Mengatasi pesan error ‘An Unexpected HTTP Error occurred during the API request’ WordPress

Kadang-kadang Anda akan menjumpai pesan kesalahan sebagai berikut ‘An Unexpected HTTP Error occurred during the API request’ ketika melakukan request suatu halaman ( seperti upgrade plugin, searching plugin dsb) melalui admin dashboard worpdress.

Mungkin masalah ini terjadi selama 2 -3 menit dan kemudian setelah itu panel admin wordpress anda kembali normal.  Jika anda mendapatkan error ini sering pada halaman dashboard Anda,  disini kami memberikan sulosi dan bagaimana cara mengatasinya.

WordPress menetapkan batas timeout untuk setiap permintaan/request.Jika itu melintasi batas permintaan tertentu, dalam hal ini Anda akan mendapatkan pesan error. Jika Anda perlu untuk menyelesaikanmasalah ini,dapat dilakukan dengan cara meningkatkan ‘time limit’ dengannilai/value yang lebih tinggi.

Untuk meningkatkan ‘timeout limit of requests’ , masuk ke dalam directory  ‘wp-includes’ instalasi wordpress Anda dan mengedit file ‘class-http.php’ .

Berikut adalah screenshot dari potongan kode di mana Anda perlu melakukan perubahan.


Detail perubahannnya sebagai berikut :

  • Sebelum perubahan

[PHP]

‘timeout’ => apply_filters( ‘http_request_timeout’, 5),

[/PHP]

  • Setelah perubahan

[PHP]

‘timeout’ => apply_filters( ‘http_request_timeout’, 30),

[/PHP]

Perubahan yang dilakukan sebelumnya adalah meningkatkan time limit dari 5 detik hingga 30 detik, sekarang Anda tidak akan mendapatkan pesan kesalahan kembali di halaman dashboard wordpress Anda. Anda dapat meningkatkan nilai timeout ini dengan jumlah sesuai pilihan Anda.

Seperti yang kami beritahukan sebelumnya bahwa pesan kesalahan ini muncul karena permintaan halaman melebihi batas waktu. Ini mungkin terjadi karena plugin yang digunakan atau penggunaan terlalu banyak plugin yang kurang optimal.

Tips dan Trick Installasi Extension Joomla 1.5

Ekstensi joomla dirancang untuk diintegrasikan dalam joomla yang memungkinkan Anda untuk mengubah tampilan atau dalam memperluas fungsionalitas situs Web. Extension Joomla 1.5 meliputi komponen, modul dan plugin, serta paket bahasa dan template.
Di sini kami akan memberikan penjelasan singkat Tips sekaligus cara installasi extension joomla atau sebaliknya melakukan uninstall extension joomla.

1.    Ketika anda menginstal ekstensi pastikan Anda men-download mereka dari sumber-sumber yang dikenal. Anda dapat menemukan pilihan extension joomla , sebagai contoh pada situs resmi http://joomla.org
2.    Selalu membuat backup dari situs joomla anda sebelum anda mulai menginstal ekstensi.

Masuk ke tahap bagaimana kita melakukan installasi joomla. Untuk keperluan tutorial ini, sebagai contoh kita akan menginstal komponen VirtueMart untuk Joomla 1.5. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menyelesaikan instalasi:

Langkah 1. Download component VirtueMart dari situs resmi. Pastikan Anda mendownload paket lengkap untuk Joomla 1.5.

Langkah2. Login ke halaman administrator  Joomla >> masuk ke Menu Extensions >> Pilih Install / Uninstall.


Langkah 3. Pada bagian Package File klik Browse dan cari file extensi yang akan dilakukan installasi. Dalam hal ini menggunakan component virtuemart sebagai panduan installasi.


Langkah 4. Klik Upload File & Install untuk meng-upload file dan menyelesaikan instalasi.

Langkah 5. Beberapa komponen, termasuk VirtueMart, memerlukan langkah tambahan untuk menyelesaikan instalasi. Dalam kasus dengan VirtueMart Anda harus memilih apakah akan menginstal data sampel atau tidak. Sebagai contoh mari kita menginstalnya dengan mengklik Install SAMPLE DATA.


Ini akan menyelesaikan VirtueMart instalasi dan Anda akan dapat mengelola dari menu Components > VirtueMart melalui back end administrator joomla.

Anda dapat juga  menginstal komponen lain / modul / plugin / template untuk Joomla 1.5 berikut langkah-langkah yang sama sesuai panduan diatas.

Bagaimana cara menghapus extensi joomla sudah terinstall / Uninstall extension ?

Anda dapat menghapus ekstensi Joomla 1.5 dari halaman administrator > Masuk menu ‘Extensions’ >> pilih ‘Install / Uninstall’
Tergantung pada jenis ekstensi yang akan dihapus, Anda harus klik pada salah satu dari berikut – Components, Modules, Plugins, Bahasa, Template.
Kemudian dari ekstensi yang tersedia pilih salah satu yang ingin dihapus dan klik tombol Uninstall. Ini akan menghapus ekstensi dari instalasi Joomla Anda.

Note: Harap dicatat bahwa komponen yang dibangun untuk Joomla 1.0.x tidak dapat diinstal pada Joomla 1.5 kecuali Legacy mode  diaktifkan.

Instalasi Plugin WP- SuperCache

Instalasi ini merupakan kelanjutan dari instalasi plugin WP-Cache sebelumnya. Plugin WP Super Cache digunakan untuk mempercepat load pada browser serta terhindar dari suspend yang dilakukan oleh provider hosting, Penyebab utamanya jika situs yang dibuat dengan account wordpress anda banyak dikunjungi atau query MySQL yang dieksekusi membuat Overload pada server.

Untuk melakukan instalasi Plugin ini bisa mendownload sebelumnya disini.

  1. Setelah mendownload dalam bentuk .zip, silahkan Anda upload ke direktori wordpress /wp-content/plugin/
  2. Kemudian Unzip atau ekstrak file tersebut
  3. Setelah itu, silahkan masuk ke admin wordpres dan aktifkan plugin wp-super cache
  4. Buat file .htaccess pada root direktori public_html anda kemudian tambahkan code berikut pada file tersebut

[PHP]
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteCond %{REQUEST_METHOD} !=POST
RewriteCond %{QUERY_STRING} !.*=.*
RewriteCond %{HTTP_COOKIE} !^.*(comment_author_|wordpress|wp-postpass_).*$
RewriteCond %{HTTP:Accept-Encoding} gzip
RewriteCond %{DOCUMENT_ROOT}/wp-content/cache/supercache/%{HTTP_HOST}/$1/index.html.gz -f
RewriteRule ^(.*) /wp-content/cache/supercache/%{HTTP_HOST}/$1/index.html.gz [L]
RewriteCond %{REQUEST_METHOD} !=POST
RewriteCond %{QUERY_STRING} !.*=.*
RewriteCond %{QUERY_STRING} !.*attachment_id=.*
RewriteCond %{HTTP_COOKIE} !^.*(comment_author_|wordpress|wp-postpass_).*$
RewriteCond %{DOCUMENT_ROOT}/wp-content/cache/supercache/%{HTTP_HOST}/$1/index.html -f
RewriteRule ^(.*) /wp-content/cache/supercache/%{HTTP_HOST}/$1/index.html [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
[/PHP]

Cara Menginstall Plugin WordPress

cara install plugin di WordPress

Rumahweb kali ini akan berbagi tips untuk menginstall plugin di WordPress. Sebelumnya, kami pernah menulis plugin WordPress yang bagus untuk blog Anda. Tanpa berorasi panjang, mari kita mulai bagaimana cara menginstall plugin WordPress di account hosting Anda.

Setelah memutuskan plugin apa yang akan diinstall, kita dapat melakukan  instalasi plugin dalam 3 (tiga) cara. Yang pertama adalah, dengan cara instalasi langsung dari halaman install plugin di halaman admin WordPress.

1. Cara instalasi plugin WordPress langsung dari halaman install plugin di halaman Dashboard

Setelah login ke halaman wp-admin,  pilih menu Plugins > Add New. Kemudian Anda akan dipandu ke halaman instalasi Plugin.

Masukkan nama atau kata kunci dari plugin yang akan diinstall. Kemudian klik Install Now.

install plugin secara online

Setelah instalasi selesai, muncul tombol untuk mengaktifkan plugin. Klik Activate

active plugin wordpress

 

2. Cara instalasi plugin WordPress melalui menu “Upload”.

Cara kedua adalah melalui submenu “Upload” yang ada dalam menu Plugins. Namun sebelumnya, Anda harus terlebih dahulu mendownload plugin yang akan diinstall melalui https://wordpress.org/plugins/, Anda bisa mendownloadnya dengan gratis. Sama seperti halnya pada themes, file download plugin juga dalam bentuk kompresi .zip untuk lebih memudahkan dalam mengupload ke blog. Di halaman plugin yang Anda download, ada petunjuk installation dan juga screenshot dari plugin tersebut.

Setelah login ke halaman wp-admin,  pilih menu Plugins – Add New. Kemudian Anda akan dipandu ke halaman instalasi Plugin.

Pilik Upload Plugin > kemudian Choose File . Piilih plugin yang telah di download sebelumnya.

upload plugin wordpress

choose files plugin

Pilih file plugin yang akan diinstall, lalu klik Open

pilih file lalu open

install now

Kemudian klik “Install Now“, untuk melanjutkan proses instalasi. Apabila instalasi berhasil maka akan muncul pesan “Plugin installed successfully”. Kemudian klik link “Activate Plugin” untuk mengaktifkan plugin yang selesai kita install.

active plugin

 

3. Cara instalasi plugin WordPress melalui cPanel atau FTP.

Cara ketiga adalah dengan mengupload manual, baik melalui File Manager maupun FTP. Setelah Anda download pluginnya, silahkan upload ke cpanel account di folder wp-content/plugins/. Silahkan ekstrak sesuai petunjuk dari plugin tersebut. Panduan dapat disimak dihalaman “Install Plugin WordPress dari cPanel”

Sama halnya seperti themes, untuk mengaktifkan plugin tersebut dilakukan melalui admin WordPress. Silahkan login ke administrator WordPress, lalu activated plugin yang dimaksud. Di dashboard sudah bertambah plugin baru.

Tips : Kami sarankan agar Anda tidak terlalu banyak menggunakan plugin, karena plugin yang aktif juga membutuhkan resource pada hosting, yang bisa menyebabkan website lebih lambat ketika diakses. Hapus plugin yang tidak diperlukan, jika ada plugin yang tidak diaktifkan.

Tips terakhir tentang plugin dan harus Anda perhatikan adalah, jangan gunakan Plugin nulled atau palsu yang biasanya tersedia dari theme nulled. Hal tersebut bisa menyebabkan website Anda bisa terkena malware dan terhack.

 

Plugin WordPress Penting

Mungkin wordpress sudah tidak asing lagi bagi anda seorang bloger atau yang sering mencari sesuatu di search engine. Ya, blog memang hampir selalu menempati posisi atas di setiap search engine di banding website. Hal ini dikarenakan blog mempunyai sistem atau mekanisme sendiri untuk bisa di craw oleh search engine sesering mungkin. Kembali ke wordpress, walaupun mempunyai mekanisme sendiri dalam mengundang craw search engine, namun kita bisa lebih memaksimalkan dengan memanfaatkan plugin-plugin yang telah disediakan gratis. Mari kita bahas beberapa contoh plugin tersebut. Continue reading “Plugin WordPress Penting”