{"id":39604,"date":"2023-06-09T08:26:00","date_gmt":"2023-06-09T01:26:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=39604"},"modified":"2024-12-12T14:39:20","modified_gmt":"2024-12-12T07:39:20","slug":"perintah-dasar-linux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/perintah-dasar-linux\/","title":{"rendered":"45+ Perintah Dasar Linux Yang Harus Anda Pahami"},"content":{"rendered":"\n<p>Setelah sebelumnya kami membahas tentang apa itu <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/apa-itu-distro-linux\/\" title=\"\">distro linux<\/a>, dalam artikel ini kami akan berbagi 45 perintah dasar linux yang bisa Anda pelajari.<\/p>\n\n\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Ada banyak pilihan sistem operasi yang bisa Anda gunakan di <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/server-adalah\/\" title=\"server adalah\">server<\/a>. Dari beragam sistem operasi yang ada saat ini, Linux menjadi salah satu sistem operasi terfavorit yang digunakan oleh sekitar 48% server di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Meskipun bisa digunakan sebagai sistem operasi desktop seperti halnya Windows dan MacOS, pangsa pasar terbesar Linux saat ini ada pada lingkungan server, mobile devices dan IoT.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Dibandingkan dengan Windows atau MacOS, Linux memiliki desain sistem yang lebih ringkas dan efisien. Oleh karena itu, Linux sangat ideal untuk digunakan sebagai sistem untuk menjalankan sebuah server website yang menuntut performa tinggi dan stabil.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengenal Linux<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Linux adalah sebuah sistem operasi free dan open source, yang dikembangkan berdasarkan desain mirip Unix (Unix-like). Oleh karena itu, Linux memiliki karakteristik-karakteristik yang mirip dengan Unix yaitu ringan, relatif lebih aman, stabil dan portabel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Berbeda dengan Windows atau Mac, Linux bisa dijalankan tanpa menggunakan antarmuka grafis atau desktop, sehingga tidak memerlukan resource yang terlalu tinggi. Oleh karenanya, Linux banyak digunakan pada perangkat server maupun IoT karena performanya yang efisien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Untuk mengoperasikan Linux pada server, Anda bisa menggunakan antarmuka teks atau TUI (Text-based User Interface), dengan menjalankan beberapa perintah tertentu. Pada artikel journal kali ini, kami ingin memperkenalkan beberapa perintah dasar Linux yang harus Anda pahami supaya bisa mengoperasikan server Linux Anda dengan optimal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Daftar Perintah Dasar Linux<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Ada banyak perintah-perintah yang bisa dijalankan untuk mengoperasikan sistem operasi Linux. Dari sekian banyak perintah-perintah dalam Linux, kami merangkum sekitar 40 perintah dasar yang berguna untuk Anda pahami apabila ingin menggunakan server <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/vps-murah\/\" title=\"vps linux murah\">VPS Linux<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut daftar perintah-perintah dasar Linux yang harus Anda pahami:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. ls<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melihat isi dari sebuah direktori atau folder. Ketik ls untuk melihat isi dari sebuah folder, dan ls -al untuk melihat isi dari sebuah folder beserta file tersembunyi (hidden) di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. sudo<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk menjalankan perintah yang memerlukan hak akses administrator bagi user non-root.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. pwd<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melihat lokasi folder di mana Anda berada saat ini. Sebagai contoh, ketika Anda sedang berada di folder home, kemudian mengetik perintah pwd, maka akan keluar output \/home\/user<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. cd<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk berpindah ke suatu lokasi tertentu. Contoh, Anda ingin berpindah ke \/home\/user\/public_html, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<br \/>cd \/home\/user\/public_html<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. cp<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk menyalin (meng-copy) file dari satu lokasi ke lokasi lain. Sebagai contoh, Anda ingin menyalin file1.php dari \/home\/user\/public_html\/ ke \/home\/user\/public_html\/subdomain, maka perintahnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>cp \/home\/user\/public_html\/file1.php \/home\/user\/public_html\/subdomain<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. cp -rf<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk menyalin folder beserta keseluruhan isinya dari satu lokasi ke lokasi lain. Contoh: Anda ingin menyalin folder1 dari \/home\/user\/public_html ke \/home\/user\/public_html\/subdomain, maka perintahnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>cp -rf \/home\/user\/public_html\/folder1 \/home\/user\/public_html\/subdomain<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. mv<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk memindahkan sebuah file atau folder dari satu lokasi ke lokasi lain. Contoh, Anda ingin memindahkan file1.php dari \/home\/user\/public_html ke \/home\/user\/public_html\/subdomain, maka perintahnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>mv \/home\/user\/public_html\/file1.php \/home\/user\/public_html\/subdomain<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Selain itu, mv juga bisa digunakan untuk merename sebuah file atau folder. Contoh, Anda ingin merename file1.php menjadi file2.php, maka perintahnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>mv file1.php file2.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. rm<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk menghapus sebuah file. Perintah ini akan menghapus file secara permanen, sehingga Anda harus memastikan nama file yang dihapus tidak keliru. Contoh, Anda ingin menghapus file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>rm file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. rm -rf<\/h3>\n\n\n\n<p>Adalah perintah untuk menghapus sebuah folder beserta keseluruhan isinya. Perintah ini akan menghapus folder secara permanen, sehingga Anda harus memastikan nama folder yang dihapus tidak keliru. Contoh, Anda ingin menghapus folder1 beserta isinya, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>rm -rf folder1<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. find<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mencari sebuah file atau folder di lokasi tertentu. Contoh, Anda ingin mencari file1.php di dalam \/home\/user, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>find \/home\/user -name file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">11. grep<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Grep <em>command <\/em>dalah perintah untuk mencari sebuah string atau teks tertentu di dalam sebuah file, atau ingin mencari file yang mengandung teks tertentu.<br \/><strong>Contoh 1<\/strong>: Anda ingin mencari file yang mengandung kata &#8220;apel&#8221; di dalam \/home\/user, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>grep \"apel\" -r \/home\/user<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 2<\/strong>: Anda ingin baris yang mengandung kata &#8220;apel&#8221; di dalam file1.php, maka perintahnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>grep \"apel\" file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>BACA JUGA<\/strong>: <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/grep-command-linux\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Cara Menggunakan Grep Command Pada OS Linux<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">12. cat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melihat keseluruhan isi dari sebuah file. Sebagai contoh, Anda ingin melihat isi dari file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>cat file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">13. tail<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melihat sebagian baris paling akhir dari sebuah file. Contoh, Anda ingin melihat 5 baris terakhir dari isi file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>tail -n 5 file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">14. head<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melihat sebagian baris paling awal dari sebuah file. Contoh, Anda ingin melihat 5 baris paling awal dari isi file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>head -n file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">15. touch<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk membuat sebuah file baru. Sebagai contoh, Anda ingin membuat sebuah file baru bernama file2.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>touch file2.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">16. mkdir<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk membuat sebuah folder. Sebagai contoh, Anda ingin membuat sebuah folder dengan nama folder1, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>mkdir folder1<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">17. df<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melihat informasi partisi storage yang aktif di dalam sistem Anda. Output yang muncul dari perintah df terdiri dari Filesystem, Size, Used, Avail, Use% dan Mounted on.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk partisi utama sistem Linux Anda akan terbaca sebagai \/ di bagian Mounted on.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">18. du -h<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melihat ukuran dari sebuah file atau folder dalam satuan KB, MB, dan GB. Contoh: Anda ingin melihat ukuran dari folder \/home\/user, maka perintahnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>du -h \/home\/user<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">19. chmod<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengubah permission file atau folder.<br \/><strong>Contoh 1<\/strong>, Anda ingin mengubah permission file1.php menjadi 644, maka perintahnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>chmod 0644 file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\"><strong>Contoh 2<\/strong>, Anda ingin mengubah permission folder1 menjadi 755, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>chmod -Rf 0755 folder1<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong>: <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/chmod-adalah\/\">CHMOD: Pengertian, Fungsi hingga Perintahnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">20. chown<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengubah owner file atau folder. Contoh, Anda ingin mengubah file owner folder1 menjadi www-data, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>chown -Rf www-data:www-data folder1<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>BACA JUGA<\/strong> : <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/chown-adalah\/\">Apa itu CHOWN? Pengertian, Fungsi dan perintahnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">21. echo<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk menambahkan teks ke dalam sebuah file. Contoh, Anda ingin menambahkan teks &#8220;apel dan nanas&#8221; ke dalam file1.php, maka perintahnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>echo apel dan nanas &gt;&gt; file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">22. ln<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk membuat symbolic link (shortcut) dari satu file atau folder ke file di lokasi berbeda sebagai shortcut. Untuk membuat symbolic link, perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>ln -s \/lokasi_asal\/fileasli \/lokasi_tujuan\/shortcut<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Contoh: Anda ingin membuat symbolic link \/home\/user\/public_html\/file2.php yang dihubungkan ke file asli \/home\/user\/public_html\/file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>ln -s \/home\/user\/public_html\/file1.php \/home\/user\/public_html\/file2.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">23. wget<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengunduh sebuah file dari URL tertentu. Contoh, Anda ingin mengunduh file installer terbaru WordPress, maka perintahnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>wget URL\/namafile<br \/>wget https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">24. curl<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengecek konektivitas sebuah URL. Sebagai contoh, Anda ingin mengecek file1.php yang sudah diupload ke public_html namadomain.com, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>curl namadomain.com\/file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">25. ping<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengecek status koneksi dari sebuah server. Contoh, Anda ingin mengecek status koneksi namadomain.com, maka perintahnya sebagai berikut:<br \/>ping namadomain.com<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Apabila namadomain.com dalam kondisi online, akan muncul respons dengan output time=xxx ms<br \/>Apabila namadomain.com dalam status offline, akan muncul respons dengan tulisan request timed out, atau destination host unreachable.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">26. dig<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengecek informasi IP Address dari sebuah domain. Contoh, Anda ingin mengecek informasi IP Address dari namadomain.com, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>dig namadomain.com<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">27. whois<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengecek informasi whois sebuah domain. Contoh, Anda ingin mengecek informasi namadomain.com, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>whois namadomain.com<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">28. traceroute<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melacak rute jaringan untuk mengakses domain atau IP address tertentu. Perintah ini biasanya digunakan untuk melacak lokasi jalur yang bermasalah ketika ada kendala mengakses atau menghubungi server tertentu.<br \/>Untuk menjalankan traceroute, perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>traceroute IP-Address<br \/>traceroute namadomain.com<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">29. tar<\/h3>\n\n\n\n<p>Adalah perintah untuk mengekstraks atau mengompres file arsip berformat tar.gz atau tar.bz2. Contoh, Anda ingin mengekstraks file1.tar.gz atau file1.tar.bz2, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>tar -xvf file1.tar.gz<br \/>tar -xvf file1.tar.bz2<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">30. unzip<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengektraks file arsip berfomat .zip. Contoh, Anda ingin mengektraks file1.zip, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>unzip file1.zip<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">31. nano<\/h3>\n\n\n\n<p>Adalah perintah untuk mengedit teks menggunakan nano editor. Contoh, Anda ingin mengedit file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>nano file1.php<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Untuk menyimpan perubahan yang sudah dibuat, tekan tombol Ctrl+X bersamaan, ketik Y, tekan Enter.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">32. apt<\/h3>\n\n\n\n<p>Adalah perintah untuk menginstal, menghapus dan mengupdate paket pada Linux Ubuntu dan Debian. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 1<\/strong>, untuk mengupdate database sofware dan mengupdate sistem, perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>apt update\napt dist-upgrade<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 2<\/strong>, untuk menginstal paket, perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>apt install namapaket\napt install apache2 (menginstal paket apache2)<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 3<\/strong>, untuk menghapus paket, perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>apt remove namapaket\napt remove apache2 (menghapus paket apache2)<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">33. dnf<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk menginstal, menghapus dan mengupdate paket pada AlmaLinux, Rocky Linux, dan RHEL.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 1<\/strong>, untuk mengupdate sistem, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>dnf update<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 2<\/strong>, untuk menginstal paket, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>dnf install namapaket\ndnf install httpd (menginstal paket apache)<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 3<\/strong>, untuk menghapus paket, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>dnf remove namapaket\ndnf remove httpd (menghapus paket apache)<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">34. zypper<\/h3>\n\n\n\n<p>Adalah perintah untuk menginstal, menghapus dan mengupdate sistem pada Linux OpenSUSE.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 1<\/strong>: untuk mengupdate sistem, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>zypper refresh\nzypper dup<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 2<\/strong>: untuk menginstal paket, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>zypper install namapaket\nzypper install httpd (menginstal paket apache)<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 3<\/strong>: untuk menghapus paket, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>zypper remove namapaket\nzypper remove httpd (menghapus paket apache)<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">35. systemctl<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah yang umumnya digunakan untuk menjalankan, menghentikan dan merestart suatu service yang berada di dalam sebuah server. Format perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>systemctl start\/stop\/restart nama-service<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 1<\/strong>, untuk menjalankan service Apache, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>systemctl start httpd<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 2<\/strong>, untuk menghentikan service Apache, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>systemctl stop httpd<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 3<\/strong>, untuk merestart service Apache, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>systemctl restart httpd<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">36. ps -ax<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melihat semua proses yang sedang berjalan di server. Fungsinya mirip dengan task manager pada Windows. Output yang tampil setelah menjalankan ps -ax terdiri dari PID, TTY, STAT, TIME dan COMMAND.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">37. kill<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk menghentikan secara paksa sebuah proses yang berjalan di server. Perintah untuk menghentikan proses dengan kill adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>kill -9 PID<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">38. reboot<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk merestart sistem secara keseluruhan. Proses ini biasanya dijalankan ketika sebelumnya melakukan perubahan tertentu yang memerlukan proses restart.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Apabila dalam server Anda berjalan service MySQL, sebelum menjalankan perintah reboot, sebaiknya service mysql dihentikan dengan dulu dengan perintah:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>systemctl stop mysql<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">39. iptables<\/h3>\n\n\n\n<p>Adalah perintah untuk melakukan pengaturan firewall di Linux, seperti membuka dan menutup port.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 1<\/strong>, untuk membuka port 443, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>iptables -I INPUT -p tcp -m tcp --dport 443 -j ACCEPT<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p><strong>Contoh 2<\/strong>, untuk menutup port 443, jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>iptables -I INPUT -p tcp -m tcp --dport 443 -j REJECT<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">40. free -m<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengetahui status penggunaan memory (RAM) yang berjalan saat ini (dalam ukuran MB). Setelah menjalankan perintah free -m akan muncul beberapa output, yaitu: total (ukuran RAM yang Anda miliki), used (jumlah RAM yang sedang terpakai) dan available (jumlah RAM yang belum terpakai).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">41. hostname<\/h3>\n\n\n\n<p>Adalah perintah untuk mengetahui hostname server yang Anda miliki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">42. history<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk menampilkan daftar perintah-perintah yang pernah Anda jalankan sebelumnya. Perintah ini berguna apabila sebelumnya Anda pernah menjalankan perintah yang cukup panjang dan susah untuk diingat, atau supaya Anda tidak perlu mengetiknya dua kali.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">43. screen<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah yang memungkinkan Anda untuk menjalankan sebuah perintah yang berjalan di belakang (background). Perintah ini berguna ketika Anda sedang menjalankan proses yang memerlukan waktu lama, sehingga tidak perlu Anda pantau secara standby. Perintah yang dijalankan melalui screen akan tetap berjalan, meskipun komputer yang Anda gunakan untuk koneksi SSH dimatikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Screen tidak terinstal secara default baik di Ubuntu maupun AlmaLinux. Anda harus menginstalnya terlebih dahulu melalui perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>apt install screen (pada Ubuntu\/Debian)\ndnf install screen (pada AlmaLinux)<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">44. scp<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk mengupload atau mentransfer file dari satu server ke server lain yang menjalankan Linux. Sebagai contoh, Anda ingin mentransfer file1.tar.gz ke server lain yang menggunakan Linux ke dalam folder \/home, maka perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>scp -P port file user@IP-address:\/lokasi\nscp -P 22 file1.tar.gz root@xxx.xxx.xxx.xxx:\/home<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">45. ifconfig<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk melakukan konfigurasi network pada server Anda, atau untuk melihat informasi network yang aktif. Apabila Anda menjalankan perintah tersebut, akan menampilkan informasi network yang berjalan, mulai dari IP Address, <strong><a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/mac-address-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" title=\"mac address adalah\">MAC Address<\/a><\/strong>, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">46. date<\/h3>\n\n\n\n<p>Adalah perintah untuk melihat informasi tanggal yang aktif saat ini di sistem Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">47. clear<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk membersihkan tampilan shell \/ Terminal yang sedang aktif. Alternatif lainnya, Anda bisa menekan tombol Ctrl+L secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">48. exit<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Adalah perintah untuk keluar dari session koneksi SSH ke server Anda. Alternatif lainnya, Anda bisa menekan tombol Ctrl+D secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penutup<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Bagi Anda yang sudah terbiasa mengoperasikan sistem operasi desktop seperti Windows atau Mac, pengoperasian menggunakan perintah teks (Text-based User Interface) pada Linux mungkin terasa asing dan cukup menyulitkan pada awalnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Tapi seiring berjalannya waktu dan secara perlahan terbiasa, Anda akan mulai menyadari, bahwa perintah teks lebih powerful dan dalam beberapa kondisi, justru lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Di samping itu, perintah teks adalah bagian tak terpisahkan dari sistem operasi Linux, yang akan sangat membantu apabila Anda mau dan bisa memahaminya. Apabila Anda ingin menggunakan layanan VPS untuk mengembangkan website, pemahaman akan perintah teks pada Linux adalah sebuah skill dasar yang wajib Anda kuasai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Demikian artikel tentang <strong>45+ Perintah Dasar Linux Yang Harus Anda Pahami<\/strong>. Semoga bisa menjadi referensi yang bermanfaat bagi Anda yang sedang menggunakan layanan VPS hosting di Rumahweb.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah sebelumnya kami membahas tentang apa itu distro linux, dalam artikel ini kami akan berbagi 45 perintah dasar linux yang bisa Anda pelajari. Ada banyak pilihan sistem operasi yang bisa Anda gunakan di server. Dari beragam sistem operasi yang ada saat ini, Linux menjadi salah satu sistem operasi terfavorit yang digunakan oleh sekitar 48% server [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":330,"featured_media":39791,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[177],"tags":[44,2003,2004],"class_list":{"0":"post-39604","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-vps","8":"tag-linux","9":"tag-perintah-dasar-linux","10":"tag-tutorial-linux"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Banner-45-Perintah-Dasar-Linux-Yang-Harus-Anda-Pahami.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-aiM","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/330"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39604"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39604\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}