{"id":4364,"date":"2020-07-13T02:08:00","date_gmt":"2020-07-12T19:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=4364"},"modified":"2025-05-23T11:08:09","modified_gmt":"2025-05-23T04:08:09","slug":"cara-install-wordpress-xampp-localhost","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-wordpress-xampp-localhost\/","title":{"rendered":"Cara Install WordPress di XAMPP Localhost"},"content":{"rendered":"\n<p>Pada artikel kali ini, Rumahweb akan berbagi cara install WordPress di localhost menggunakan aplikasi XAMPP. Artikel ini kami buat, karena banyak sekali request kepada support Rumahweb untuk cara membuat WordPress di localhost.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n\n\n<p>Sebelum melakukan instalasi WordPress di localhost, ada beberapa tools yang harus Anda siapkan terlebih dahulu seperti aplikasi xampp dan file core WordPressnya. Berikut informasi selengkapnya untuk melakukan install WordPress di localhost.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mempersiapkan localhost<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum kita melangkah lebih jauh tentang cara install WordPress, kami akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan jika melakukan instalasi WordPress melalui localhost. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kenapa melakukan instalasi WordPress di localhost lebih dulu? <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa alasan kenapa lebih baik kita melakukan install WordPress di localhost daripada langsung di <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/hosting-adalah\/\" title=\"hosting adalah\">hosting<\/a>. Alasan pertama adalah Gratis. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun untuk membuat website di localhost. Cukup install Web Server di localhost, Anda sudah bisa membuat website offline sendiri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Alasan kedua adalah tanpa koneksi internet. Anda tidak membutuhkan koneksi internet untuk membuat website di localhost. Dengan aplikasi xampp atau sejenisnya, Anda bisa mengaktifkan web service seperti apache sehingga Anda bisa mengakses <em><a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/browser-adalah\/\" title=\"browser adalah\">browser<\/a> <\/em>localhost secara mudah dan tanpa koneksi internet.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan pembuatan website dengan localhost<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selain kelebihan, pembuatan website di localhost juga memiliki kekurangan. Yakni website Anda tidak bisa diakses oleh banyak orang, dan kedua adalah website Anda tidak secure karena tidak bisa diakses melalui link HTTPS.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah memahami kelebihan dan kekurangan pembuatan pada localhost, selanjutnya kita bisa langsung memulai mempersiapkan komputer kita agar bisa digunakan. Anda perlu menyiapkan dua hal terlebih dahulu. Yaitu melakukan instalasi Xampp dan mengunduh aplikasi CMS WordPress. Berikut informasi selengkapnya :<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Cara install XAMPP<\/h3>\n\n\n\n<p>Anda bisa mengunduh aplikasi XAMPP melalui website <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-gridlove-acc-color\">apachefriends.org<\/mark>. Setelah Anda download, silahkan lakukan instalasi terlebih dahulu dengan panduan install xampp berikut ini : <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/install-xampp-di-windows\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">install xampp di windows<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah aktif, langkah selanjutnya Anda bisa mengaktifkan service apache dan mysql melalui fitur xampp control panel seperti gambar berikut :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"670\" height=\"436\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-23175\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image.jpeg 670w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-300x195.jpeg 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-370x241.jpeg 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-270x176.jpeg 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/image-570x371.jpeg 570w\" sizes=\"auto, (max-width: 670px) 100vw, 670px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain xampp, ada beberapa aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk pembuatan website di komputer local seperti Laragon, WAMP, LAMP dan Winginx.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Download File WordPress<\/h3>\n\n\n\n<p>Anda bisa mendownload file WordPress melalui URL wordpress.org\/download\/. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara install WordPress di localhost<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah XAMPP terinstall, langkah selanjutnya Anda bisa mengaktifkan service database dan apache agar localhost bisa berjalan. Setelah itu Anda bisa ikuti panduan berikut :<\/p>\n\n\n\n<p>1. Siapkan file WordPress terbaru yang dapat di download langsung di\u00a0<a href=\"http:\/\/wordpress.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WordPress.org<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Buka folder XAMPP di komputer Anda. Kemudian&nbsp;buka folder <strong>htdocs<\/strong>. Copy-kan file WordPress ke dalam folder ini. Lebih mudahnya, silahkan buka Windows Explorer, lalu ketikkan&nbsp;<strong>C:\\xampp\\htdocs <\/strong>pada bagian <em>folder address<\/em> seperti terlihat pada gambar di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/1-alamat-windows-explorer-300x116.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"116\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/1-alamat-windows-explorer-300x116.jpg\" alt=\"1-alamat-windows-explorer-300x116\" class=\"wp-image-4370\"\/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>*) NB:<\/strong><br \/>Folder&nbsp;<strong>htdocs&nbsp;<\/strong>merupakan folder yang dipakai untuk menaruh file-file yang bisa dibuka di browser. Jika kita menaruh selain di folder ini, maka browser tidak akan bisa membukanya.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Apabila file masih dalam bentuk compress, silahkan&nbsp;ekstrak terlebih dahulu. Default folder hasil ekstrak bernama <strong>\u2018wordpress\u2019. <\/strong>Anda bisa merubah nama WordPress menggunakan nama lain dan pada panduan ini kami contohkan dengan&nbsp;menggantinya dengan nama&nbsp;<strong>\u2018blogku\u2019<\/strong>. Bila&nbsp;diakses, hasilnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/7-lokasi-folder-htdocs.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"776\" height=\"632\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/7-lokasi-folder-htdocs.jpg\" alt=\"7-lokasi-folder-htdocs\" class=\"wp-image-4371\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/7-lokasi-folder-htdocs.jpg 776w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/7-lokasi-folder-htdocs-300x244.jpg 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/7-lokasi-folder-htdocs-768x625.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 776px) 100vw, 776px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>4. Membuat database di PhpMyAdmin<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"840\" height=\"276\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp-1.png\" alt=\"membuat database di localhost\" class=\"wp-image-10448\" style=\"width:650px;height:213px\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp-1.png 840w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp-1-300x99.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp-1-768x252.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>5. Sekarang bukalah browser Anda&nbsp;untuk membuka situs WordPress offline ini, nantinya kita bisa mengaksesnya dengan alamat http:\/\/localhost\/namafolder. Jika milik Anda tetap memakai folder default, maka alamatnya menjadi&nbsp; <strong>http:\/\/localhost\/wordpress. <\/strong>Pada contoh ini Kami merubahnya menjadi&nbsp; <strong>blogku.&nbsp;<\/strong>Selantjutnya silahkan&nbsp;Ketikkan di address bar alamat website dilocalhost ( <strong>http:\/\/localhost\/blogku<\/strong> ). Lalu pilih bahasa dan klik &#8216;Continue&#8217;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"718\" height=\"636\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp2.png\" alt=\"memilih bahasa di wordpress\" class=\"wp-image-10449\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp2.png 718w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp2-300x266.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 718px) 100vw, 718px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong><br \/><\/strong>6. Klik&nbsp;<strong>Let\u2019s Go.<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"902\" height=\"633\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp3.png\" alt=\"mempersiapkan database sebelum melakukan instalasi\" class=\"wp-image-10450\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp3.png 902w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp3-300x211.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp3-768x539.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 902px) 100vw, 902px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>7. Isikan nama <strong>database<\/strong>, <strong>user name<\/strong>, dan <strong>password<\/strong> yang sudah Anda buat sebelumnya. Jika belum, Anda bisa membacanya pada tutorial <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/membuat-database-di-xampp.htm\">cara membuat database menggunakan XAMPP<\/a>. Pada bagian&nbsp;<strong>Database Host&nbsp;<\/strong>isikan dengan&nbsp;<strong>localhost<\/strong>. Klik&nbsp;<strong>Submit.<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"961\" height=\"636\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp4.png\" alt=\"mengisi informasi database \" class=\"wp-image-10451\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp4.png 961w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp4-300x199.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp4-768x508.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 961px) 100vw, 961px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>8. Klik&nbsp;<strong>Run the Install.<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1085\" height=\"347\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp6.png\" alt=\"run installation wordpress\" class=\"wp-image-10452\" style=\"width:650px;height:207px\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp6.png 1085w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp6-300x96.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp6-768x246.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp6-1024x327.png 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 1085px) 100vw, 1085px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>9. Isikan data-data yang dibutuhkan untuk admin dan nama website. Setelah itu<\/p>\n\n\n\n<p>10. klik&nbsp;install WordPress<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp7.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"744\" height=\"623\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp7.png\" alt=\"mengisi informasi data website di localhost\" class=\"wp-image-10453\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp7.png 744w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp7-300x251.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 744px) 100vw, 744px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>11. Selamat! WordPress offline Anda sudah jadi. Silahkan&nbsp;<strong>Login.<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp8.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"799\" height=\"521\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp8.png\" alt=\"instalasi wordpress di localhost telah sukses\" class=\"wp-image-10454\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp8.png 799w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp8-300x196.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp8-768x501.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 799px) 100vw, 799px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>12. Masukkan username dan password yang telah Anda buat pada <strong>langkah no.9&nbsp;<\/strong>untuk login ke <strong>Dashboard.<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp9.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"638\" height=\"608\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp9.png\" alt=\"tampilan login wordpress - Cara Install WordPress di Localhost\" class=\"wp-image-10455\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp9.png 638w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/wp9-300x286.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 638px) 100vw, 638px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Cara lain bisa langsung mengetikkan alamat di browser&nbsp;<mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-gridlove-acc-color\">http:\/\/localhost\/blogku\/wp-admin<\/mark><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Kelola WordPress<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut akan kami jelaskan beberapa poin untuk mengelola WordPress di localhost. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Cara login WordPress<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah berhasil install WordPress di localhost, kita akan belajar cara mengelolanya. Langkah pertama, silahkan akses ke link <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-gridlove-acc-color\">http:\/\/localhost\/blogku\/wp-admin<\/mark>.<\/p>\n\n\n\n<p>Silahkan isi username dan passwordnya sesuai dengan user dan password yang Anda masukkan pada saat instalasi. Jika berhasil, Anda akan melihat tampilannya sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/image-30.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"822\" height=\"481\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/image-30.jpeg\" alt=\"cara login wordpress di localhost\" class=\"wp-image-24772\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/image-30.jpeg 822w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/image-30-300x176.jpeg 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/image-30-768x449.jpeg 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/image-30-370x217.jpeg 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/image-30-270x158.jpeg 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/image-30-570x334.jpeg 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/image-30-740x433.jpeg 740w\" sizes=\"auto, (max-width: 822px) 100vw, 822px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Install Plugins<\/h3>\n\n\n\n<p>Install plugin di WordPress bisa anda lakukan melalui menu <strong>Plugins &gt; Add new<\/strong> &gt; lalu cari plugin yang Anda butuhkan di kolom pencarian. Setelah ketemu pluginnya, silahkan klik tombol \u2018Install\u2019 dan tunggu hingga selesai. Selanjutnya klik tombol \u2018Activate\u2019 untuk mengaktifkan pluginnya. Mudah bukan?<\/p>\n\n\n\n<p>Pelajari selengkapnya tentang cara install plugin melalui link berikut: <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-plugin-wordpress\/\" title=\"cara install plugin wordpress\">Install plugin WordPress<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Install Theme<\/h3>\n\n\n\n<p>Ada setidaknya 3 cara install theme WordPress di localhost. Pertama, Anda bisa install secara manual dengan cara mengupload theme langsung di htdocs. Yang kedua, install langsung dari dashboard melalui menu <strong>Appearance &gt; Themes &gt; Add new<\/strong>. Dan yang terakhir adalah dari dashboard juga, namun prosesnya melalui upload file. Caranya, klik menu <strong>Appearance &gt; Themes &gt; Add new &gt; Uploads<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelajari selengkapnya tentang cara install theme di WordPress melalui link berikut : <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-theme-wordpress\/\" title=\"cara install theme wordpress\">Cara install Theme WordPress<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Video tutorial cara install WordPress di XAMPP<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Cara Install WordPress di XAMPP\" width=\"770\" height=\"433\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/6EkTq9dbbEs?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Upload WordPress ke Hosting<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah pembuatan website WordPress di localhost Anda telah selesai, langkah selanjutnya Anda bisa menguploadnya ke hosting, agar website bisa diakses secara global. Sebelum melakukan upload, pastikan Anda telah memesan layanan domain dan hosting di Rumahweb.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Informasi pemesanan domain dan hosting bisa Anda lihat pada halaman berikut: <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/promosi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"promo domain dan hosting murah\">Pesan domain dan hosting murah<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah domain dan hosting Anda telah aktif, Anda bisa mengupload websitenya melalui cPanel. Panduan upload secara detail bisa Anda baca melalui artikel berikut : <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-upload-wordpress-dari-localhost-ke-hosting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"cara upload wordpress ke hosting\">Cara upload WordPress ke hosting<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah langkah-langkah menginstal WordPress offline di localhost menggunakan XAMPP, semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel kali ini, Rumahweb akan berbagi cara install WordPress di localhost menggunakan aplikasi XAMPP. Artikel ini kami buat, karena banyak sekali request kepada support Rumahweb untuk cara membuat WordPress di localhost.&nbsp; Sebelum melakukan instalasi WordPress di localhost, ada beberapa tools yang harus Anda siapkan terlebih dahulu seperti aplikasi xampp dan file core WordPressnya. Berikut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":319,"featured_media":10465,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,463],"tags":[224,761,14,760],"class_list":{"0":"post-4364","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-artikel-tutorial","8":"category-wordpress","9":"tag-install-wordpress","10":"tag-localhost","11":"tag-wordpress","12":"tag-xampp"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/319"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4364"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4364\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10465"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}