nginx<\/a> dengan berbagai modul tambahan, salah satunya LuaJIT. Dengan LuaJIT, Anda bisa menjalankan kode Lua langsung di dalam server web, yang membuat aplikasi berjalan lebih cepat dan responsif.<\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan lain dari OpenResty adalah kemampuannya mengintegrasikan berbagai modul dari pihak ketiga, sehingga server menjadi lebih efisien dan fleksibel. OpenResty memungkinkan aplikasi web dijalankan langsung di dalam server Nginx tanpa perlu <em>middleware <\/em>tambahan seperti PHP, Python, atau Node.js.<\/p>\n\n\n\n<p>Singkatnya, OpenResty adalah server aplikasi berbasis Nginx yang sudah dioptimalkan untuk mendukung bahasa Lua. Kombinasi ini menjadikan OpenResty pilihan ideal untuk membangun API, sistem <em>caching<\/em>, <em>load balancer<\/em>, dan layanan web lainnya yang membutuhkan performa tinggi dan latensi rendah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fitur dan Kelebihan OpenResty<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa fitur dan kelebihan dari OpenResty.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1.&nbsp;Terintegrasi dengan Nginx&nbsp;&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>OpenResty dibangun diatas <em>webserver <\/em>Nginx, sehingga Openresty memiliki fitur dari Nginx. Kemampuan menangani atau menerima banyak koneksi sekaligus, serta sistem <em>load balancing <\/em>yang handal.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2.&nbsp;Menggunakan LuaJIT&nbsp;&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>OpenResty menggunakan LuaJIT, yaitu sebuah<em>\u00a0Just-In-Time Compiler<\/em> untuk bahasa pemrogramman Lua. Dengan LuaJIT, eksekusi kode Lua berjalan lebih cepat dan mendekati performa bahasa pemrograman seperti C.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3.\u00a0Modul tambahan untuk Nginx\u00a0\u00a0<\/h3>\n\n\n\n<p>OpenResty menyediakan berbagai modul yang tidak tersedia dalam Nginx asli, yaitu modul berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>ngx_lua<\/strong>: Berfungsi agar eksekusi kode Lua langsung dalam <em>request handler<\/em> yang sama.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li><strong>ngx_resty_core<\/strong>: Menyediakan berbagai API tambahan untuk meningkatkan kemampuan Nginx.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>ngx_http_lua_module<\/strong>: Modul utama bahasa Lua dijalankan pada tahap pemrosesan HTTP <em>Request<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kemampuan <em>Caching <\/em>yang Efektif\u00a0\u00a0<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan memanfaatkan fitur\u00a0<em>shared dictionaries<\/em>\u00a0berbasis Lua, OpenResty dapat berfungsi sebagai sistem <em>caching <\/em>yang <em>advance<\/em>, dapat membantu mengurangi beban server dan mempercepat pemrosesan data.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5.&nbsp;Dukungan Non-Blocking I\/O&nbsp;&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>OpenResty mendukung operasi\u00a0<em>asynchronous<\/em> I\/O, yang memungkinkan sistem menangani ribuan koneksi secara bersamaan tanpa mengalami <em>bottleneck<\/em>, sehingga meningkatkan efisiensi dan kinerja server.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6.&nbsp;Kompatibilitas dengan Berbagai Database&nbsp;&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>OpenResty mendukung integrasi langsung dengan berbagai jenis database, termasuk:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>MySQL&nbsp;&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>PostgreSQL&nbsp;&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Redis&nbsp;&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>MongoDB&nbsp;&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Cassandra&nbsp;&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan fitur-fitur ini, OpenResty menjadi solusi yang fleksibel dan efisien untuk membangun aplikasi web dengan performa tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Fitur Keamanan<\/h3>\n\n\n\n<p>Karena berbasis Nginx, OpenResty mewarisi berbagai fitur keamanan dari Nginx, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Dukungan SSL\/TLS untuk enkripsi komunikasi<\/li>\n\n\n\n<li>Rate limiting untuk mencegah serangan DDoS<\/li>\n\n\n\n<li>Request filtering dan blocking berdasarkan rule yang sudah dibuat&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Kompatibel untuk sistem WAF<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selain itu, dengan menggunakan bahasa Lua, pengguna OpenResty dapat menerapkan logika keamanan tambahan, seperti validasi input yang lebih ketat, pembuatan <em><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/firewall-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"firewall adalah\">firewall <\/a><\/em>untuk aplikasi (WAF), atau autentikasi khusus untuk sistem web tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. <em>Resource<\/em> yang ringan<\/h3>\n\n\n\n<p>Dibandingkan dengan server aplikasi berbasis Java, Node.js, atau PHP-FPM, OpenResty jauh lebih ringan dalam penggunaan <em>resource <\/em>pada server. Karena OpenResty dapat menangani pemrosesan logika bisnis langsung di dalam server Nginx tanpa <em>middleware <\/em>tambahan, penggunaan CPU dan RAM dapat ditekan seminimal mungkin.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk digunakan pada server dengan spesifikasi rendah atau dalam lingkungan yang membutuhkan efisiensi tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Lebih Baik Nginx atau OpenResty?<\/h2>\n\n\n\n<p>Nginx dan OpenResty sering digunakan untuk menjadi webserver utama, tetapi keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan,\u00a0sehingga tiap webserver lebih cocok untuk kebutuhan masing-masing. Berikut adalah perbandingan antara Nginx dan OpenResty dari berbagai aspek:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Arsitektur sistem dan Pengembangan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nginx adalah server web dan <em>reverse proxy<\/em> yang sangat cepat dan efisien dalam menangani banyak koneksi simultan. Nginx menggunakan arsitektur <em>event-driven<\/em> yang membuatnya lebih ringan dibandingkan server berbasis <em>threading <\/em>seperti Apache.<br \/><\/li>\n\n\n\n<li>OpenResty adalah pengembangan dari Nginx yang ditingkatkan dengan dukungan LuaJIT dan berbagai modul tambahan. OpenResty memungkinkan penggunaan bahasa pemrograman Lua untuk mengatur <em>request <\/em>dan <em>response <\/em>dengan lebih fleksibel.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Performa dan Efisiensi<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nginx terkenal dengan efisiensinya dalam menangani lalu lintas web yang tinggi dengan konsumsi sumber daya yang rendah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>OpenResty memiliki performa yang sebanding dengan Nginx tetapi lebih fleksibel berkat dukungan scripting Lua. LuaJIT yang digunakan oleh OpenResty memiliki kecepatan hampir setara dengan C, sehingga tambahan fitur tidak terlalu membebani server.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Fleksibilitas dan Kustomisasi<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nginx mengandalkan konfigurasi berbasis file dan modul bawaan. Untuk menambahkan fitur khusus, biasanya harus menggunakan ekstensi pihak ketiga atau menulis modul dalam C.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>OpenResty memungkinkan pengguna menulis skrip dalam Lua untuk menangani request dengan cara yang lebih fleksibel, seperti autentikasi kustom, load balancing berbasis aturan, dan modifikasi request-response secara real-time.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Dukungan Modul dan Integrasi<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nginx memiliki berbagai modul bawaan, seperti <em>proxying<\/em>, <em>caching<\/em>, dan <em>load balancing<\/em>, tetapi fitur tambahan sering kali memerlukan kompilasi ulang atau konfigurasi manual.<\/li>\n\n\n\n<li>OpenResty sudah menyertakan banyak modul tambahan di dalamnya, seperti:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>ngx_lua<\/strong> untuk menjalankan Lua<\/li>\n\n\n\n<li><strong>lua-resty-redis<\/strong> untuk koneksi langsung ke Redis<\/li>\n\n\n\n<li><strong>lua-resty-mysql<\/strong> untuk integrasi MySQL tanpa middleware tambahan<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Keamanan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nginx memiliki berbagai fitur keamanan seperti <em>rate limiting<\/em>, <em>DDoS protection<\/em>, dan <em>request filtering<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>OpenResty juga mewarisi semua fitur keamanan Nginx, tetapi dengan tambahan kemampuan scripting untuk menerapkan aturan keamanan yang lebih kompleks. Misalnya, OpenResty dapat digunakan untuk membuat <em>firewall <\/em>berbasis aplikasi, autentikasi API kustom, atau sistem anti-bot.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Install OpenResty di VPS Ubuntu<\/h2>\n\n\n\n<p>OpenResty dapat mudah di install pada <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/vps-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"vps murah\">VPS<\/a> Ubuntu 20.04, pada kali ini kita akan mencoba installasi OpenResty menggunakan <code>apt<\/code>, Sebelum installasi pastikan tidak ada webserver yang aktif didalam server, semisal apache atau nginx.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 1. Installasi Package<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum memulai installasi OpenResty, Kita perlu melakukan <em>update <\/em>dan <em>upgrade <\/em>pada kernel OS <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/ubuntu-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"ubuntu adalah\">Ubuntu<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># sudo apt update\n# sudo apt upgrade<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Ketika <em>package <\/em>telah di update, selanjutnya menginstall <em>package <\/em>yang dibutuhkan untuk openresty agar dapat berjalan.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># sudo apt install -y curl wget gnupg ca-certificates lsb-release software-properties-common\u00a0<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXeHMEoUniaGR-akOnXuNt6nRVF5a3QvC_0m382gKj5pGbGi-cKWowFAxNjxaM1kZZmItaSNDUHpU8e0ac89e1pdjSdRX5ybn4pWdcqFFcJ1fA7TFR8AWY_0lwJA4dI6Js1084Tl?key=Uzgtnx5Oh3vRdzaK8ipmBIQG\" alt=\"package openresty\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 2. Import Key OpenResty<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah selanjutnya adalah mengimport GPG Key. Silahkan gunakan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># wget -O - https:\/\/openresty.org\/package\/pubkey.gpg | sudo apt-key add -<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Lalu, tambahkan Repository dari openresty dengan perintah:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># echo \"deb http:\/\/openresty.org\/package\/ubuntu $(lsb_release -sc) main\" > openresty.list\n# sudo cp openresty.list \/etc\/apt\/sources.list.d\/<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXeKP6VKFjVVGPkKi1GkSaCwNbpw2QxHquawaOOl3GOFl4VDuklharKunleUuNw61Sx1cWhyV7IafX0Ft2MpIF8y2HOsfI-YdyCS7Gk6ZKvfgU7YuLT2kkxzrmorN3hNk1FzCuu6gw?key=Uzgtnx5Oh3vRdzaK8ipmBIQG\" alt=\"repository openresty\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tambahkan <em>repository <\/em>Openresty, jika sudah ditambahkan, jalankan update untuk verifikasi <em>repository <\/em>sebelum menginstall.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># echo \"deb http:\/\/openresty.org\/package\/arm64\/ubuntu $(lsb_release -sc) main\"\n# sudo apt-get update<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 3. Install dan Menjalankan OpenResty<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menambahkan <em>repository<\/em> dan menjalankan update, langkah selanjutnya adalah installasi openresty.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># sudo apt-get -y install --no-install-recommends openresty<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXefzGbKEiBOU8NoXPAfcDOpNWp5DYq2yYVZn8OGz1t9O50dVYpLZFIDiwzAkAFvbUMGjiAEmO1QXlg_AZSzSMSgqZnstbxzo86XyiG8XDHYZtmZuiFujku1LxDts99mFUB5PmsZmQ?key=Uzgtnx5Oh3vRdzaK8ipmBIQG\" alt=\"cara install openresty\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika telah menginstall, verifikasi installasi openresty dengan menjalankan.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># which openresty atau openresty -V<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXdCZCvREWgM_unMOLHS_ZVEYRvTnGhfsnvcGNa1QOKzUcSaED8wMK4k3MZAzRxTAknUQfHUdZlmYO39pfUmvYOjMe9HM7gyzjOOj-Pgrl2meOsf6_iSRyjE4aQqywhFds080Zr4?key=Uzgtnx5Oh3vRdzaK8ipmBIQG\" alt=\"cek openresty versi\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 4. Verifikasi Installasi dan Pengujian<\/h3>\n\n\n\n<p>Sampai saat ini kita telah berhasil menginstall OpenResty, langkah selanjutnya adalah menjalankan OpenResty dan mencoba melakukan pengujian dengan curl.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># sudo systemctl start openresty<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Periksa apakah openresty telah berhasil dijalankan dengan <code>systemctl<\/code>.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># systemctl status openresty<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXcGAS7Q6ZPdu5ZToT1CqGynhxoff7wcIcVSV7xqEydYqxZprOTEcMFueWyqud04CROsGg5FFWYid4y2Yp0bzM9w3DL_WttK2U8Fpdtg1tSuQaADnHmZjvNy4Iiu7EeOJC3AwHi_ug?key=Uzgtnx5Oh3vRdzaK8ipmBIQG\" alt=\"status openresty\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kita dapat mencoba mengakses IP address server kita untuk memastikan apakah OpenResty telah berjalan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXecT8Y6tH9kDCWtNSxtBvqTTsvMf4c3QY6Q8z2YwOrQLD40AM034IVPJhXE7PdSEikiER95ZQ1yLUx2AmrHSnV7oSjnURVF730lFQ08sLy6HeLEs5SoqFhxCblJll6pirc_b8_u?key=Uzgtnx5Oh3vRdzaK8ipmBIQG\" alt=\"defaultpage openresty\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kita juga dapat melakukan pemeriksaan menggunakan curl pada ssh.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXeP1TSib0qAdz7AUWtR1rZe-7qlcgnt4LG2Zuc3zLEh1R4UP6sPmXghEp8pfBT4btEERmbiIqolY3m2RK2JEpfn-8Ho8NqWWeITwLw6-gZD0QFh96RTAZ1gI2LaRfZXOOE0UM64-w?key=Uzgtnx5Oh3vRdzaK8ipmBIQG\" alt=\"curl openresty\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Demikian artikel kami tentang apa itu OpenResty, fiturnya, hingga cara install OpenResty di Ubuntu pada layanan VPS KVM. Semoga bermanfaat.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OpenResty adalah platform open-source berbasis Nginx yang dirancang untuk membangun webserver yang lebih efisien daripada Nginx, terutama dalam menangani lalu lintas tinggi. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang apa itu OpenResty hingga cara install di VPS Ubuntu. Apa Itu OpenResty? OpenResty adalah platform yang menggabungkan Nginx dengan berbagai modul tambahan, salah satunya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":349,"featured_media":53737,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[177],"tags":[2447,2446,703],"class_list":{"0":"post-52988","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-vps","8":"tag-install-openresty","9":"tag-openresty","10":"tag-ubuntu"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Banner-apa-itu-openresty.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-dME","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52988","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/349"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52988"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52988\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52988"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52988"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52988"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}