Rumahweb's News, Article, and Tutorial of Web Development
cara optimasi cms prestashop

Cara Optimasi CMS Prestashop

Prestashop masih menjadi pilihan untuk membuat toko online dengan mudah. Dengan fitur-fitur pendukung seperti Shopping cart dan manajemen produk yang keren, memungkinkan Anda untuk membuat toko online sendiri.

Selain mudahnya dalam pengelolaan produk, CMS Prestashop juga menawarkan fitur SEO. SEO sendiri digunakan untuk optimalisasi website Anda supaya lebih mumpuni dipersaingan pencarian Mesin pencari.

Pada panduan kali ini, kami tidak akan membahas tentang cara install CMS Prestashop. Karena panduan tersebut sudah pernah kami tuliskan di artikel sebelumnya. Pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang cara melakukan optimasi CMS Prestashop.

Berikut beberapa cara melakukan optimasi CMS Prestashop agar bisa berjalan lebih baik.

1. Optimasi dengan .htaccess

Dari halaman admin Prestashop, Anda dapat menggenerate  file dengan nama .htaccess untuk optimasi Prestashop. Untuk menggenerate file .htaccess masuk ke menu Tools > Generator. Untuk meningkatkan kecepatan website Anda, tandai pada checkbox for Optimization dan dan klik tombol “Generate .htaccess file”

optimasi cms prestashop

Langkah diatas akan menggenerate file .htaccess didalam  dokumen root installasi prestashop Anda dengan beberapa rule. Rule tersebut untuk mengaktifkan dua modules apache yaitu mod_deflate dan mod_expire. Modules tersebut digunakan untuk mengompresi content dari server ke client dan untuk meningkatkan caching.

2. Menonaktifkan “Smarty Force Compile”

Smarty adalah sebuah tools Prestashop yang digunakan untuk compile dan cache file template. Pilihan Force Compile sebenarnya disable secara defaultnya. Hal ini biasanya diaktifkan dengan tujuan development and debugging purposes. Misalnya, jika Anda membuat beberapa perubahan pada kode file template tema Anda, Anda harus mengaktifkan opsi Force Compile sehingga Anda dapat melihat perubahan pada frontend ketika Anda merefresh website Anda. Begitu selesai, Anda harus menonaktifkan opsi tersebut. Jika tidak, kecepatan loading akan berkurang secara signifikan. Anda dapat mengaktifkan dan menonaktifkan opsi Smarty  Force Compile dari backend dari toko Anda. Buka tab Preferences, kemudian ke  sub-tab Performance. Bagian pertama pada halaman diberi label Smarty. Pastikan  Force Compile pilihan diatur ke No.

Pastikan juga bahwa opsi Cache diatur ke Yes. File-file template terkompilasi disimpan pada account Anda. Misalnya, jika PrestaShop Anda terinstal di folder bernama prestashop di direktori “public_html root pada account hosting Anda, Anda dapat menemukan file yang disusun dalam “public_html/prestashop/tools/smarty/compile. File-file cache disimpan dalam “public_html/prestashop/tools/smarty/cache”. Jika Anda ingin menyegarkan segala sesuatu, Anda dapat menghapus file di kedua folder, kecuali file “index.php di folder compile.

3. Menggunakan pilihan Combine, Compress dan Cache

Pada halaman menu Performance dari backend ada juga beberapa pilihan untuk Combine, Compress and Cache theme CSS, HTML dan file Javascript. Secara default, pilihan ini tidak diaktifkan. Untuk mengaktifkannya dari menu Preferences admin PrestaShop, kemudian sub menu Performance. Gulir ke bawah ke bagian yang diberi label CCC (Combine, Compress and Cache). Semua pilihan ditetapkan untuk mempertahankan file asli. Aktifkan empat pengaturan pertama dan disable pengaturan yang terakhir atau biarkan nilai defaultnya:

Kemudian klik tombol Save di bawah pengaturan untuk menyimpan perubahan. Jika Anda mengalami masalah pada frontend atau backend dari situs Anda ketika Anda mengaktifkan pilihan ini, Anda dapat menonaktifkan mereka setiap saat. Selalu pastikan untuk memiliki salinan cadangan dari situs Anda, bukan hanya ketika Anda mengubah beberapa pengaturan tapi setiap saat. File-file cache disimpan dalam folder untuk tema tertentu. Jika kita menggunakan contoh di atas untuk lokasi PrestaShop pada account Anda, dan Anda menggunakan tema prestashop default, Anda dapat menemukan combined, compressed and cached di “public_html/prestashop/ themes/prestashopcache. Untuk membersihkan cache ini hanya menghapus file dalam folder itu tanpa file “index.php.

4. File System Cache

Dari backend PrestaShop ada pilihan cache lain yang dapat Anda aktifkan. Klik pada tab Preferences  dan kemudian klik pada Performance. Gulir ke bawah ke bagian bawah halaman di mana ada bagian yang disebut Caching. Opsi ini dinonaktifkan secara default. Aktifkan opsi Use cache. Kemudian dari Caching system menu drop-down pilih File System. Akan muncul sebuah pilihan baru dengan nama Directory depth  dengan nilai default 1. Anda tidak perlu mengubahnya, dan biarkan sesuai dengan default.

Klik pada tombol Save untuk menyimpan perubahan. Bila Anda mengaktifkan pilihan ini PrestaShop cache yang secara otomatis akan membuat beberapa folder pada account Anda untuk file-file cache. Jika kita menggunakan contoh di atas lokasi PrestaShop pada account Anda, folder ini akan dibuat dalam “public_html/prestashop/cache/cachefs.

Selamat mencoba

Sumber : https://www.hostknox.com/tutorials/prestashop/optimization

Tinggalkan Komentar

Rumahweb

Blog Competition