{"id":44630,"date":"2024-01-05T08:51:57","date_gmt":"2024-01-05T01:51:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=44630"},"modified":"2024-01-05T08:52:36","modified_gmt":"2024-01-05T01:52:36","slug":"cara-install-laravel-di-ubuntu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-laravel-di-ubuntu\/","title":{"rendered":"Cara Install Laravel di Ubuntu 22.04"},"content":{"rendered":"\n<p>Laravel adalah salah satu <em>framework <\/em>yang saat ini banyak digunakan oleh <em>developer <\/em>untuk mengembangkan aplikasi berbasi web maupun API. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas tentang apa itu Laravel, termasuk juga cara install Laravel di Ubuntu atau LAMP pada layanan <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/vps-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"vps murah\"><strong>VPS<\/strong><\/a>. <\/p>\n\n\n\n\n\n<p>Namun sebelum kami bahas cara install Laravel di Ubuntu, kami akan mengulas terlebih dahulu tentang apa itu Laravel dan kelebihannya. Simak informasi berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Laravel?<\/h2>\n\n\n\n<p>Laravel adalah <em>framework <\/em>berbasis PHP yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi web dan API<strong>.<\/strong> <em>Framework <\/em>ini menawarkan banyak fitur yang memudahkan pengembang untuk membangun aplikasi yang aman, skalabilitas, dan mudah dalam proses <em>maintenance<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Framework <\/em>Laravel pertama kali dirilis pada tahun 2011 oleh Taylor Otwell<strong>.<\/strong> Laravel berkembang pesat sejak saat itu dan menjadi salah satu <em>framework <\/em>PHP paling populer di dunia. <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu alasan Laravel berkembang pesat karena Laravel adalah pilihan yang tepat untuk pengembang yang ingin membangun aplikasi web dan API yang berkualitas. Laravel menawarkan banyak fitur yang memudahkan pengembang untuk membangun aplikasi maupun API. <\/p>\n\n\n\n<p>Informasi lebih detail terkait <em>framework <\/em>Laravel dapat anda pelajari di <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/laravel-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">link ini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan Laravel<\/h2>\n\n\n\n<p>Sesuai informasi diatas, Laravel banyak digunakan karena memiliki beberapa keunggulan daripada <em>framework <\/em>lain yang ada. Berikut beberapa keunggulan dari <em>framework <\/em>Laravel.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Mudah Dipelajari dan Digunakan<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Framework <\/em>Laravel memiliki <em>script <\/em>yang cukup jelas dan terstruktur. Sehingga <em>framework<\/em> Laravel lebih mudah untuk dipelajari. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Laravel memiliki dokumentasi yang cukup banyak ditemukan di internet. Hal tersebut tentunya dapat memudahkan anda dalam pembuatan aplikasi dengan <em>framework <\/em>Laravel.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Efisiensi dan Produktivitas<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Framework <\/em>Laravel menyediakan beberapa fitur <em>default <\/em>yang umumnya banyak digunakan, seperti <em>authentication<\/em>, form validasi, <em>routing, <\/em>termasuk juga untuk manajemen database. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya fitur tersebut akan mempermudah developer dalam pembuatan aplikasi dengan Laravel.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Keamanan dan Skalabilitas<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Framework <\/em>Laravel juga dapat digunakan untuk aplikasi berskala besar. Laravel termasuk <em>framework <\/em>yang cukup fleksibel dan dapat memenuhi kebutuhan yang kompleks untuk aplikasi skala besar. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Laravel juga memiliki sistem keamanan bawaan yang cukup baik untuk melindung aplikasi Anda dari serangan seperti <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/xss-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">XSS<\/a>, dan SQL injection. Laravel juga menyediakan fitur <em>cache <\/em>yang dapat membantu meningkatkan performa aplikasi dan dapat membantu dalam menangani beban traffik yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>System Requirement<\/em> Laravel di Ubuntu<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui tentang apa itu Laravel, saatnya anda memulai untuk melakukan install Laravel. Sebelumnya, kami telah membahas tentang <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-laravel-di-localhost-xampp-windows\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">cara install Laravel di Localhost<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, Kami akan melakukan install Laravel di Ubuntu 22.04 pada layanan VPS KVM. Sebelum memulai installasi, pastikan server yang akan digunakan memenuhi minimum <em>requirement <\/em>berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Sistem Operasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Ubuntu 22.04 (LTS) atau versi yang lebih baru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Web Server<\/h3>\n\n\n\n<p>Apache2 atau Nginx (salah satu).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">PHP<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Versi PHP 7.3.0 atau yang lebih baru (disarankan PHP 8.0 atau yang lebih tinggi).<\/li>\n\n\n\n<li>Ekstensi PHP yang diwajibkan:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>OpenSSL<\/li>\n\n\n\n<li>PDO<\/li>\n\n\n\n<li>Mbstring<\/li>\n\n\n\n<li>Tokenizer<\/li>\n\n\n\n<li>XML<\/li>\n\n\n\n<li>Ctype<\/li>\n\n\n\n<li>JSON<\/li>\n\n\n\n<li>BCMath<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Database<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>MySQL 5.7 atau yang lebih baru<\/li>\n\n\n\n<li>PostgreSQL 9.6 atau yang lebih baru<\/li>\n\n\n\n<li>SQLite 3.8.8 atau yang lebih baru<\/li>\n\n\n\n<li>SQL Server 2017 atau yang lebih baru<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Composer<\/h3>\n\n\n\n<p>Composer versi 2.1.9 atau yang lebih baru untuk mengelola dependensi Laravel.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Git (opsional)<\/h3>\n\n\n\n<p>Git untuk mengambil salinan kode Laravel dari repositori GitHub.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Memory<\/h3>\n\n\n\n<p>Minimal 512 MB RAM, disarankan 1 GB atau lebih untuk performa yang optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui, <em>requirement <\/em>diatas adalah minimum requirement dengan aplikasi Laravel standard. Apabila aplikasi Anda cukup kompleks, tentunya akan memerlukan spesifikasi yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Install Laravel di Ubuntu<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah <em>requirement <\/em>terpenuhi, maka tiba saatnya untuk melakukan install Laravel di Ubuntu pada layanan VPS KVM. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini, installasi dilakukan pada server dengan menggunakan tipe webserver apache2. Berikut langkah untuk installasinya.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Langkah pertama untuk install Laravel adalah dengan melakukan installasi LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP) terlebih dahulu pada server yang digunakan. Untuk installasi LAMP anda dapat mengikuti panduan <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/apa-itu-apache-adalah\/#Install_Apache_di_Ubuntu_Debian\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">berikut<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah installasi LAMP berhasil, langkah selanjutnya adalah melakukan installasi <em>requirement <\/em>lain yaitu composer. Untuk melakukan install composer, anda dapat menggunakan perintah berikut:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>curl -sS https:\/\/getcomposer.org\/installer | sudo php -- --install-dir=\/usr\/local\/bin --filename=composer<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Kemudian tunggu sampai prosesnya selesai. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"130\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install-1024x130.png\" alt=\"install composer\" class=\"wp-image-44631\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install-1024x130.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install-300x38.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install-768x98.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install-370x47.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install-270x34.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install-570x72.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install-740x94.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-install.png 1039w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Untuk memastikan <em>composer <\/em>telah terinstall, silahkan menjalankan perintah berikut:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>composer<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-success.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"788\" height=\"178\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-success.png\" alt=\"composer sukses\" class=\"wp-image-44632\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-success.png 788w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-success-300x68.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-success-768x173.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-success-370x84.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-success-270x61.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-success-570x129.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/composer-success-740x167.png 740w\" sizes=\"auto, (max-width: 788px) 100vw, 788px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Apabila tampilan sesuai gambar diatas, maka proses installasi composer sudah berhasil.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li>Setelah composer selasi di install, silahkan anda melakukan konfigurasi <em>vhosts <\/em>terlebih dahulu untuk domain yang akan digunakan. Untuk konfigurasi <em>vhosts <\/em>anda dapat mengikuti panduan <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/virtual-host-adalah\/#Setting_virtual_host_apache_ubuntu\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">berikut<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li>Kemudian masuk ke root directory domain sesuai dengan konfigurasi vhosts yang dilakukan sebelumnya untuk memulai install Laravel. Untuk masuk ke folder bisa dilakukan dengan perintah: <strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-gridlove-highlight-acc-color\">&#8220;cd nama folder&#8221;.<\/mark><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cd-command.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"383\" height=\"21\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cd-command.png\" alt=\"open folder\" class=\"wp-image-44633\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cd-command.png 383w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cd-command-300x16.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cd-command-370x20.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cd-command-270x15.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 383px) 100vw, 383px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"6\">\n<li>Setelah itu anda dapat memulai installasinya dengan menggunakan perintah:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>composer global require laravel\/installer<\/code><\/pre>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"7\">\n<li>Setelah proses tersebut selesai, silahkan menjalankan perintah:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>composer create-project laravel\/laravel nama-project<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"446\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install-1024x446.png\" alt=\"cara install laravel di ubuntu 22.04\" class=\"wp-image-44634\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install-1024x446.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install-300x131.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install-768x335.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install-370x161.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install-270x118.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install-570x248.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install-740x322.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-install.png 1079w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Tunggu sampai proses installasi selesai, dan Laravel sudah berhasil terinstall. Untuk memastikannya, silahkan akses nama domain Anda. Apabila muncul halaman Laravel default, maka installasi sudah berhasil dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"491\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success-1024x491.png\" alt=\"laravel sukses\" class=\"wp-image-44635\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success-1024x491.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success-300x144.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success-768x368.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success-370x177.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success-270x129.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success-570x273.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success-740x355.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/laravel-success.png 1350w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Demikian panduan kami tentang <span style=\"text-decoration: underline;\">cara install Laravel di Ubuntu 22.04<\/span> dengan webserver apache. Semoga dapat menambah informasi dalam pengelolaan dan installasi aplikasi di sisi server anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laravel adalah salah satu framework yang saat ini banyak digunakan oleh developer untuk mengembangkan aplikasi berbasi web maupun API. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas tentang apa itu Laravel, termasuk juga cara install Laravel di Ubuntu atau LAMP pada layanan VPS. Namun sebelum kami bahas cara install Laravel di Ubuntu, kami akan mengulas terlebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":322,"featured_media":44641,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[177],"tags":[796,703,321],"class_list":{"0":"post-44630","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-vps","8":"tag-laravel","9":"tag-ubuntu","10":"tag-vps"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-Cara-Install-Laravel-di-Ubuntu-22.04.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-bBQ","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/322"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44630"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44630\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}