Menggunakan Domain Forwarding di Clientzone

panduan domain forwarding clientzone rumahweb step 4

Salah satu fasilitas baru dari DNS Management di Clientzone adalah fitur Domain Forwarding. Domain Forwarding  adalah fasilitas untuk membelokkan/mem-forward URL website/blog yang panjang atau subdomain yang panjang atau alamat site lainnya, sehingga bisa diakses dengan alamat yang lebih ringkas.

Misal kita mempunyai blog di ‘wordpress.com’ dengan nama namablog.wordpress.com, agar bisa diakses dari namadomain.com. Contoh lain kita ingin halaman domain.us/sesuatu/gitu/banget/deh bisa diakses dengan alamat namadomain.net yang jauh lebih ringkas.

Tutorial berikut ini dikhususkan untuk akun domain saja dan tanpa hosting. Prasyarat lainnya adalah, fasilitas ini hanya bisa berfungsi apabila domain menggunakan nameserver: nsid1.rumahweb.com, nsid2.rumahweb.net, nsid3.rumahweb.biz, dan nsid4.rumahweb.org.

Berikut adalah tutorial bagaimana menggunakan fasilitas Domain Forwarding di Clientzone.

1. Login ke “Clientzone.rumahweb.com
2. Menuju ke menu Domains > List Domain Saya.

3. Pilih “nama domain Anda“, dan klik tombol Active.

4. Pilih DNS Management

5. Klik Start/Update, sampai tidak ada tombol Start/Update

* Setelah sudah tidak ada tombol Start/Update, klik tombol Back kemudian klik menu Domain Forwarding seperti gambar dibawah.

6. Klik menu Domain Forwarding

7. Klik Activate Domain Forwarding.

8. Berikutnya akan ditunjukkan halaman untuk melakukan setting Domain Forwarding. Berikut adalah keterangan singkat masing-masing kolom.

  • Destination: diiskan dengan nama URL dimana kita akan mem-forward domain. Ditulis lengkap beserta “http://” atau “https://” di depannya.
  • URL Masking: pilih opsi “Yes” apabila anda ingin pengunjung domain tetap akan melihat nama domain asal dan bukan domain tujuan forwarding di address bar browser.
  • Header tags: isi opsi ini apabila mengaktifkan URL Masking.
  • Subdomain forwarding: apabila opsi ini diaktifkan (Yes), maka request ke subdomain  dari domain yang diforward, akan diarahkan ke path folder dengan nama yang sama dari subdomain. Sehinggal subdomain di domain yang diset forwarding, masih dapat diakses di server hosting dari domain yang diforward.
  • Path forwarding: apabila opsi ini diset “Yes”, maka request ke path akan diforwarding ke path yang sama dari domain tujuan.

Klik “Save Changes” untuk menyimpan setting.

Demikian panduan domain forwarding dari clientzone Rumahweb. Selamat mencoba.

Mengubah MX Record dari Clientzone

Berikut adalah contoh untuk melakukan pengubahan setting  MX Record melalui menu Clientzone. Metode ini dapat digunakan apabila anda hanya mempunyai domain saja dan tanpa hosting. Untuk kali ini, panduan setting MX Record untuk mengubah MX Record ke Google Apps.

Apabila dengan tutorial dibawah ini mengalami kesulitan, karena tampilan berbeda. Silahkan memakai tutorial yang baru berikut: Mengubah MX Record dari Clientzone 2

1. Login ke Clientzone

2. Dari halaman utama clientzone. Menuju ke menu “Domain” > “Domainku“.

3. Kemudian pilih domain yang akan dirubah MX recordnya. Klik “Manage Domain” untuk ke proses selanjutnya.

4. Dari halaman manage domain, pilih menu “Management Tools” > “Manage DNS“.

5. Langkah selanjutnya adalah klil tombol “Manage MX Records” kemudian “Add a new MX Record“.

6. Untuk menambahkan MX record,  masukkan record MX yang baru. Klik “Add Record” untuk menyimpan. Klik “Back” apabila selesai melakukan penambahan record.

7. Berikut adalah contoh lengkap untuk setting MX record menggunakan Google Apps.

8. Untuk menghapus record, dengan menekan tombol “Delete” yang berada satu baris dengan record yang akan dihapus.

Selamat mencoba….!

Cara Mereset Password Joomla Menggunakan PHPMyadmin

Berikut adalah langkah-langkah melakukan reset password Joomla dari PHPMyadmin, Panduan ini kami buat menggunakan CMS Joomla versi 1.5.26.

1. Login ke cPanel.

2. Dari menu cPanel, masuk ke menu PHPMyadmin. Seperti gambar di bawah ini. Continue reading “Cara Mereset Password Joomla Menggunakan PHPMyadmin”

Mengetahui Nama dan Password Database Joomla

Terkadang kita lupa dengan username dan password untuk login ke halaman administrator Joomla. Untuk melakukan reset melalui PHPMyadmin, kita membutuhkan informasi mengenai nama database Joomla yang digunakan.

Pertama, login ke cPanel. Dari halaman utama cPanel,  tekan menu “File Manager“. Continue reading “Mengetahui Nama dan Password Database Joomla”

Merubah template oscommerce

Melanjutkan artikel kami sebelumnya……

Sepertinya masih kurang lengkap jika oscommerce yang kita gunakan masih menggunakan template default. Di sini kami akan membahas mengenai bagaimana mengubah template oscommerce setelah sebelumnya kita membahas mengenai cara mengganti bahasa maupun mata uang rupiah. Pada dasarnya untuk mengganti template ini tidak seperti mengganti template wordpress atau blog lainnya, penggantian template oscomerce ini di lakukan sekali langsung jadi untuk satu template.

Kami sarankan untuk melakukan back up terlebih dahulu untuk menghindari kemungkinan eror yang terjadi. Cara menggantinya tidak terlalu rumit jika anda mengetahui detail file apa saja yang harus di upload. Untuk detailnya silahkan simak langkah-langkah berikut ini :

1.    Silahkan unduh template oscommerce di sini atau bisa dicari source lain sesuai yang anda inginkan.

2.   Lakukan extract pada komputer lokal bapak. File template yang akan diextract akan tampil sesuai dengan installasi default oscommerce sebelumnya. (Bisa dilihat dibawah )

3.    Upload file yang berextension .php di luar folder detailnya sebagai berikut :

File yang di upload hanya file dengan extensi .php dari nama file “account.php” sampai dengan “tell_a_friend.php”. Untuk mempermudah upload kami sarankan compres dalam satu file .zip seperti  screenshoot di bawah ini :

Setelah file terupload bisa dilakukan replace dengan cara mengexract file .zip pada instalasi oscommerce sebelumnya.


4.    Selanjutnya  upload folder  “images” templates tersebut dengan cara compres dalam file .zip dan replace pada folder images instalasi oscommerce di server.

5.    Perlu diperhatikan untuk hal berikut ini. Sekarang masuk ke folder “includes” di dalam folder template yang anda download.  Terdapat file yang tidak diperkenankan untuk di upload dengan nama file “configure.php” dan “database_tables.php” selain file tersebut bisa di compress dalam satu file .zip dan dilakukan upload di directory  /public_html/includes di server.

Detail mengenai hal diatas bisa dilihat di gambar berikut :


6.    Catatan :  Yang perlu di upload adalah sesuai step 3,4 dan 5 pada bagian seperti terlampir diatas. Untuk melakukan upload template ini juga tidak boleh sembarangan dan jangan melakukan upload sekaligus setelah file template di download, kami jamin toko online anda akan mengalami eror.

7.    Semoga berhasil !!!