{"id":16320,"date":"2024-11-07T09:38:47","date_gmt":"2024-11-07T02:38:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=16320"},"modified":"2025-09-01T13:45:56","modified_gmt":"2025-09-01T06:45:56","slug":"istilah-resource-hosting-di-cpanel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/istilah-resource-hosting-di-cpanel\/","title":{"rendered":"Istilah Resource Hosting di cPanel Yang Perlu Dipahami"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada banyak istilah <em>resource<\/em> hosting di cPanel yang mungkin terdengar asing, terutama jika Anda tidak terlalu memahami aspek teknisnya. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail berbagai istilah <em>resource<\/em> hosting di cPanel, sehingga Anda dapat memahaminya dengan lebih baik dan mampu melakukan troubleshooting saat terjadi masalah load pada hosting.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Istilah-Istilah <em>Resource <\/em>Pada Hosting<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa istilah <em>resource<\/em> pada hosting cPanel yang perlu Anda pahami.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Inode<\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/apa-itu-inode-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"inode adalah\">Inode<\/a> adalah sebuah struktur data yang berisi informasi untuk sebuah objek dari file system (bisa berupa file atau direktori). Sehingga, akan ada sebuah inode untuk setiap file atau direktori yang terdapat pada Linux.<\/p>\n\n\n\n<p>Struktur data pada inode akan digunakan oleh system untuk mengidentifikasi sebuah file atau direktori. Informasi yang tersimpan pada inode berupa :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tipe file<\/li>\n\n\n\n<li>Permission<\/li>\n\n\n\n<li>Ownership (termasuk grupnya)<\/li>\n\n\n\n<li>Ukuran file<\/li>\n\n\n\n<li>Atime(Access time), mtime (modified time), ctime (change time)<\/li>\n\n\n\n<li>Jumlah softlinks dan\/atau hardlinks<\/li>\n\n\n\n<li>ACS \/ Access control list<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan diatas bisa kita ambil contoh berikut. Jika pada web hosting terdapat 1 file dan 1 direktori artinya jumlah inode-nya adalah 2 inodes. Tapi jika terdapat 2 file dan 3 direktori, artinya jumlah inode-nya adalah 5 inodes.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Entry Processes<\/h3>\n\n\n\n<p>Entry proses adalah limitiasi LVE yang membatasi keseluruhan proses webservice terhadap user.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"871\" height=\"385\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/EP.png\" alt=\"Entry Processes - Istilah-Istilah Resource Hosting di cPanel\" class=\"wp-image-16323\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/EP.png 871w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/EP-300x133.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/EP-768x339.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/EP-370x164.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/EP-270x119.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/EP-570x252.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/EP-740x327.png 740w\" sizes=\"auto, (max-width: 871px) 100vw, 871px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pada gambar diatas, terlihat statistik Entry Process dengan limit angka 15. Pada kenyataanya batasan angka LVE diatas bukan berarti hanya 15 orang saja yang bisa membuka website Anda secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun tetap bisa diakses lebih dari limit yang telah ditentukan, diperlukan juga pengorbanan yang besar. Hal ini berkaitan juga dengan Nproc yang kami jelaskan dibawah. Akses yang melebihi limit LVE secara simultan, akan membuat website menjadi lambat dan untuk beberapa kasus akan muncul pesan error : <em>&#8220;508 Resource limit is reached&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">IO\/IOPS<\/h3>\n\n\n\n<p>IO adalah Input Output limitasi LVE yang membatasi proses <em>upload <\/em>dan <em>download <\/em>pada layanan hosting Anda, artinya aktivitas (<em>read\/write data<\/em>) yang dilakukan ke <em>drive disk <\/em>akan menyesuaikan batas maksimal yang telah ditentukan oleh provider hosting Anda. Saat limit telah tercapai, proses akan diubah ke mode sleep dan akses <em>loading <\/em>pada website jadi melambat.<\/p>\n\n\n\n<p>Input Output ini hanya akan berdapak pada disk IO, sehingga tidak berpengaruh pada <em>network speed <\/em>dan <em>disk cache<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>IOPS adalah limitasi LVE yang membatasi jumlah IO dalam hitungan detik. Jika limit telah terlampaui, maka operasi data akan dihentikan sementara hingga sisa detiknya habis dan <em>loading <\/em>website jadi melambat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">NPROC<\/h3>\n\n\n\n<p>NPROC adalah limitasi LVE yang mengontrol jumlah maksimal Entry process dalam LVE. Setelah batas limit tercapai, tidak ada proses baru yang dapat dibuat sampai yang lainnya selesai.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"974\" height=\"234\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/nproc.png\" alt=\"NPROC - Istilah-Istilah Resource Hosting di cPanel\" class=\"wp-image-16325\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/nproc.png 974w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/nproc-300x72.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/nproc-768x185.png 768w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/nproc-370x89.png 370w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/nproc-270x65.png 270w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/nproc-570x137.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/nproc-740x178.png 740w\" sizes=\"auto, (max-width: 974px) 100vw, 974px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Misal akun hosting Anda mendapat limit Entry Process 15 dan NPROC 30. Kemudian <em>concurrent <\/em>visitor website Anda berjumlah 7 orang artinya visitor Anda sekarang berjumlah 37, maka visitor yang ke 31 hingga 37 harus menunggu sampai 7 visitor dari 1 hingga 30 selesai me-load tampilan website Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam beberapa kasus, jika visitor website Anda telah melebihi limit NPROC, Webservice (Apache\/Nginx) mungkin memberikan response dengan kode error 500 atau 503.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Resource Usage<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Resource usage<\/em> atau Penggunaan <em>resource<\/em> pada hosting adalah fitur yang terdapat pada control panel seperti cPanel dan Plesk.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika website Anda terasa lambat, hal ini dimungkinkan oleh penggunaan <em>resource <\/em>hosting sudah mencapai limit. Beberapa Hal yang dapat menyebabkan penggunaan <em>resource <\/em>hosting mencapai limit seperti <em>script <\/em>website, plugin, atau theme yang memiliki ukuran cukup besar dan trafik pengunjung yang membludak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Physical Memory Usage<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Physcal <\/em>memory Usage merupakan fitur yang akan menginformasikan ke Anda seberapa besar penggunaan <em>resource<\/em> hosting terhadap memori fisik di server yang sedang digunakan saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">CPU Usage<\/h3>\n\n\n\n<p>CPU Usage adalah fitur cPanel yang akan menginformasikan detail penggunaan CPU untuk hosting Anda. Umumnya informasi kendala pada CPU Usage sama dengan <em>Resource <\/em>Usage, seperti Plugin yang tidak Up-to-Date dan Theme yang tidak mendapat dukungan optimasi dari developernya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Faults<\/h3>\n\n\n\n<p>Faults adalah limit resource yang sudah tersentuh \/ terlampaui pada hosting. Jadi, setiap kali website atau aplikasi di hosting melewati batas yang sudah ditentukan server, akan tercatat sebagai fault.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari grafik fault, ada beberapa istilah yang perlu Anda pahami, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>CPUf<\/strong> : Fault karena <strong>CPU limit<\/strong> tercapai.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>EPf<\/strong> : Fault karena <strong>Entry Processes<\/strong> (jumlah proses PHP\/concurrent connection) mencapai limit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>VMemF<\/strong>: Fault karena <strong>Virtual Memory<\/strong> (RAM) melebihi limit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>NprocF<\/strong>: Fault karena jumlah <strong>proses<\/strong> melebihi limit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>PMemF<\/strong>: Fault karena <strong>Physical Memory<\/strong> penuh.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>IOf<\/strong>: Fault karena <strong>I\/O (disk read\/write speed)<\/strong> kena limit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>IOPSf<\/strong>: Fault karena <strong>I\/O Operations per Second<\/strong> kena limit.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang terjadi ketika <em>resource usage <\/em>mencapai limit?<\/h2>\n\n\n\n<p>Indikasi website lemot saat diakses adalah salah satu tanda dari penggunaan <em>resource <\/em>yang cukup besar. Hal ini akan membuat pengunjung mulai berfikir untuk membatalkan kunjungannya ke website kita, karena waktu mereka terbuang hanya untuk menunggu website dapat ditampilkan dengan sempurna.<\/p>\n\n\n\n<p>Resiko selanjutnya adalah, website tidak dapat diakses sama sekali. Saat website tidak dapat diakses apalagi jika terdapat iklan, maka otomatis pendapatan yang seharusnya kita dapatkan menjadi tidak maksimal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Solusi mengatasi <em>Resource Usage<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi <em>resource usage <\/em>pada hosting, berikut diantaranya: <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Lakukan analisa <em>resource usage<\/em> di Hosting Anda<\/h3>\n\n\n\n<p>Anda dapat melakukan analisa <em>resource <\/em>terpakai melalui cPanel, pada menu &#8216;<strong>Resource Usage<\/strong>&#8216;. Di menu ini, Anda dapat melihat detail penggunaan CPU, RAM, IO hingga proses PHP dan database apa saja yang menggunakan <em>resource <\/em>tinggi pada hosting. <\/p>\n\n\n\n<p>Panduan pengecekan <em>resource usage <\/em>bisa Anda pelajari melalui halaman berikut: <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-melihat-resource-usage-di-cpanel\/\">Cara Melihat Resource Usage di cPanel<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui proses apa yang tinggi, Anda dapat melakukan kill process agar proses yang sedang berjalan tersebut terhenti. Kill Process dapat dilakukan melalui CronJob maupun melalui SSH atau Terminal. Panduan kill process dapat Anda pelajari di artikel berikut: <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-kill-process-cpanel\/\" title=\"\">Cara Kill Process<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Lakukan optimasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya kill process merupakan solusi sementara yang dapat Anda lakukan, agar website kembali dapat diakses. Namun, anda masih perlu melakukan sejumlah pengecekan agar kendala ini tidak berulang. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa kemungkinan yang menyebabkan <em>resource <\/em>hosting Anda tinggi: <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Optimasi skrip website<\/h4>\n\n\n\n<p>Saat website Anda terasa lambat untuk diakses, sebaiknya dilakukan audit pada skrip yang digunakan. Pastikan bahwa tidak ada skrip yang tidak berfungsi masih tersimpan dalam file. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kurangi juga penggunaan efek screen yang dapat membuat website semakin lambat seperti efek pada skrip JS yang biasa digunakan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Optimasi Plugins<\/h4>\n\n\n\n<p>Jika Anda pengguna CMS, ada baiknya menginstall plugin yang memang hanya akan digunakan saja. Apabila menemukan plugin yang tidak digunakan, sebaiknya dihapus. hal ini dapat membantu meringankan akses website bagi pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Optimasi Theme<\/h4>\n\n\n\n<p>Theme memiliki kontribusi yang cukup besar untuk membuat website Anda semakin lambat ketika diakses. Pastikan theme yang akan digunakan telah sesuai dengan paket hosting yang disewa, dan memiliki fitur optimasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Upgrade Hosting<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu faktor utama yang membuat website Anda lambat saat diakses adalah tingginya jumlah pengunjung. Cara cepat untuk mengatasinya adalah dengan meng-upgrade paket hosting Anda ke spesifikasi yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Anda yang menggunakan layanan hosting di Rumahweb, upgrade dapat dilakukan melalui halaman Clientzone dengan panduan sebagai <a href=\"https:\/\/clientzone.rumahweb.com\/index.php?rp=\/knowledgebase\/4\/Apakah-bisa-saya-melakukan-upgrade-paket-hosting.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\"><strong>berikut<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian tadi artikel kami tentang istilah <em>resource <\/em>hosting di cPanel yang perlu Anda pahami. Semoga dengan artikel ini, Anda mampu melakukan <em>troubleshooting <\/em>ketika website Anda mengalami <em>resource <\/em>usage. Semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak istilah resource hosting di cPanel yang mungkin terdengar asing, terutama jika Anda tidak terlalu memahami aspek teknisnya. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail berbagai istilah resource hosting di cPanel, sehingga Anda dapat memahaminya dengan lebih baik dan mampu melakukan troubleshooting saat terjadi masalah load pada hosting. Istilah-Istilah Resource Pada Hosting Berikut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":338,"featured_media":16576,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[695],"tags":[18,16,1370],"class_list":{"0":"post-16320","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-cpanel","8":"tag-cpanel","9":"tag-hosting","10":"tag-tutorial-cpanel"},"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Istilah-Istilah-Resource-Hosting-di-cPanel.jpg","jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8n3G7-4fe","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16320","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/338"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16320"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16320\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57320,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16320\/revisions\/57320"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16576"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}