{"id":50871,"date":"2024-10-15T13:53:32","date_gmt":"2024-10-15T06:53:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=50871"},"modified":"2024-10-15T13:55:00","modified_gmt":"2024-10-15T06:55:00","slug":"mod-pagespeed-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/mod-pagespeed-adalah\/","title":{"rendered":"Apa itu mod_pagespeed dan Pengaruhnya Pada Website?"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada beberapa cara optimasi yang bisa Anda lakukan, untuk meningkatkan kecepatan loading website. Salah satunya adalah dengan mengaktifkan mod_pagespeed. Lalu, apa itu mod_pagespeed dan bagaimana cara mengaktifkannya di server atau hosting?<\/p>\n\n\n\n\n\n<p>Pada panduan ini, kami akan berbagi informasi tentang apa itu <span style=\"font-weight: 400;\">modul Pagespeed<\/span>, fungsi hingga manfaatnya pada website. Berikut informasi selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-mod-pagespeed\">Apa itu mod_pagespeed?<\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Google PageSpeed Module atau yang dikenal sebagai mod_pagespeed adalah <em>module <\/em>web server yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan akses suatu website.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menggunakan mod_pagespeed, website Anda menjadi lebih cepat dibandingkan dengan server biasa. <\/span>Pada dasarnya, cara kerja <span style=\"font-weight: 400;\">mod_pagespeed<\/span> mirip dengan  plugin WordPress, namun perbedaannya adalah mod_PageSpeed diinstal langsung di server web yang menjalankan situs WordPress Anda, bukan di dalam situs WordPress itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"593\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test-1024x593.png\" alt=\"Google Pagespeed test  - mod_pagespeed\" class=\"wp-image-50873\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test-1024x593.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test-300x174.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test-768x444.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test-370x214.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test-270x156.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test-570x330.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test-740x428.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/google-pagespeed-test.png 1505w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Karena <span style=\"font-weight: 400;\">PageSpeed module berjalan di Backend, maka secara otomatis Anda tidak perlu melakukan perubahan di <em>script <\/em>websitenya.\u00a0<\/span>Beberapa hal yang secara spesifik dilakukan oleh mod_PageSpeed adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengoptimalkan penyimpanan <em>cache <\/em>file.<\/li>\n\n\n\n<li>Meminimalkan ukuran file HTML, CSS, dan JavaScript.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggabungkan file JavaScript eksternal dan mengoptimalkannya.<\/li>\n\n\n\n<li>Memprioritaskan pemuatan CSS yang penting dan menunda pemuatan JavaScript.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengoptimalkan gambar melalui kompresi, konversi gambar, dan mengubah ukuran gambar<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Saat ini, <span style=\"font-weight: 400;\">mod_pagespeed <\/span>hanya tersedia untuk server Apache dan Nginx.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-fungsi-dan-manfaat-mod-pagespeed\"><b>Fungsi mod_pagespeed<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jelas bahwa modul Google PageSpeed digunakan untuk meningkatkan kecepatan website yang optimasinya dilakukan dari sisi server.<\/span> Dengan mod_PageSpeed, <span style=\"font-weight: 400;\">server akan secara otomatis melakukan <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/apa-itu-minify-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">minify<\/a> pada HTML, CSS, dan JS. Server juga mengoptimalkan cache dan image, tentunya agar akses website jadi semakin ringan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda pernah mendengar Google PageSpeed Insight, lantas apa bedanya dengan PageSpeed Module? Sederhananya, PageSpeed Insight bekerja pada apa yang bisa dioptimasi di <em>script <\/em>website Anda. Sedangkan Modul PageSpeed lebih ke optimalisasi server.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-mengaktifkan-mod-pagespeed\"><b>Cara mengaktifkan mod_pagespeed<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam panduan ini, kami akan berbagi cara untuk mengaktifkan modul pagespeed atau mod_pagespeed untuk pengguna layanan <strong><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/vps-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"vps murah\">VPS KVM<\/a><\/strong> dengan lisensi cPanel. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 1. Install mod_pagespeed<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama, pastikan bahwa server Anda telah terinstall Git. Untuk memastikannya, berikut ini perintahnya;<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><i><span style=\"font-weight: 400;\">yum install git<\/span><\/i><\/code><\/pre>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap selanjutnya adalah melakukan instalasi. Silahkan menggunakan perintah dibawah ini secara berurutan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><span style=\"font-weight: 400;\">git clone https:\/\/github.com\/pagespeed\/cpanel.git \/var\/cpanel\/easy\/apache\/custom_opt_mods\/Cpanel\/<\/span><\/code><\/pre>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><span style=\"font-weight: 400;\">Create Speed.pm.tar.gz<\/span><\/code><\/pre>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><span style=\"font-weight: 400;\">cd \/var\/cpanel\/easy\/apache\/custom_opt_mods\/Cpanel\/Easy &amp;&amp; tar -zcvf Speed.pm.tar.gz pagespeed<\/span><\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 2. Aktifkan mod_pagespeed melalui WHM<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Silahkan dilanjutkan dengan login ke WHM >> EasyApache >> mod_pagespeed. Jalankan EasyApache. Selanjutnya, Rebuild Apache dan restart server. <\/span><\/li>\n\n\n\n<li>Untuk memastikan apakah modul pagespeed telah berjalan atau belum Anda bisa menggunakan perintah berikut:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><span style=\"font-weight: 400;\">httpd -M|grep pagespeed<\/span><\/code><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-mengecek-apakah-mod-pagespeed-sudah-jalan-atau-belum\"><b>Menguji mod_pagespeed<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menguji <b>mod_pagespeed<\/b>, seperti melalui perintah SSH maupun melalui website. Berikut cara yang dapat Anda lakukan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Melalui SSH<br \/>Silahkan gunakan perintah berikut melalui SSH atau terminal di VPS Anda.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><span style=\"font-weight: 400;\">curl -v namadomain<\/span><\/code><\/pre>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Secara Online<br \/>Anda bisa mengakses website <a href=\"https:\/\/ismodpagespeedworking.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\"><span style=\"font-weight: 400;\">ismodpagespeedworking<\/span><\/a> lalu masukkan nama domain yang akan Anda cek. <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Sampai di sini, Anda pasti sudah memahami salah satu keunggulan penting untuk membuat website lebih cepat. Website adalah aset berharga Anda di dunia maya, jadi Anda layak mendapatkan fasilitas dan performa terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk urusan kecepatan, uptime, dan keamanan, percayakan semuanya kepada Rumahweb Indonesia. Apa pun kebutuhan website Anda, Rumahweb adalah solusinya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-dukungan-mod-pagespeed-di-hosting-rumahweb\"><b>Dukungan mod_pagespeed di Hosting Rumahweb<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua server <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/hosting-murah\/\">hosting murah<\/a> Rumahweb secara default sudah mendukung module mod_pagespeed, sehingga pelanggan akan mendapatkan fitur unggulan tersebut dan dapat mendongkrak kinerja website<\/span> Anda. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan oleh pelanggan Rumahweb terkait mod_pagespeed. <\/p>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apakah <b>mod_pagespeed<\/b> hanya untuk optimasi WordPress?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p>mod_PageSpeed berjalan di tingkat server, sehingga fungsinya tidak hanya untuk website berbasis WordPress saja. Anda dapat menggunakan mod_PageSpeed dengan jenis situs apa pun, termasuk WordPress.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apakah mod_PageSpeed adalah cara terbaik untuk mempercepat loading?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p>Menurut kami, mod_pagespeed adalah salah satu cara untuk meningkatkan kecepatan loading website. Namun, optimasi tidak hanya perlu dilakukan di sisi server, tetapi juga pada konten yang Anda buat.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan sia-sia jika Anda sudah mengoptimasi dari sisi server, tetapi konten yang Anda buat tidak dioptimasi. Pastikan untuk melakukan optimasi manual juga, seperti membatasi jumlah gambar dan mengurangi ukuran file yang terlalu besar.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Jika saya menggunakan WordPress, optimasi yang cocok dengan mod_PageSpeed pakai plugin apa?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p>Apabila Anda menggunakan CMS WordPress, Anda bisa menggunakan plugin seperti <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/plugin-wp-rocket\/\" title=\"\">WP Rocket<\/a> atau <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/litespeed-cache-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"litespeed cache adalah\">Litespeed Cache<\/a> untuk membantu mengoptimalkan mod_PageSpeed.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda juga bisa mengaktifkan <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/redis-object-cache-wordpress\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">redis object cache<\/a> untuk mengoptimalkan waktu muat pada query database di WordPress.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada beberapa cara optimasi yang bisa Anda lakukan, untuk meningkatkan kecepatan loading website. Salah satunya adalah dengan mengaktifkan mod_pagespeed. Lalu, apa itu mod_pagespeed dan bagaimana cara mengaktifkannya di server atau hosting? Pada panduan ini, kami akan berbagi informasi tentang apa itu modul Pagespeed, fungsi hingga manfaatnya pada website. Berikut informasi selengkapnya. Apa itu mod_pagespeed? Google [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":329,"featured_media":50874,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[142],"tags":[34,1652,2361],"class_list":{"0":"post-50871","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tips-dan-trik","8":"tag-google","9":"tag-google-pagespeed","10":"tag-mod-pagespeed"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/banner-mod-pagespeed.jpg","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-dev","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50871","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/329"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50871"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50871\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}