{"id":47249,"date":"2024-06-12T14:39:01","date_gmt":"2024-06-12T07:39:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=47249"},"modified":"2024-06-12T14:39:04","modified_gmt":"2024-06-12T07:39:04","slug":"cara-membuat-user-baru-sebagai-pengganti-user-root-di-vps","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-membuat-user-baru-sebagai-pengganti-user-root-di-vps\/","title":{"rendered":"Cara Membuat User Baru Sebagai Pengganti User Root di VPS"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengamankan server VPS adalah langkah penting untuk menjaga data dan aplikasi Anda tetap aman dari ancaman. Salah satu praktik keamanan yang dianjurkan adalah menonaktifkan user root default dan menggantinya dengan user baru yang diberi hak akses root. Dalam artikel ini, kami akan berbagi cara membuat user baru sebagai pengganti user root di <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/vps-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"vps murah\">VPS<\/a>.<\/p>\n\n\n\n\n\n<p>Namun, sebelum membahas cara membuat user baru dan mengubah hak aksesnya menjadi root, kami akan menjelaskan apa itu root dan mengapa sebaiknya diubah ke user baru. Simak informasi berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu user root?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam sistem operasi <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/linux-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"linux adalah\">Linux<\/a>, terdapat user default yang disebut sebagai root. User root adalah user dengan hak akses tertinggi (super user). User root memiliki hak akses untuk mengeksekusi perintah tanpa batasan, seperti menginstal aplikasi, menghapus aplikasi, meng-upgrade sistem, menambah pengguna, melakukan konfigurasi, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada praktik di lapangan, sangat direkomendasikan menonaktifkan user root untuk alasan keamanan. Anda dapat membuat user baru, lalu mengubah privilege user baru agar mempunyai hak akses yang sama dengan root.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa user root default lebih baik di disable?<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa alasan, kenapa Anda perlu mendisable user root dan membuat user baru sesuai dengan kebutuhan. Berikut diantaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Keamanan<\/h3>\n\n\n\n<p>Biasanya, user root menjadi target utama bagi serangan <em>brute force<\/em> untuk menebak kata sandi. Dengan menonaktifkan user root, Anda akan mengurangi risiko ini karena penyerang harus menebak nama pengguna sebelum mencoba kata sandi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Memudahkan penugasan dan audit<\/h3>\n\n\n\n<p>Menggunakan user yang berbeda untuk akses root memungkinkan pelacakan aktivitas yang lebih baik. Setiap tindakan yang diambil dapat dilacak kembali ke user tertentu, sehingga memudahkan audit dan investigasi jika terjadi masalah keamanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Menghindari kesalahan yang tidak disengaja<\/h3>\n\n\n\n<p>User root memiliki privilege tak terbatas, sehingga mampu melakukan perubahan signifikan pada sistem. Dengan membuat beberapa user dengan privilege sesuai yang dibutuhkan, maka risiko perubahan yang tidak disengaja dapat diminimalisir.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara membuat user baru di VPS<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah cara membuat user baru di VPS melalui <em>command line<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Login ke VPS <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-login-vps-ssh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">menggunakan SSH<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk membuat user baru, Anda bisa menggunakan perintah berikut ini. <em>userbaru <\/em>bisa Anda ubah sesuai dengan kebutuhan. <\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># adduser <strong>userbaru<\/strong><\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Pada tahap ini, Anda akan diminta mengisi beberapa informasi seperti password, nama lengkap, telepon, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>New password:\nRetype new password:\npasswd: password updated successfully\nChanging the user information for userbaru\nEnter the new value, or press ENTER for the default\n        Full Name &#091;]:\n        Room Number &#091;]:\n        Work Phone &#091;]:\n        Home Phone &#091;]:\n        Other &#091;]:\nIs the information correct? &#091;Y\/n] Y<\/code><\/pre>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Selanjutnya, Anda dapat menambahkan user menjadi root atau menambahkan user baru ke dalam group <strong>sudo<\/strong>. Berikut perintahnya:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># gpasswd -a <strong>userbaru<\/strong> sudo<\/code><\/pre>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li>Untuk melihat user yang sudah dibuat, jalankan perintah:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># groups <strong>userbaru<\/strong><\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>JIka pembuatan benar, maka outputnya seperti gambar berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/groups-userbaru.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"426\" height=\"156\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/groups-userbaru.png\" alt=\"melihat user baru\" class=\"wp-image-47250\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/groups-userbaru.png 426w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/groups-userbaru-300x110.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/groups-userbaru-370x135.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/groups-userbaru-270x99.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 426px) 100vw, 426px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sampai tahap ini, Anda sudah berhasil membuat user baru yang mempunyai wewenang sebagai root. Selanjutnya, lakukan ujicoba dengan membuka sesi SSH baru untuk <strong>userbaru<\/strong>. Untuk ujicoba kami menginstal teks editor vim dengan menjalankan perintah:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo apt-get install vim<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Anda akan diminta mengetikkan password, dan jika berhasil, maka contoh outputnya seperti berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/ujicoba-user-baru.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"591\" height=\"166\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/ujicoba-user-baru.png\" alt=\"ujicoba user baru\" class=\"wp-image-47254\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/ujicoba-user-baru.png 591w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/ujicoba-user-baru-300x84.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/ujicoba-user-baru-370x104.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/ujicoba-user-baru-270x76.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/ujicoba-user-baru-570x160.png 570w\" sizes=\"auto, (max-width: 591px) 100vw, 591px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Menonaktifkan akses login root<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah berhasil membuat user baru dan penyesuaian privilege, selanjutnya Anda dapat menonaktifkan akses login root. Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Silakan login ke VPS menggunakan root.<\/li>\n\n\n\n<li>Buka file sshd_config yang terletak pada direktori <em>\/etc\/ssh<\/em> menggunakan nano atau teks editor lainnya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># sudo nano \/etc\/ssh\/sshd_config<\/code><\/pre>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Silakan cari tulisan <strong>PermitRootLogin<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-yes.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"390\" height=\"190\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-yes.png\" alt=\"PermitRootLogin yes\" class=\"wp-image-47251\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-yes.png 390w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-yes-300x146.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-yes-370x180.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-yes-270x132.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 390px) 100vw, 390px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li>Lalu ubah nilai <strong>PermitRootLogin<\/strong> dari yes menjadi <strong>no<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-no.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"390\" height=\"190\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-no.png\" alt=\"PermitRootLogin no\" class=\"wp-image-47252\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-no.png 390w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-no-300x146.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-no-370x180.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/PermitRoot-no-270x132.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 390px) 100vw, 390px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\n<li>Selanjutnya, simpan dan tutup file <strong>ssh_config<\/strong> dengan cara menekan tombol Ctrl + X, lalu Y, dan tekan Enter.<\/li>\n\n\n\n<li>Silakan restart daemon sshd untuk mendapatkan perubahan dengan menjalankan perintah:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo systemctl restart sshd<\/code><\/pre>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"7\">\n<li>Langkah terakhir, silakan keluar dari sesi login root, dan coba kembali login untuk pengujian. JIka berhasil menonaktifkan akses login root, maka akan muncul keterangan Permission denied, please try again.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/login-denied.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"553\" height=\"82\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/login-denied.png\" alt=\"hasil ujicoba disable user root\" class=\"wp-image-47253\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/login-denied.png 553w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/login-denied-300x44.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/login-denied-370x55.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/login-denied-270x40.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 553px) 100vw, 553px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Demikianlah artikel kami tentang cara membuat user baru sebagai pengganti user root di VPS, semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengamankan server VPS adalah langkah penting untuk menjaga data dan aplikasi Anda tetap aman dari ancaman. Salah satu praktik keamanan yang dianjurkan adalah menonaktifkan user root default dan menggantinya dengan user baru yang diberi hak akses root. Dalam artikel ini, kami akan berbagi cara membuat user baru sebagai pengganti user root di VPS. Namun, sebelum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":346,"featured_media":47673,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[177],"tags":[2230,321],"class_list":{"0":"post-47249","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-vps","8":"tag-root","9":"tag-vps"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Cara-Membuat-User-Baru-Sebagai-Pengganti-User-Root-di-VPS.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-ci5","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/346"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47249"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47249\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}