{"id":52676,"date":"2025-09-11T15:18:50","date_gmt":"2025-09-11T08:18:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=52676"},"modified":"2026-02-16T10:17:09","modified_gmt":"2026-02-16T03:17:09","slug":"add-filter-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/add-filter-wordpress\/","title":{"rendered":"Add_filter WordPress: Fungsi, Struktur dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Salah satu fitur di WordPress yang sering kali luput dari perhatian namun sangat powerful adalah add_filter. Fungsi ini memungkinkan Anda untuk memodifikasi atau menambahkan fitur ke dalam WordPress tanpa perlu mengubah file <em>core<\/em>. Dalam panduan ini, kami akan membahas tentang apa itu <strong>add_filter WordPress<\/strong>, fungsi, hingga cara menggunakannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu add_filter pada WordPress?<\/h2>\n\n\n\n<p>add_filter adalah salah satu <em>function <\/em>dalam WordPress yang berfungsi untuk memodifikasi suatu data internal yang akan ditampilkan pada Website. <em>Function <\/em>\u2018add_filter\u2019 dapat digunakan untuk mengubah atau memodifikasi suatu plugin, theme atau fungsi tertentu pada WordPress. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, Anda bisa mengubah judul posting secara otomatis atau menambahkan konten di awal maupun akhir artikel. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot melakukan <em>copy-paste<\/em> manual yang memakan waktu dan kurang efisien.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengenal Struktur Dasar add_filter WordPress<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah stuktur dasar dari add_filter WordPress:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>add_filter( 'hook_name', 'your_function_name', &#91;priority], &#91;accepted_args] );<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Penjelasan<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>\u2018<strong>hook_name<\/strong>\u2019 : adalah bagian nama filter yang digunakan.<\/li>\n\n\n\n<li>\u2018<strong>your_function_name<\/strong>\u2019 : adalah bagian fungsi yang diguakan untuk memanggil saat fiilter di jalankan.<\/li>\n\n\n\n<li>\u2018<strong>priority<\/strong>\u2019 (optional) : yaitu bagian yeng menunjukkan proritas proses fungsi yang dijalankan.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>\u2018<strong>accepted_args<\/strong>\u2019 (optional) : merupakan bagian jumlah suatu argumen yang ditangkap atau diterima pada fungsi yang dijalankan. Sebagai informasi <em>default <\/em>setting nya adalah 1.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Anda bisa menambahkan <em>script <\/em>add_filter ke file functions.php yang ada di folder theme WordPress yang sedang Anda gunakan. Caranya, masuk ke Dashboard WordPress &gt; Appearance (Tampilan) &gt; Theme File Editor (Editor Tema), lalu pilih file functions.php. Tempatkan <em>script <\/em>di bagian bawah file, kemudian simpan perubahan.<\/p>\n\n\n\n<p>atau, Anda juga bisa mengubah <em>script<\/em>nya secara langsung melalui file manager di cPanel pada folder <em>\/public_html\/wp-content\/themes\/functions.php<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXd5rf4vk3uNci0vUlwP14t_5Y9Jh_0QXRDx2AKVbqn7I7SO2bpdEe827OkEshlkFYTUdBnATyaf95Y2K5XzbQx1XJiQ9cnNgUMisMllzCAEroo6dG7xtZakwxSdmCYuv1buYo7kUjmfixvlexJJS9dKfko_?key=L9fngtaEETPBDgl4VP1DTQ\" alt=\"Edit function.php file manager cpanel - menambahkan add_filter WordPress\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Perlu diingat, sebaiknya gunakan <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/apa-itu-child-theme-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">child theme<\/a> saat menambahkan kode. Tujuannya agar <em>script <\/em>tidak hilang saat theme utama di-<em>update<\/em>. Alternatif lain, Anda juga bisa menggunakan plugin seperti Code Snippets, sehingga kode bisa dikelola lebih aman tanpa harus mengutak-atik file theme.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Penggunaan add_filter di WordPress<\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan <em>function <\/em><code>add_filter<\/code> WordPress, Anda bisa memodifikasi isi konten dengan mudah, misalnya menambahkan elemen tertentu atau mengubah <em>script <\/em>bawaan dari theme yang digunakan. Berikut contoh penerapannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kustom Konten pada Postingan<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan <code>add_filter<\/code>, Anda bisa menambahkan kalimat atau elemen tertentu pada konten. Caranya adalah dengan membuat sebuah <em>function <\/em>filter, lalu memanggilnya sebagai <em>callback <\/em>pada konten yang ingin dimodifikasi. Contohnya seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>function my_custom_content_filter( $content ) { \/\/ Modifikasi konten di sini $content .= '&lt;p&gt;Ini adalah teks tambahan di akhir konten.&lt;\/p&gt;'; return $content; }<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><em>Source code<\/em> ini bisa ditambahkan pada file functions.php pada theme WordPress yang digunakan untuk membuat <em>function callback<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXcPZh1Gu1ep2P_u3bgmP2UkBaVzF5QfMMGPbxWwFkzTolNRgUTgGhHQTslRPp4AMVJRz6XwBR96WfzUL54rDTAc46zYZMlsmaC-eu2K4RSw7o5TzIcNnivXj5uabN6jOsT0s7LlXTngia4SCHhMaaZDx9hQ?key=L9fngtaEETPBDgl4VP1DTQ\" alt=\"isi file function.php filemanager cpanel hosting\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah <em>function <\/em>filter dibuat, langkah berikutnya adalah memanggil <em>function <\/em>tersebut agar berjalan pada konten WordPress. Anda bisa melakukannya dengan menambahkan <em>script <\/em>berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>add_filter( 'the_content', 'my_custom_content_filter' );<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXfOXqqVNxUVxXGCMRuXTVCmAY6cAoFciZul0OXdDXOgyxyNmM5LOigkV_Valjoii-XNRHZXMfg4gos2H7vgPKKkx2v-w56xcCMhrtuow_-UqTRIVU5NjGLgWXKtMYh628ghiWfWdXKqlW_gDhxR2-AA8QGc?key=L9fngtaEETPBDgl4VP1DTQ\" alt=\"isi file function.php filemanager cpanel hosting\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Langkah terakhir, simpan perubahan yang telah Anda lakukan dan lihat perubahannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-rt.googleusercontent.com\/docsz\/AD_4nXfEthwASoHRyiUK9k0hhbqYf4kYe7uTuuS-GLxMNKD62_WdjT9UUKIrK4CMqUwuGVVe11K7fYnrjlZCY0f0uZWcWlG-8bpUB7eprm-u0lTVWr7v56Fb9RIvh6VFrF1UDWjpNkbWID5qr1-dzY1zZwtR_3jO?key=L9fngtaEETPBDgl4VP1DTQ\" alt=\"Homepage WordPress\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mengubah Judul Posting<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan <code>add_filter<\/code>, Anda dapat memodifikasi judul posting sebelum ditampilkan. Misalnya, menambahkan nama blog atau website setelah judul sehingga formatnya menjadi &#8216;Judul Post \u2013 NamaWebsite&#8217;. Cara ini lebih cepat dan efektif dibanding mengubah judul secara manual satu per satu.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>function rw_custom_post_title($title, $id = null) {\n    \/\/ hanya ubah untuk post (bukan page, bukan custom post type)\n    if (is_singular('post') &amp;&amp; in_the_loop() &amp;&amp; !is_admin()) {\n        $title = $title . ' - Rumahweb';\n    }\n    return $title;\n}\nadd_filter('the_title', 'rw_custom_post_title', 10, 2);\n<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Penjelasan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>$title<\/strong> <strong>. &#8216; &#8211; Rumahweb&#8217;<\/strong>; Berfungsi untuk menambahkan teks &#8216;- Rumahweb&#8217; di belakang judul posting.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>is_singular(&#8216;post&#8217;)<\/strong> : Memastikan hanya berlaku di single post saja, tidak di page atau custom post type lain.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jadi kalau judul post Anda tadinya &#8220;Cara Membuat Website&#8221;, setelah filter aktif akan tampil &#8220;Cara Membuat Website &#8211; Rumahweb&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Memodifikasi <em>Output Script Shortcode<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kita punya <em>shortcode <\/em>yang menampilkan teks, filter bisa memodifikasinya. Misalnya shortcode <code>[hello]<\/code> yang biasanya menampilkan <code>\"Hello World!\"<\/code>, kita ubah output-nya:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>\/\/ Shortcode awal\nfunction rw_hello_shortcode() {\n    return \"Hello World!\";\n}\nadd_shortcode('hello', 'rw_hello_shortcode');\n\n\/\/ Filter untuk modifikasi output shortcode\nfunction rw_modify_shortcode_output($output) {\n    $output .= ' \u2014 Selamat datang di website kami!';\n    return $output;\n}\nadd_filter('do_shortcode_tag', 'rw_modify_shortcode_output');<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Penjelasan<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><code>add_shortcode()<\/code> membuat shortcode <code>[hello]<\/code>.<\/li>\n\n\n\n<li><code>do_shortcode_tag<\/code> adalah filter untuk memodifikasi output dari shortcode.<\/li>\n\n\n\n<li>Fungsi <code>rw_modify_shortcode_output<\/code> menambahkan teks tambahan di belakang output shortcode.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jadi, melalui fitur <code>add_filter<\/code>, kita bisa mengubah banyak hal di WordPress, mulai dari judul, isi konten, hingga hasil <em>output shortcode<\/em>. Dengan sedikit kreativitas, fungsi ini bisa sangat membantu dalam kustomisasi tanpa perlu mengutak-atik <em>core <\/em>WordPress.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penutup<\/h2>\n\n\n\n<p>Fungsi <code>add_filter<\/code> di WordPress dapat dianggap sebagai alat efektif untuk menyesuaikan tampilan maupun data yang ditampilkan di website. Dengan memanfaatkannya, Anda bisa membuat WordPress lebih dinamis, fleksibel, dan sesuai kebutuhan visual maupun fungsional yang spesifik. <\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, alih-alih hanya menggunakan fitur bawaan theme atau plugin, <code>add_filter<\/code> memberi ruang kreatif bagi pengguna untuk mengontrol hasil akhir website sesuai keinginan.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian artikel kami tentang fungsi dan cara menggunakan add_filter WordPress, hingga contoh <em>script <\/em>yang bisa Anda gunakan, semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu fitur di WordPress yang sering kali luput dari perhatian namun sangat powerful adalah add_filter. Fungsi ini memungkinkan Anda untuk memodifikasi atau menambahkan fitur ke dalam WordPress tanpa perlu mengubah file core. Dalam panduan ini, kami akan membahas tentang apa itu add_filter WordPress, fungsi, hingga cara menggunakannya. Apa itu add_filter pada WordPress? add_filter adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":351,"featured_media":57484,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[463],"tags":[2432,1000,14],"class_list":{"0":"post-52676","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-wordpress","8":"tag-add-filter","9":"tag-tutorial-wordpress","10":"tag-wordpress"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Banner-add-filter-WordPress.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-dHC","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/351"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52676"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61860,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52676\/revisions\/61860"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57484"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}