{"id":3668,"date":"2026-02-05T08:44:22","date_gmt":"2026-02-05T01:44:22","guid":{"rendered":"http:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=3668"},"modified":"2026-02-13T17:14:35","modified_gmt":"2026-02-13T10:14:35","slug":"wordpress-multisite","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wordpress-multisite\/","title":{"rendered":"WordPress Multisite: Pengertian, Fungsi, hingga Cara Setting"},"content":{"rendered":"\n<p>WordPress dikenal sebagai salah satu CMS terbaik saat ini berkat fitur yang lengkap dan fleksibel. Salah satu fitur unggulannya adalah WordPress Multisite, yang memungkinkan Anda membuat dan mengelola beberapa website hanya dari satu instalasi WordPress. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam panduan ini, kami akan membahas secara detail tentang apa itu WordPress Multisite, fungsinya, hingga cara setting untuk mengaktifkannya dengan mudah dan terstuktur. Simak informasi berikut ini. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu WordPress Multisite?<\/h2>\n\n\n\n<p>WordPress Multisite adalah fitur bawaan <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wordpress-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"WordPress adalah\">WordPress<\/a> yang memungkinkan Anda membuat dan mengelola banyak website dalam satu instalasi. Dengan Multisite, satu dashboard atau wp-admin dapat digunakan untuk mengatur seluruh website yang tergabung di dalam jaringan (<em>network<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap website dalam WordPress Multisite dapat memiliki domain, konten, dan pengguna yang berbeda, namun tetap dikelola dari satu sistem pusat. Fitur ini sangat berguna untuk kebutuhan pengelolaan website dalam jumlah banyak secara lebih efisien dan terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi WordPress Multisite<\/h2>\n\n\n\n<p>WordPress Multisite berfungsi untuk memudahkan administrator untuk mengelola banyak website dari satu dashboard admin. Beberapa fungsi utamanya antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengelola banyak website dalam satu instalasi WordPress<\/li>\n\n\n\n<li>Instalasi dan update plugin serta tema secara terpusat<\/li>\n\n\n\n<li>Mengatur hak akses pengguna untuk setiap website<\/li>\n\n\n\n<li>Menghemat <em>resource <\/em>server karena sistem berbagi satu <em>core <\/em>WordPress<\/li>\n\n\n\n<li>Memudahkan <em>maintenance <\/em>dan <em>monitoring <\/em>website secara keseluruhan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Fungsi ini menjadikan WordPress Multisite cocok digunakan untuk agensi web, perusahaan, institusi pendidikan, atau bisnis yang memiliki banyak website dengan struktur serupa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Multisite WordPress Dengan WordPress Biasa<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara WordPress Multisite dan WordPress biasa:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Fitur Super Admin<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada WordPress biasa, peran dengan hak akses tertinggi disebut Administrator. Sementara itu, pada WordPress Multisite terdapat peran khusus bernama Super Admin.<\/p>\n\n\n\n<p>Super Admin memiliki akses penuh untuk mengelola seluruh jaringan website, termasuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengatur konfigurasi Multisite<\/li>\n\n\n\n<li>Menambah atau menghapus website<\/li>\n\n\n\n<li>Mengelola plugin dan tema secara global<\/li>\n\n\n\n<li>Mengatur hak akses pengguna di seluruh network<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Administrator pada masing-masing website hanya memiliki akses terbatas sesuai website yang dikelolanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Fitur Network Admin<\/h3>\n\n\n\n<p>WordPress Multisite memiliki halaman khusus bernama Network Admin, yang hanya dapat diakses oleh Super Admin. Melalui halaman ini, Super Admin dapat mengelola seluruh website dalam satu jaringan dari satu dashboard pusat.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa fungsi utama Network Admin antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Instalasi dan pengelolaan plugin serta tema<\/li>\n\n\n\n<li>enambah dan mengatur website dalam jaringan<\/li>\n\n\n\n<li>Mengelola pengguna dan peran (<em>role<\/em>) di setiap website<\/li>\n\n\n\n<li>Mengatur konfigurasi global WordPress Multisite<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pada WordPress biasa, halaman Network Admin ini tidak tersedia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pengelolaan Plugin dan Tema<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada WordPress biasa, plugin dan tema diinstal langsung melalui <em>dashboard <\/em>masing-masing website. Sedangkan pada WordPress Multisite:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Instalasi plugin dan tema hanya dapat dilakukan sekali oleh Super Admin melalui Network Admin<\/li>\n\n\n\n<li>Plugin dan tema yang sudah diinstal akan tersedia untuk seluruh website dalam jaringan<\/li>\n\n\n\n<li>Administrator website hanya bisa mengaktifkan atau menonaktifkan plugin\/tema yang sudah disediakan oleh Super Admin<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Cara ini membuat pengelolaan plugin dan tema menjadi lebih terpusat dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan dan Kekurangan WordPress Multisite<\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan multisite <span style=\"font-weight: 400;\">WordPress<\/span>, ada baiknya ada mengetui kekurangan dan kelebihan dari multisite itu sendiri. Berikut informasi kelebihan dan kekurangan <span style=\"font-weight: 400;\">WordPress <\/span><\/span>multisite.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudahan pengelolaan website <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang ada di dalam Multisite WordPress <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">hanya dari satu dashboard saja.&nbsp;<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Satu kali instal plugin\/thema bisa digunakan untuk banyak website dalam jaringan yang sama.&nbsp;<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Update <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">script<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, thema dan plugin dapat dilakukan satu kali saja karena semua dapat diatur melalui dashboard utama (Network Admin) yang dimiliki oleh Super Admin.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan WordPress Multisite, Anda bisa mengatur role akses ke website dalam jaringan untuk memudahkan dalam mengurus <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">website-website yang ada di dalam Multisite WordPress.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua plugin atau tema mendukung Multisite<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan <em>resource <\/em>server serta file website dan database yang sama, sehingga apabila server sedang <em>down<\/em> atau website terkena hack maka semua website yang ada di dalam Multisite WordPress akan terdampak.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila terdapat <em>traffic <\/em>yang tinggi pada satu situs, biasanya performa dan kecepatan situs lain juga terpengaruh.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/contoh-struktur-artikel\/\">Contoh Struktur Artikel yang Baik di WordPress<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Install WordPress Multisite<\/h2>\n\n\n\n<p>Bagi Anda yang baru ingin memulai instalasi WordPress, WordPress Multisite dapat diinstal langsung melalui Softaculous. Sementara itu, jika WordPress sudah terpasang sebelumnya, Anda masih bisa mengaktifkan fitur Multisite dengan melakukan konfigurasi tambahan agar dapat digunakan pada website Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Opsi 1. Install <b>WordPress<\/b> Multisite dari softaculous<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat melakukan instalasi WordPress melalui Softaculous, sebenarnya fitur <strong>WordPress Multisite<\/strong> sudah tersedia. Namun, secara default fitur ini belum diaktifkan. Agar Multisite dapat digunakan, Anda perlu mencentang opsi <strong>\u201cEnable Multisite\u201d<\/strong> pada saat proses instalasi WordPress.<\/p>\n\n\n\n<p>Opsi yang perlu Anda checklist saat instalasi dapat dilihat pada gambar berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"491\" height=\"346\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalasi-multiste-di-softaculous.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-28551\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalasi-multiste-di-softaculous.png 491w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalasi-multiste-di-softaculous-300x211.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalasi-multiste-di-softaculous-370x261.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalasi-multiste-di-softaculous-270x190.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 491px) 100vw, 491px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Panduan install WordPress bisa Anda pelajari pada artikel berikut ini: <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-wordpress-di-cpanel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Cara Instalasi WordPress<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Opsi 2. <b>Setting WordPress Multisite<\/b> secara manual<\/h3>\n\n\n\n<p>Panduan ini dapat Anda ikuti jika ingin menambahkan fitur <strong>WordPress Multisite<\/strong> pada website WordPress yang sudah berjalan atau telah terinstal sebelumnya. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama, silakan akses ke file wp-config.php dan tambahkan script<\/span> berikut :<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">define( 'WP_ALLOW_MULTISITE', true );<\/span><\/i><\/pre>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Taruh script tersebut dibawah define(\u2018WP_DEBUG\u2019, false), sehingga scriptnya akan menjadi seperti berikut :<\/span><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalas-multiste-wordpress.1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"570\" height=\"96\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalas-multiste-wordpress.1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-28555\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalas-multiste-wordpress.1.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalas-multiste-wordpress.1-300x51.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalas-multiste-wordpress.1-370x62.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/instalas-multiste-wordpress.1-270x45.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 570px) 100vw, 570px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Selanjutnya, akses ke dashboard WordPress Anda.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Halaman-login-wordpress.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"249\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Halaman-login-wordpress-249x300.png\" alt=\"Login wordpress\" class=\"wp-image-28547\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Halaman-login-wordpress-249x300.png 249w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Halaman-login-wordpress-370x447.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Halaman-login-wordpress-270x326.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Halaman-login-wordpress.png 396w\" sizes=\"auto, (max-width: 249px) 100vw, 249px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Nonaktifkan semua plugin dengan cara cheklist pada semua plugin, pilih deactivate lalu&nbsp;klik apply&nbsp;<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/deactive-plugin.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"491\" height=\"251\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/deactive-plugin.png\" alt=\"Deactivate plugin\" class=\"wp-image-28546\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/deactive-plugin.png 491w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/deactive-plugin-300x153.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/deactive-plugin-370x189.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/deactive-plugin-270x138.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 491px) 100vw, 491px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Akses ke menu Tools &gt; Network Setup.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tersedia opsi dalam menambahkan situs di dalam jaringan Multisite Anda, bisa berupa subdirectory atau subdomain, Pilih salah satu dari kedua opsi tersebut. Setelah selesai setting, scroll ke bawah dan klik Install.<\/span><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"913\" height=\"497\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Pilih-setup-situs.png\" alt=\"setting WordPress Multisite\" class=\"wp-image-28548\" style=\"width:685px;height:373px\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Pilih-setup-situs.png 913w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Pilih-setup-situs-300x163.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Pilih-setup-situs-768x418.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Pilih-setup-situs-370x201.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Pilih-setup-situs-270x147.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Pilih-setup-situs-570x310.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Pilih-setup-situs-740x403.png 740w\" sizes=\"auto, (max-width: 913px) 100vw, 913px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ol start=\"5\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Ubah file wp-config dan .htaccess<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memilih opsi diatas, Anda harus melakukan setting pada file wp-config.php dan .htaccess. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Akses kembali ke file wp-config.php, dibawah script &#8221; <em>define( &#8216;WP_ALLOW_MULTISITE&#8217;, true );<\/em>  &#8221;  tambahkan script dibawah ini :<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code><span style=\"font-weight: 400;\">define( 'MULTISITE', true );<\/span>\n<span style=\"font-weight: 400;\">define( 'SUBDOMAIN_INSTALL', true );<\/span>\n<span style=\"font-weight: 400;\">define( 'DOMAIN_CURRENT_SITE', 'domainku.my.id' );<\/span>\n<span style=\"font-weight: 400;\">define( 'PATH_CURRENT_SITE', '\/' );<\/span>\n<span style=\"font-weight: 400;\">define( 'SITE_ID_CURRENT_SITE', 1 );<\/span>\n<span style=\"font-weight: 400;\">define( 'BLOG_ID_CURRENT_SITE', 1 );<\/span><\/code><\/pre>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Catatan:<\/p>\n\n\n\n<p>Script diatas digunakan jika memilih opsi subdomain untuk pembuatan situs di multisite WordPress. Jika memilih sub directory, Anda cukup merubah script &#8220;d<em>efine( &#8216;SUBDOMAIN_INSTALL&#8217;, true ); &#8221;&nbsp; <\/em>menjadi <em>&#8220;define( &#8216;SUBDOMAIN_INSTALL&#8217;, false ); &#8220;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Lalu ubah script pada file .htaccess pada domain anda, sesuai dengan type multisite WordPress yang anda pilih.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jika memilih subdomain<\/h4>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>RewriteEngine On\nRewriteRule .* - &#91;E=HTTP_AUTHORIZATION:%{HTTP:Authorization}]\nRewriteBase \/\nRewriteRule ^index\\.php$ - &#91;L]\n \n# add a trailing slash to \/wp-admin\nRewriteRule ^wp-admin$ wp-admin\/ &#91;R=301,L]\n \nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f &#91;OR]\nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d\nRewriteRule ^ - &#91;L]\nRewriteRule ^(wp-(content|admin|includes).*) $1 &#91;L]\nRewriteRule ^(.*\\.php)$ $1 &#91;L]\nRewriteRule . index.php &#91;L]\n<\/code><\/pre>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jika memilih sub directory<\/h4>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>RewriteEngine On\nRewriteBase \/\nRewriteRule ^index\\.php$ - &#91;L]\n# add a trailing slash to \/wp-admin\nRewriteRule ^(&#91;_0-9a-zA-Z-]+\/)?wp-admin$ $1wp-admin\/ &#91;R=301,L]\nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f &#91;OR]\nRewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d\nRewriteRule ^ - &#91;L]\nRewriteRule ^(&#91;_0-9a-zA-Z-]+\/)?(wp-(content|admin|includes).*) $2 &#91;L]\nRewriteRule ^(&#91;_0-9a-zA-Z-]+\/)?(.*\\.php)$ $2 &#91;L]\nRewriteRule . index.php &#91;L]<\/code><\/pre>\n\n\n\n<ol start=\"6\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Selanjutnya, login kembali ke dashbaord wordpress. Tampilan pada kiri pojok atas akan terdapat menu My Sites &gt; <em>Network Admin, <\/em>tandanya wordpress multisite sudah terinstall.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Multisite-berhasil-terinstall.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"341\" height=\"118\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Multisite-berhasil-terinstall.png\" alt=\"tampilan menu WordPress Multisite\" class=\"wp-image-28568\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Multisite-berhasil-terinstall.png 341w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Multisite-berhasil-terinstall-300x104.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Multisite-berhasil-terinstall-270x93.png 270w\" sizes=\"auto, (max-width: 341px) 100vw, 341px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<ol start=\"7\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Anda sudah bisa menambahkan situs dengan cara <em>My Sites &gt; Network Admin &gt; Sites &gt; Add New. <\/em>Informasi login ke dashbaord wordpress masing-masing situs akan dikirim ke alamat email yang Anda setting.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Agar username dan password dapat terkirim ke alamat email, pastikan Anda sudah melakukan <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/setting-plugin-smtp-wordpress-untuk-pengiriman-email\/\">setting plugin smtp wordpress<\/a><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Screenshot_31.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"913\" height=\"510\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Screenshot_31.jpg\" alt=\"cara membuat WordPress Multisite\" class=\"wp-image-3762\" style=\"width:685px;height:383px\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Screenshot_31.jpg 913w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Screenshot_31-300x168.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 913px) 100vw, 913px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Screenshot_41.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"856\" height=\"499\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Screenshot_41.jpg\" alt=\"cara menambahkan subdomain multisite di WordPress\" class=\"wp-image-3763\" style=\"width:642px;height:374px\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Screenshot_41.jpg 856w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Screenshot_41-300x175.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 856px) 100vw, 856px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Membuat Wilcard Subdomain<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda memilih subdomain untuk opsi pembuatan multisite, maka Anda perlu membuat record wildcard subdomain agar ketika Anda subdomain yang Anda buat mengarah ke IP server yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Buatlah sebuah A record dengan opsi wildcard dengan tanda *.namadomainanda, lalu arahkan ke IP hosting atau server Anda. Berikut contoh pembuatannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"336\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns-1024x336.png\" alt=\"buat wildcard dns\" class=\"wp-image-53806\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns-1024x336.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns-300x99.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns-768x252.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns-1536x504.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns-370x121.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns-270x89.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns-570x187.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns-740x243.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/buat-wildcard-dns.png 1544w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Sampai tahap ini cara membuat Multisite di WordPress telah selesai. Namun bagi Anda yang ingin mengembalikan lagi settingan WordPress dari Multisite menjadi SingleSite, maka Anda bisa mempelajari panduan berikut: <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-disable-wordpress-multisite\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Disable Multisite WordPress<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penutup<\/h2>\n\n\n\n<p>WordPress Multisite adalah fitur yang memungkinkan Anda mengelola banyak website dalam satu instalasi. Dengan satu <em>dashboard <\/em>utama, Anda dapat mengatur plugin, tema, pengguna, hingga pengaturan jaringan website secara terpusat. Fitur ini sangat cocok untuk kebutuhan perusahaan, institusi pendidikan, agensi, maupun pemilik bisnis yang mengelola banyak website sekaligus.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar WordPress Multisite dapat berjalan optimal, diperlukan lingkungan hosting yang stabil, cepat, dan mendukung pengelolaan <em>resource <\/em>yang efisien. Untuk itu, <strong><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/wordpress-hosting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">WordPress Hosting<\/a><\/strong> dari Rumahweb hadir sebagai solusi dengan performa server yang optimal, dukungan LiteSpeed Web Server, serta kemudahan pengelolaan melalui cPanel.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian artikel tentang apa itu WordPress Multisite dari Rumahweb, semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WordPress dikenal sebagai salah satu CMS terbaik saat ini berkat fitur yang lengkap dan fleksibel. Salah satu fitur unggulannya adalah WordPress Multisite, yang memungkinkan Anda membuat dan mengelola beberapa website hanya dari satu instalasi WordPress. Dalam panduan ini, kami akan membahas secara detail tentang apa itu WordPress Multisite, fungsinya, hingga cara setting untuk mengaktifkannya dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":329,"featured_media":61405,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[463],"tags":[1745,1767,1000,14],"class_list":{"0":"post-3668","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-wordpress","8":"tag-belajar-wordpress","9":"tag-multisite","10":"tag-tutorial-wordpress","11":"tag-wordpress"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Banner-WordPress-Multisite.webp","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-Xa","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/329"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3668"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3668\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61692,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3668\/revisions\/61692"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}