{"id":47183,"date":"2024-05-24T16:56:32","date_gmt":"2024-05-24T09:56:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=47183"},"modified":"2026-03-11T11:07:36","modified_gmt":"2026-03-11T04:07:36","slug":"htaccess-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/htaccess-adalah\/","title":{"rendered":"htaccess : Pengertian, Fungsi, Contoh dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>htaccess adalah sebuah file yang memiliki banyak fungsi seperti mengatur keamanan, permalink, hingga perintah untuk menampilkan halaman error. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail tentang apa itu file htaccess, fungsi hingga cara membuatnya di cPanel hosting.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu file htaccess?<\/h2>\n\n\n\n<p>htaccess adalah file teks sederhana dalam format ASCII yang digunakan untuk konfigurasi permalink dan pengaturan tertentu pada web server Apache. File ini biasanya digunakan untuk mengubah pengaturan default dari Apache. Penulisan htaccess dimulai dengan tanda titik di depannya, seperti berikut: <strong>.htaccess<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>File .htaccess sangat penting karena jika sebuah website tidak memiliki file ini di direktori website-nya, seringkali muncul pesan error. Pesan error yang biasanya muncul adalah 403 Forbidden, 404 Not Found, dan 500 Internal Server Error.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi htaccess<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa fungsi yang dapat Anda terapkan pada file .htaccess. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Keamanan<\/h3>\n\n\n\n<p>Fungsi pertama dari file .htaccess yang akan kami jelaskan adalah tentang keamanan. Dengan file .htaccess, Anda dapat mengatur kontrol akses pengguna, memblokir alamat IP tertentu, atau bahkan melindungi folder dengan password menggunakan .htaccess.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda juga dapat menambahkan HTTP authentication yang berfungsi sebagai autentikasi website dari serangan bruthforce. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pengaturan permalink<\/h3>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/apa-itu-permalink-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"permalink adalah\">Permalink<\/a><\/em> atau Permanent link adalah struktur URL yang memberikan alamat permanen untuk setiap halaman dalam sebuah situs web. Permalink berfungsi agar halaman dapat diakses secara langsung, memudahkan navigasi pengunjung, serta membantu klasifikasi oleh mesin pencari.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh permalink sebagai berikut : <\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">https:\/\/www.rumahweb.com\/cloud-hosting\/<br \/>https:\/\/www.rumahweb.com\/hosting-murah\/<\/pre>\n\n\n\n<p>Pentingnya permalink terletak pada kemudahan navigasi dan pengaruh terhadap hasil pencarian atau <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/serp-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"serp adalah\">SERP<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Optimasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu fungsi dari file .htaccess adalah dapat digunakan untuk mengoptimalkan website pada web server apache. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan .htaccess, Anda dapat melakukan berbagai tindakan optimasi seperti mengaktifkan kompresi, mengatur cache, menyederhanakan URL, menangani redirect, melindungi akses, mengelola error, mengoptimalkan pengalihan, dan mengamankan website Anda. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dengan menggunakan file htaccess, Anda dapat meningkatkan kinerja, keamanan, dan SEO pada website Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Setting versi PHP<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>File .htaccess dapat digunakan untuk mengatur PHP handler di server web Apache. PHP Handler menentukan bagaimana server web Apache menangani skrip PHP pada situs web Anda. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan .htaccess, Anda dapat mengatur handler PHP dengan menambahkan aturan-aturan tertentu dan dengan .htaccess, Anda dapat mengontrol bagaimana server Apache menangani skrip PHP.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, untuk mengatur PHP handler menggunakan modul PHP-FPM, Anda bisa menggunakan kode seperti ini di file .htaccess:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;FilesMatch \\.php$&gt;\n    SetHandler \"proxy:unix:\/path\/to\/php-fpm.sock|fcgi:\/\/localhost\/\"\n&lt;\/FilesMatch&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Pada layanan <strong><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/hosting-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"hosting murah\">hosting<\/a><\/strong> di Rumahweb, kami mengaktifkan fitur MultiPHP Manager (easy apache) bersamaan dengan CloudLinux PHP Selector. <\/p>\n\n\n\n<p>Fitur MultiPHP Manager cocok digunakan, jika Anda ingin menggunakan lebih dari 1 versi PHP pada sebuah domain. Jika Anda menggunakan opsi ini, maka file htaccess Anda akan ditambahkan script berikut ketika fitur diaktifkan. <\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># php -- BEGIN cPanel-generated handler, do not edit\n# Set the \u201cea-php82\u201d package as the default \u201cPHP\u201d programming language.\n&lt;IfModule mime_module&gt;\n  AddHandler application\/x-httpd-ea-php82___lsphp .php .php8 .phtml\n&lt;\/IfModule&gt;\n# php -- END cPanel-generated handler, do not edit<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>CloudLinux PHP Selector cocok digunakan jika domain tersebut hanya menggunakan satu versi PHP dan Anda membutuhkan modul khusus atau opsi PHP khusus pada versi tersebut. Ketika mengaktifkan versi ini, maka file htaccess Anda akan ditambahkan script berikut.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># php -- BEGIN cPanel-generated handler, do not edit\n# This domain inherits the \u201cPHP\u201d package.\n# php -- END cPanel-generated handler, do not edit<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh penggunaan file htaccess<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui apa itu file .htaccess dan juga fungsinya, berikut adalah contoh implementasi penggunaan file htaccess yang biasa ditanyakan kepada staff Rumahweb. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/htaccess-setting-custom-index\/\">Modifikasi file index homepage<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/setting-force-https-menggunakan-htaccess\/\">Force http:\/\/ ke https:\/\/<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/redirect-non-www-to-www-menggunakan-htaccess\/\">Force non www ke www<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>Modifikasi url \/ permalink<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/mencegah-directory-listing-pada-wordpress\/\">Mengamankan folder \/directory<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-memblokir-ip-dengan-menggunakan-htaccess\/\">Blok akses website<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh <em>script <\/em>htaccess default CMS \/ Framework<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah file .htaccess default yang digunakan pada beberapa CMS atau Framework.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">WordPress<\/h3>\n\n\n\n<p>File .htaccess dalam WordPress memegang peran penting dalam mengatur berbagai aspek kunci situs web Anda, termasuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Struktur permalink untuk meningkatkan keterbacaan URL dan SEO.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengalihan URL untuk pengguna yang mencari halaman yang dipindahkan atau dihapus.<\/li>\n\n\n\n<li>Peningkatan keamanan melalui aturan perlindungan dari serangan.<\/li>\n\n\n\n<li>Optimalisasi kinerja melalui kompresi gzip dan caching.<\/li>\n\n\n\n<li>Kustomisasi server untuk menyesuaikan pengaturan tertentu, seperti batas upload file.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Berikut adalah script .htaccess default WordPress yang bisa Anda gunakan:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code># BEGIN WordPress\n\n&lt;IfModule mod_rewrite.c&gt;\nRewriteEngine On\nRewriteBase \/\nRewriteRule ^index\\.php$ - &#91;L]\nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f\nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d\nRewriteRule . \/index.php &#91;L]\n&lt;\/IfModule&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">CodeIgniter (CI 3 dan 4)<\/h3>\n\n\n\n<p>File .htaccess dalam CodeIgniter memiliki fungsi utama dalam menangani rute URL, membuat permalink bersih dan ramah SEO, menetapkan aturan keamanan, serta mengatur pengaturan server seperti batas upload file dan waktu eksekusi skrip PHP.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah default file .htaccess pada Framework CodeIgniter 3:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;IfModule mod_rewrite.c&gt;\n RewriteEngine On\n # !IMPORTANT! Set your RewriteBase here and don't forget trailing and leading\n # slashes.\n # If your page resides at\n # http:\/\/www.example.com\/mypage\/test1\n # then use\n # RewriteBase \/mypage\/test1\/\n RewriteBase \/\n RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f\n RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d\n RewriteRule ^(.*)$ index.php?\/$1 &#91;L]\n&lt;\/IfModule&gt;\n\n&lt;IfModule !mod_rewrite.c&gt;\n # If we don't have mod_rewrite installed, all 404's\n # can be sent to index.php, and everything works as normal.\n\n ErrorDocument 404 \/index.php\n&lt;\/IfModule&gt;\n<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah default file .htaccess pada Framework CodeIgniter 4:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;IfModule mod_rewrite.c&gt;\n    RewriteEngine On\n    RewriteBase \/\n\n    # Remove www. from the URL\n    RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www\\.(.*)$ &#91;NC]\n    RewriteRule ^(.*)$ https:\/\/%1\/$1 &#91;R=301,L]\n\n    # If the request matches a file or directory, skip\n    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f\n    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d\n\n    # Route all requests to index.php\n    RewriteRule ^(.*)$ index.php\/$1 &#91;L]\n&lt;\/IfModule&gt;\n<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Laravel<\/h3>\n\n\n\n<p>Laravel adalah framework PHP yang saat ini banyak digunakan oleh developer, untuk membuat sistem aplikasi berbasis website. Selain karena mudah dikembangkan, framework ini dilengkapi dengan berbagai modul atau library yang siap digunakan, sehingga Anda dapat lebih cepat membuat aplikasi yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hampir sama dengan CodeIgniter, fungsi htaccess di Laravel juga digunakan untuk pengaturan rewrite URL sehingga halaman-halaman pada aplikasi yang Anda buat dapat berfungsi. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah default file .htaccess pada Framework Laravel :<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;IfModule mod_rewrite.c&gt;\n    &lt;IfModule mod_negotiation.c&gt;\n        Options -MultiViews\n    &lt;\/IfModule&gt;\n\n    RewriteEngine On\n\n    # Handle Authorization Header\n    RewriteCond %{HTTP:Authorization} .\n    RewriteRule .* - &#91;E=HTTP_AUTHORIZATION:%{HTTP:Authorization}]\n\n    # Redirect Trailing Slashes If Not A Folder...\n    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d\n    RewriteRule ^(.*)\/$ \/$1 &#91;L,R=301]\n\n    # Handle Front Controller...\n    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d\n    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f\n    RewriteRule ^ index.php &#91;L]\n&lt;\/IfModule&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Joomla<\/h3>\n\n\n\n<p>File .htaccess dalam Joomla memiliki fungsi utama dalam menangani rute URL, membuat permalink bersih dan ramah SEO, menetapkan aturan keamanan, serta mengoptimalkan kinerja situs web. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah script htaccess joomla yang bisa Anda gunakan:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>##\n# @package    Joomla\n# @copyright  Copyright (C) 2005 - 2020 Open Source Matters. All rights reserved.\n# @license    GNU General Public License version 2 or later; see LICENSE.txt\n##\n\n##\n# READ THIS COMPLETELY IF YOU CHOOSE TO USE THIS FILE!\n#\n# The line 'Options +FollowSymLinks' may cause problems with some server configurations.\n# It is required for the use of Apache mod_rewrite, but it may have already been set by\n# your server administrator in a way that disallows changing it in this .htaccess file.\n# If using it causes your site to produce an error, comment it out (add # to the\n# beginning of the line), reload your site in your browser and test your sef urls. If\n# they work, then it has been set by your server administrator and you do not need to\n# set it here.\n##\n\n## No directory listings\n&lt;IfModule mod_autoindex.c&gt;\n  IndexIgnore *\n&lt;\/IfModule&gt;\n\n## Suppress mime type detection in browsers for unknown types\n&lt;IfModule mod_headers.c&gt;\nHeader always set X-Content-Type-Options \"nosniff\"\n&lt;\/IfModule&gt;\n\n## Can be commented out if it causes errors, see notes above.\nOptions +FollowSymlinks\nOptions -Indexes\n\n## Disable inline JavaScript when directly opening SVG files or embedding them with the object-tag\n&lt;FilesMatch \"\\.svg$\"&gt;\n  &lt;IfModule mod_headers.c&gt;\n    Header always set Content-Security-Policy \"script-src 'none'\"\n  &lt;\/IfModule&gt;\n&lt;\/FilesMatch&gt;\n\n## Mod_rewrite in use.\n\nRewriteEngine On\n\n## Begin - Rewrite rules to block out some common exploits.\n# If you experience problems on your site then comment out the operations listed\n# below by adding a # to the beginning of the line.\n# This attempts to block the most common type of exploit `attempts` on Joomla!\n#\n# Block any script trying to base64_encode data within the URL.\nRewriteCond %{QUERY_STRING} base64_encode&#91;^(]*\\(&#91;^)]*\\) &#91;OR]\n# Block any script that includes a &lt;script&gt; tag in URL.\nRewriteCond %{QUERY_STRING} (&lt;|%3C)(&#91;^s]*s)+cript.*(&gt;|%3E) &#91;NC,OR]\n# Block any script trying to set a PHP GLOBALS variable via URL.\nRewriteCond %{QUERY_STRING} GLOBALS(=|\\&#91;|\\%&#91;0-9A-Z]{0,2}) &#91;OR]\n# Block any script trying to modify a _REQUEST variable via URL.\nRewriteCond %{QUERY_STRING} _REQUEST(=|\\&#91;|\\%&#91;0-9A-Z]{0,2})\n# Return 403 Forbidden header and show the content of the root home page\nRewriteRule .* index.php &#91;F]\n#\n## End - Rewrite rules to block out some common exploits.\n\n# RewriteBase \/\n\n## Begin - Joomla! core SEF Section.\n#\nRewriteRule .* - &#91;E=HTTP_AUTHORIZATION:%{HTTP:Authorization}]\n#\n# If the requested path and file is not \/index.php and the request\n# has not already been internally rewritten to the index.php script\nRewriteCond %{REQUEST_URI} !^\/index\\.php\n# and the requested path and file doesn't directly match a physical file\nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f\n# and the requested path and file doesn't directly match a physical folder\nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d\n# internally rewrite the request to the index.php script\nRewriteRule .* index.php &#91;L]\n#\n## End - Joomla! core SEF Section.<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Lokomedia<\/h3>\n\n\n\n<p>File .htaccess pada Lokomedia berperan dalam mengatur URL yang panjang dan rumit menjadi URL yang lebih pendek dan mudah diingat. Dengan demikian, file htaccess berfungsi untuk meningkatkan SEO dan user experience, mengatur redirect, mengatur caching, mengatur blokir akses ke folder tertentu dan dapat menangani error. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah script htaccess Lokomedia yang bisa Anda gunakan:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>RewriteEngine On\nRewriteCond %{REQUEST_URI} ^\/system.*\nRewriteRule ^(.*)$ index.php?\/$1 &#91;L]\nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f\nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d\nRewriteRule ^(.+)$ index.php?\/$1 &#91;L]<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat File htaccess<\/strong> di cPanel<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk pembuatan file .htaccess pada dasarnya sama seperti pembuatan file biasa, hanya saja penamaan file diawali dengan tanda titik. Di cPanel, file yang berawalan tanda titik secara default terbaca sebagai hidden file, sehingga kita perlu mengaktifkan fitur &#8216;show hidden files&#8217; agar file yang berawalan tanda titik dapat ditampilkan di cPanel.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk membuat file .htaccess di cPanel.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Login ke cPanel hosting Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik menu \u201cFile Manager\u201d seperti gambar berikut.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"353\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21-1024x353.png\" alt=\"menu file manager\" class=\"wp-image-47263\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21-1024x353.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21-300x103.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21-768x265.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21-370x128.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21-270x93.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21-570x197.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21-740x255.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-21.png 1073w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik tombol \u201c<strong>+ File<\/strong>\u201d dan beri nama .htaccess.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"284\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22-1024x284.png\" alt=\"klik menu file\" class=\"wp-image-47264\" title=\"File Manager cPanel\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22-1024x284.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22-300x83.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22-768x213.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22-370x103.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22-270x75.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22-570x158.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22-740x205.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-22.png 1365w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"320\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23-1024x320.png\" alt=\"membuat file .htaccess di cpanel\" class=\"wp-image-47265\" title=\"Penamaan File di File Manager cPanel\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23-1024x320.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23-300x94.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23-768x240.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23-370x116.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23-270x84.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23-570x178.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23-740x231.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-23.png 1364w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah dibuat, pastikan bahwa Anda sudah bisa melihat file tersebut. Jika file .htaccess yang Anda buat tidak terlihat, silahkan klik tombol Setting di pojok kanan atas lalu klik \u2018Show hidden files\u2019 dan klik OK.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"372\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24-1024x372.png\" alt=\"menu setting \" class=\"wp-image-47266\" title=\"Settings Hidden File \" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24-1024x372.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24-300x109.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24-768x279.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24-370x134.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24-270x98.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24-570x207.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24-740x269.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-24.png 1365w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"354\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20-1024x354.png\" alt=\"show hidden files\" class=\"wp-image-47260\" title=\"Show Hidden File \" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20-1024x354.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20-300x104.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20-768x266.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20-370x128.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20-270x93.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20-570x197.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20-740x256.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-20.png 1361w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Setelah file .htaccess dibuat, silahkan klik kanan pada filenya lalu pilih Edit. Anda bisa copy paste script .htaccess yang telah kami sampaikan diatas atau buat script htaccess sesuai kebutuhan anda.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"348\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19-1024x348.png\" alt=\"tombol edit file manager\" class=\"wp-image-47258\" title=\"Edit File .htaccess\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19-1024x348.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19-300x102.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19-768x261.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19-370x126.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19-270x92.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19-570x193.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19-740x251.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-19.png 1361w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Demikian artikel kami tentang apa itu file htaccess dan cara membuatnya di cPanel hosting, semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>htaccess adalah sebuah file yang memiliki banyak fungsi seperti mengatur keamanan, permalink, hingga perintah untuk menampilkan halaman error. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail tentang apa itu file htaccess, fungsi hingga cara membuatnya di cPanel hosting. Apa itu file htaccess? htaccess adalah file teks sederhana dalam format ASCII yang digunakan untuk konfigurasi permalink [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":354,"featured_media":47285,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[386,2221,1883],"class_list":{"0":"post-47183","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-artikel-tutorial","8":"tag-htaccess","9":"tag-file-htaccess","10":"tag-htaccess-2"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/354"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47183"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47183\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47285"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}