{"id":31,"date":"2021-09-16T01:10:00","date_gmt":"2021-09-15T18:10:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=31"},"modified":"2023-02-20T09:17:31","modified_gmt":"2023-02-20T02:17:31","slug":"belajar-php-mysql-tutorial-dasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/belajar-php-mysql-tutorial-dasar\/","title":{"rendered":"Belajar PHP MySQL : Tutorial Dasar Yang Harus Anda Kuasai"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam membuat website, Anda membutuhkan script website beserta database sebagai penyimpanan data. Ada banyak bahasa pemrograman yang bisa Anda gunakan, untuk membuat website seperti html, php hingga javascript. Pada panduan ini, kami akan belajar php <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/mysql-adalah\/\" title=\"mysql adalah\">MySQL<\/a> dengan materi tutorial dasar yang mudah untuk Anda pahami. <\/p>\n\n\n\n\n\n<p>Agar website dapat membaca, menerima serta mengubah data, Anda perlu membuat script PHP untuk menghubungkan website Anda dengan database. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan yaitu melakukan pembuatan database serta memberikan akses user ke database dengan mengikuti artikel <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-membuat-database\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Membuat Database Terlengkap<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, Anda bisa membuat script PHP berikut untuk digunakan sebagai operasi-operasi dasar menghubungkan ke database MySQL yang telah Anda miliki.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Membuat script koneksi database<\/h2>\n\n\n\n<p>Pada tutorial ini detil database yang digunakan yaitu sebagai berikut:<br \/>&#8211; Nama Database: databaseku<br \/>&#8211; MySQL Username: usernameku<br \/>&#8211; MySQL Password: passwordku<\/p>\n\n\n\n<p>Buat file PHP baru dan beri nama sebagai <strong>koneksi.php<\/strong>. Untuk membuat script koneksi ke database, terdapat perbedaan fungsi untuk PHP versi 5.6 ke bawah dan versi 7.0 ke atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah script untuk PHP versi 5.6 dan versi yang lebih rendah:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;?php\n$hostmysql = \"localhost\";\n$username = \"usernameku\";\n$password = \"passwordku\";\n$database = \"databaseku\";\n\n$conn = mysql_connect($hostmysql, $username, $password);\n\nif (!$conn) die (\"Koneksi gagal\");\nmysql_select_db($database, $conn) or die (\"Database tidak ditemukan\"); \n?&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Berikut adalah script untuk PHP versi 7.0 dan versi yang lebih tinggi:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;?php\n$hostmysql = \"localhost\";\n$username = \"usernameku\";\n$password = \"passwordku\";\n$database = \"databaseku\";\n\n$conn = mysqli_connect($hostmysql, $username, $password);\n\nif (!$conn) die (\"Koneksi gagal\");\nmysqli_select_db($conn, $database) or die (\"Database tidak ditemukan\"); \n?&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Penjelasan mengenai script:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>$hostmysql<\/em> yaitu variabel untuk mendeklarasikan hostname yang digunakan. Jika database berada di server yang sama dengan script PHP, maka nama hostnamenya yaitu &#8220;localhost&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li><em>$username<\/em> yaitu variabel untuk mendeklarasikan Username MySQL yang digunakan<\/li>\n\n\n\n<li><em>$password<\/em> yaitu variabel untuk mendeklarasikan password dari username MySQL yang digunakan<\/li>\n\n\n\n<li><em>$database<\/em> yaitu variabel untuk mendeklarasikan Database MySQL yang digunakan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Fungsi <em>mysql_connect<\/em> dan fungsi <em>mysqli_connect<\/em> digunakan untuk membuat koneksi dari PHP ke server MySQL<\/li>\n\n\n\n<li>Fungsi <em>mysql_select_db<\/em> dan <em>mysqli_select_db<\/em> merupakan fungsi untuk memilih database yang akan digunakan. Perhatikan ada perbedaan urutan pada parameter (<em>$conn<\/em> dan <em>$database<\/em>) yang digunakan<\/li>\n\n\n\n<li><em>If (!$conn) die (&#8220;Koneksi gagal&#8221;);<\/em><br \/>Script tersebut berfungsi jika koneksi gagal dibuat (<em>!$conn<\/em>), maka akan muncul pesan kesalahan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Setiap operasi PHP yang berhubungan dengan MySQL, akan membutuhkan sintaks diatas. Selanjutnya simpan file <strong>koneksi.php<\/strong> yang telah Anda buat. Langkah berikutnya yaitu melakukan operasi-operasi dasar seperti membuat tabel serta memasukkan data ke database melalui script PHP.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\"><strong><span class=\"has-inline-color has-gridlove-acc-color\">Baca juga artikel:<\/span><\/strong> <a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/perbedaan-mysql-dan-mysqli\/\" title=\"Perbedaan MySQL dan MySQLi\">Perbedaan MySQL dan MySQLi<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Membuat tabel pada MySQL<\/h2>\n\n\n\n<p>Selanjutnya pada tutorial ini buatlah tabel untuk menyimpan data pengguna. Data pengguna ini terdiri dari nama_depan, nama_belakang, serta negara. Tipe data yang digunakan yaitu VARCHAR.<\/p>\n\n\n\n<p>Buat file baru bernama <strong>create.php<\/strong> lalu gunakan script berikut (untuk PHP versi 5.6 ke bawah):<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;?php\ninclude (\"koneksi.php\");\n\nmysql_query(\"CREATE TABLE Pengguna (\nnama_depan VARCHAR(20),\nnama_belakang VARCHAR(20),\nnegara VARCHAR(20))\"); \n?&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Penjelasan mengenai script:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>include (&#8220;koneksi.php&#8221;);<\/em><br \/>Perintah include digunakan untuk mengikutsertakan sebuah file (pada contoh diatas adalah file koneksi.php). File ini perlu diikutsertakan agar script terkoneksi ke database.<\/li>\n\n\n\n<li><em>mysql_query<\/em> dan <em>mysqli_query<\/em><br \/>Fungsi ini untuk mengeksekusi query yang dipanggil. Untuk PHP versi 7.0 ke atas gunakan fungsi <em>mysqli_query<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memasukkan data ke tabel<\/h2>\n\n\n\n<p>Contoh script selanjutnya yaitu memasukkan data ke Tabel Pengguna yang telah dibuat. Script ini bisa Anda jadikan satu dengan file <strong>create.php <\/strong>atau bisa juga dengan membuat file baru misal dengan nama <strong>insert.php. <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah contoh scriptnya untuk PHP versi 5.6 ke bawah:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;?php\ninclude (\"koneksi.php\");\n\n$query = \"INSERT INTO users (nama_depan, nama_belakang, negara) VALUES ('Dita', 'R.', 'Indonesia')\";\n\nmysql_query($insert) or die (\"tidak dapat memasukkan data ke tabel\");\n?&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Catatan: Untuk PHP versi 7.0 ke atas ganti fungsi <em>mysql_query<\/em> dengan <em>mysqli_query<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Tidak terdapat perbedaan signifikan untuk penggunaan query lainnya seperti untuk melakukan hapus, update data dan lain-lain. Anda cukup mengganti isi variabel <em>$query <\/em>dengan script query yang ingin dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Menampilkan data tabel MySQL dengan PHP<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah menambahkan data ke Tabel Pengguna, Anda dapat menampilkan data tersebut ke website. Silakan buat file baru dengan nama <strong>pengguna.php <\/strong>lalu gunakan script berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah script untuk PHP versi 5.6 ke bawah:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;?php\ninclude (\"koneksi.php\");\n$query = \"SELECT * FROM user\";\n$result = mysql_query($query);\n$numrows = mysql_num_rows($result);\n\nwhile($row = mysql_fetch_array($result)){\necho \"Jumlah data: $numrows &lt;br&gt;\";\necho \"Nama Depan: $row&#091;'nama_depan'] &lt;br&gt;\";\necho \"Nama Belakang: $row&#091;'nama_belakang] &lt;br&gt;\";\necho \"Negara: $row&#091;'negara']\";\n} \n?&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Sedangkan berikut ini adalah script untuk PHP versi 7.0 ke atas<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&lt;?php\ninclude (\"koneksi.php\");\n$query = \"SELECT * FROM user\";\n$result = mysqli_query($query);\n$numrows = mysqli_num_rows($result);\n\nwhile($row = mysqli_fetch_array($result)){\necho \"Jumlah data: $numrows &lt;br&gt;\";\necho \"Nama Depan: $row&#091;namadpn] &lt;br&gt;\";\necho \"Nama Belakang: $row&#091;namablkg] &lt;br&gt;\";\necho \"Negara: $row&#091;negara]\";\n} \n?&gt;<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p> Penjelasan mengenai script: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>mysql_num_rows<\/em> atau <em>mysqli_num_rows<\/em><br \/>Fungsi untuk menghitung jumlah baris data yang didapat dari hasil eksekusi query (<em>mysql_query<\/em>).<\/li>\n\n\n\n<li><em>while ( ) {<br \/>}<\/em><br \/>Perintah PHP yang digunakan untuk melakukan perulangan selama data yang yang diinginkan masih ada. (dalam contoh diatas: akan menampilkan semua isi dari tabel pengguna).<\/li>\n\n\n\n<li><em>mysql_fetch_array<\/em> atau <em>mysqli_fetch_array<\/em><br \/>Fungsi untuk menampilkan data dari tabel dalam bentuk array<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selamat! Anda telah selesai membuat script PHP untuk melakukan operasi-operasi dasar MySQL. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam membuat website, Anda membutuhkan script website beserta database sebagai penyimpanan data. Ada banyak bahasa pemrograman yang bisa Anda gunakan, untuk membuat website seperti html, php hingga javascript. Pada panduan ini, kami akan belajar php MySQL dengan materi tutorial dasar yang mudah untuk Anda pahami. Agar website dapat membaca, menerima serta mengubah data, Anda perlu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24040,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7],"tags":[134,45],"class_list":{"0":"post-31","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-web-programming","8":"tag-mysql","9":"tag-php"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2006\/02\/Banner-Belajar-PHP-MySQL-Tutorial-Dasar-min.png","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-v","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}