Melakukan Backup Cpanel via FTP

Cpanel juga menyediakan opsi Backup cPanel via FTP yang langsung dikirimkan ke FTP server. Hal ini berguna apabila memiliki FTP server atau melakukan pemindahan/kloning data dari satu website ke website lainnya.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Login ke CPanel anda melalui login ke cpanel dari http://domainanda/cpanel atau http://domainanda:2082 .
  • Pilih menu Backups
  • Halaman Menu Backups

 

  • Pilih Download or Generate a Full Website Backup. Pada Kolom “Backup Destination” (kotak merah nomer satu) pilih opsi Remote FTP Server (Passive Mode Transfer) dari pilihan drop down dengan mengklik tanda panah ke bawah yang ada di sebelah kanan.

  • Kemudian pada kolom merah nomer dua, silahkan dimasukkan informasi dari detail credentials akun FTP tujuan. Berikut contoh seting apabila ingin melakukan backup dan ditransfer ke salah satu akun cpanel  yang ada di Rumahweb:

  • Kemudian klik “Generate Backup”

Dengan seting ini, file Backup cPanel melalui FTP akan terletak pada folder home directory dari akun cpanel tujuan.

Selamat mencoba.

Cek IP yang terblokir dari WHM dan cara membukanya

WMH kepanjangan dari Web Host Manager  adalah sebuah halaman admin dari cPanel yang digunakan untuk mengelola semua setting dan managemen hosting. WHM bisa diakses dengan privilleges root dan user reseller.

Berikut adalah panduan cara memeriksa IP yang terblokir di WHM dan cara membukannya :

1. Login ke WHM

WHM bisa diakses menggunakan url http://hostnameserver/whm atau langsung menuju port di http://hostnameserver:2086 dan https://hostnameserver:2087 (ssl)

login whm

Jika domain hostname tidak atau belum diarahkan ke IP server, maka akses WHM bisa juga dilakukan dari IP, contoh : https://103.247.9.10:2087 (* IP 103.247.9.10 adalah contoh IP server)

2. Klik menu “ConfigServer Security & Firewall” di kategori “Plugins” bagian kiri WHM

firewall_whm

3. Cek IP

Untuk memeriksa IP publik koneksi apakah terblok atau tidak dilakukan dari “Search for IP”, masukan IP di form “Search iptables for IP address” dan klik tombol “Search for IP”

cek_ip_whm

Berikut tampilan ketika IP publik koneksi yang diperiksa terblok di firewall

ip_blok_whm

4. Cara membuka blok IP di firewall WHM

Untuk membuka blok IP tersebut dilakukan dari bagian “Quick Unblock” menu “ConfigServer Security & Firewall”

unblokip_whm

Berikut tampilan proses pembukaan blokirnya

hasilunblok_whm

 

Selamat mencoba 🙂

 

* Jika sudah familiar menggunakan SSH, Anda bisa memeriksa dan membuka blokir IP melalui SSH. Panduannya bisa dilihat di Mengatasi IP yang diblokir firewall (VPS cPanel) melalui SSH Client

 

 

 

Menggunakan Domain Forwarding di Clientzone

panduan domain forwarding clientzone rumahweb step 4

Salah satu fasilitas baru dari DNS Management di Clientzone adalah fitur Domain Forwarding. Domain Forwarding  adalah fasilitas untuk membelokkan/mem-forward URL website/blog yang panjang atau subdomain yang panjang atau alamat site lainnya, sehingga bisa diakses dengan alamat yang lebih ringkas.

Misal kita mempunyai blog di wordpress.com dengan nama namablog.wordpress.com, agar bisa diakses dari namadomain.com. Contoh lain kita ingin halaman domain.us/sesuatu/gitu/banget/deh bisa diakses dengan alamat namadomain.net yang jauh lebih ringkas.

Tutorial berikut ini dikhususkan untuk akun domain saja dan tanpa hosting. Prasyarat lainnya adalah, fasilitas ini hanya bisa berfungsi apabila domain menggunakan nameserver: nsid1.rumahweb.com, nsid2.rumahweb.net, nsid3.rumahweb.biz, dan nsid4.rumahweb.org.

Berikut adalah tutorial bagaimana menggunakan fasilitas Domain Forwarding di Clientzone.

1. Login ke Clientzone.rumahweb.com
2. Menuju ke menu Domains > List Domain Saya.

3. Pilih nama domain Anda, dan klik tombol Active.

4. Pilih DNS Management

5. Klik Start/Update, sampai tidak ada tombol Start/Update

* Setelah sudah tidak ada tombol Start/Update, klik tombol Back kemudian klik menu Domain Forwarding seperti gambar dibawah.

6. Klik menu Domain Forwarding

7. Klik Activate Domain Forwarding.

8. Berikutnya akan ditunjukkan halaman untuk melakukan setting Domain Forwarding. Berikut adalah keterangan singkat masing-masing kolom.

  • Destination: diiskan dengan nama URL dimana kita akan mem-forward domain. Ditulis lengkap beserta “http://” atau “https://” di depannya.
  • URL Masking: pilih opsi “Yes” apabila anda ingin pengunjung domain tetap akan melihat nama domain asal dan bukan domain tujuan forwarding di address bar browser.
  • Header tags: isi opsi ini apabila mengaktifkan URL Masking.
  • Subdomain forwarding: apabila opsi ini diaktifkan (Yes), maka request ke subdomain  dari domain yang diforward, akan diarahkan ke path folder dengan nama yang sama dari subdomain. Sehinggal subdomain di domain yang diset forwarding, masih dapat diakses di server hosting dari domain yang diforward.
  • Path forwarding: apabila opsi ini diset “Yes”, maka request ke path akan diforwarding ke path yang sama dari domain tujuan.

Klik “Save Changes” untuk menyimpan setting.

Demikian panduan domain forwarding dari clientzone Rumahweb. Selamat mencoba.